Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Konsumsi Ultra-Processed Food terhadap Kejadian Anemia Remaja Perempuan Resinta Rahma Mareta Saputri
Aesculapius Medical Journal Vol 5 No 3 (2025): October
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global yang signifikan terutama pada remaja perempuan. