Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan bahasa inggris guiding bagi anggota pokdarwis desa Medana kecamatan Tanjung kabupaten Lombok Utara Ilham Ilham; Irwandi Irwandi; Fira Fira; Chinta Shaqila; Saniyatil Wida; Rima Rahmaniah; Hijril Ismail; Fauzi Bafadal
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26333

Abstract

Abstrak Masih rendahnya kemampuan berbahasa Inggris  yang dimiliki masyarakat desa  Medana merupakan masalah serius yang perlu segera diberikan solusi. Mitra sasaran dari kegiatan ini anggota pokdarwis yang ada di Desa Medana kabupaten Lombok Utara. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini  terdiri atas   20 orang anggota Pokdarwis. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris guiding bagi anggota Pokdarwis desa Medana. Metode dalam pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan. Pencapaian hasil pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya kemampuan peserta dalam materi prinsip -prinsip pemahaman lintas budaya (Cross Cultural Understanding), kultur, nilai dalam sebuah budaya dan attitude terhadap budaya lain, pelatihan komunikasi lintas secara verbal dan non verbal,   salam dan perkenalan (greeting and introduction), tourist welcoming, tourism vocabulary, tour guide dialogue, menjelaskan produk dan budaya yang ada di daerah tersebut, dan homestay reservation,teori dan materi dasar hospitality. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan ini telah tercapai dengan baik. Kata kunci: pendampingan; bahasa inggris guiding; pokdarwis Abstract The low level of English language skills possessed by the people of Medana village is a serious problem that needs to be solved immediately. The target partners of this activity are members of Pokdarwis in Medana Village, North Lombok Regency. The participants involved in this activity consisted of 20 Pokdarwis members. This community service activity aims to improve English guiding skills for members of the Medana village Pokdarwis. The method in the training was carried out using the training method. The achievement of the results of this community service is the increasing ability of participants in the material of the principles of cross-cultural understanding, culture, values in a culture and attitude towards other cultures, verbal and non-verbal cross communication training, greeting and introduction, tourist welcoming, tourism vocabulary, tour guide dialogue, explaining products and culture in the area, and homestay reservation, theory and basic hospitality materials. So it can be concluded that this mentoring activity has been well achieved. Keywords: mentoring; english guiding; pokdarwis
Pendampingan bahasa inggris berbasis e-learning bagi anggota POKDARWIS Desa Medana Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Ilham Ilham; Irwandi Irwandi; Fira Fira; Chinta Shaqila; Rima Rahmaniah; Hidayati Hidayati; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Nurmiwati Nurmiwati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.29629

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sejahtera di Desa Medana, Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan bahasa Inggris fungsional anggota Pokdarwis dalam melayani wisatawan asing. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana merancang pelatihan bahasa Inggris berbasis e-learning dengan pendekatan komunikatif yang kontekstual dan praktis. Pelatihan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi observasi kebutuhan dan penyusunan modul pembelajaran. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan metode blended learning melalui sesi tatap muka dan daring menggunakan Google Classroom dan WhatsApp. Peserta dilibatkan secara aktif dalam kegiatan simulasi, diskusi, dan praktik langsung. Evaluasi program dilakukan melalui penyebaran kuesioner Likert kepada seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta, terutama dalam konteks pariwisata. Selain itu, pelatihan juga meningkatkan motivasi peserta untuk terus belajar secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan bahasa Inggris berbasis e-learning dapat menjadi alternatif solusi pembelajaran di daerah wisata pedesaan. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat; bahasa inggris; pokdarwis; e-learning; pembelajaran kontekstual; pariwisata. Abstract This community service activity aims to improve the English communication skills of members of the Sejahtera Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in Medana Village, North Lombok Regency. This activity was motivated by the low level of functional English proficiency among Pokdarwis members in serving foreign tourists. To address this issue, the implementation team designed an e-learning-based English language training program using a communicative, contextual, and practical approach. The training was conducted in three phases: preparation, implementation, and monitoring and evaluation. The preparation phase involved needs assessment and the development of learning modules. The implementation phase was carried out using a blended learning method, combining face-to-face sessions and online sessions via Google Classroom and WhatsApp. Participants were actively involved in simulations, discussions, and hands-on practice. Program evaluation was conducted through the distribution of Likert questionnaires to all participants. Evaluation results indicated that the training was effective in improving participants' English language skills, particularly in the context of tourism. Additionally, the training enhanced participants' motivation to continue learning independently. These findings suggest that e-learning-based English language training can serve as an alternative solution for education in rural tourist areas. Keywords: community service; english language; pokdarwis; e-learning; contextual learning; tourism
PELATIHAN INTEGRATED SKILLS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI BOARDING SCHOOL MU’ALLIMIN MUHAMMADIYAH LOMBOK BARAT Ilham Ilham; Siti Agrippina Alodia Yusuf; Moh. Fauzi Bafadal; Indra Atriyana Saputra; Fira Fira; Rima Rahmaniah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45731

Abstract

Peningkatan keterampilan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan esensial dalam dunia pendidikan, terutama bagi siswa di lingkungan boarding school yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris siswa secara terpadu (integrated skills) melalui metode pelatihan. Mitra dalam kegiatan ini adalah 32 siswa dari Boarding School Mua’llimin Lombok Barat. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada guru mengenai metode integrated skills dan pemanfaatan media pembelajaran digital, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan intensif kepada siswa. Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan empat keterampilan utama dalam bahasa Inggris, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, secara simultan. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran angket yang terdiri dari 14 butir soal untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan keterampilan bahasa Inggris siswa sebesar 22,72%. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif selama sesi pelatihan, serta peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris secara lisan maupun tulisan. Keberhasilan program ini mengindikasikan bahwa metode integrated skills dan penggunaan media digital efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Diharapkan hasil pengabdian ini dapat menjadi referensi bagi program serupa di lingkungan pendidikan berbasis asrama.
EDUKASI LITERASI DIGITAL UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI YANG BIJAK PADA SISWA SMPN 3 KERUAK Fira Fira; Muaini Muaini; Wahyuni Wahyuni; Siti Fatima; Muh Dimas Dwi Saputra; Huzaimatun Nisa; Dwi Firzha Marshandy; Misnah Misnah; Taufiq Akbar
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36328

Abstract

ABSTRAK                                                                            Edukasi literasi digital untuk menumbuhkan kesadaran penggunaan  teknologi yang bijak pada siswa SMPN 3 Keruak. bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan menumbuhkan kesadaran penggunaan teknologi yang bijak pada siswa SMPN 3 Keruak.  Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah seluruh siswa SMPN 3 Keruak dengan jumlah peserta sebanyak 174 orang, terdiri dari 88 siswa laki-laki dan 86 siswa perempuan dengan rentang usia 11–15 tahun. Kegiatan dilaksanakan oleh tim PLP II KKN-Dik Universitas Muhammadiyah Mataram melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif yang dipadukan dengan diskusi serta evaluasi melalui wawancara terhadap lima siswa sampel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memahami manfaat gadget dalam mendukung pembelajaran dan komunikasi, sekaligus menyadari potensi bahaya seperti kecanduan, cyberbullying, dan judi online. Secara kualitatif, siswa mampu mengemukakan strategi pencegahan, antara lain membatasi waktu penggunaan, memblokir akun mencurigakan, dan melibatkan guru maupun orang tua. Secara kuantitatif, keterlibatan siswa mencapai 174 peserta dengan partisipasi aktif pada sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi literasi digital mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk menggunakan teknologi secara lebih bijak, aman, dan bertanggung jawab.Kata kunci: Literasi Digital; Siswa SMP; Kesadaran Penggunaan Teknologi ABSTRACTThe development of digital technology has brought both positive impacts and serious challenges for teenagers, especially junior high school students. Issues such as gadget addiction, cyberbullying, social media abuse, non-verbal sexual harassment, and the rise of online gambling are issues that require special attention. Based on these conditions, this community service activity aims to improve digital literacy and foster awareness of wise technology use among students at SMPN 3 Keruak. The target partners in this activity are all students of SMPN 3 Keruak, with a total of 174 participants, consisting of 88 male students and 86 female students aged 11–15 years. The activity was carried out by the PLP II KKN-Dik team from Muhammadiyah University Mataram through three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. The method used was interactive lectures combined with discussions and evaluation through interviews with five sample students. The results of the activity showed that students understood the benefits of gadgets in supporting learning and communication, while also realizing the potential dangers such as addiction, cyberbullying, and online gambling. Qualitatively, students were able to suggest prevention strategies, including limiting usage time, blocking suspicious accounts, and involving teachers and parents. Quantitatively, student involvement reached 174 participants with active participation in discussion and question-and-answer sessions. This activity proves that digital literacy education can increase students' awareness to use technology more wisely, safely, and responsibly.  Keywords: Digital Literacy; Junior High School Students; Community Service; Using of Technology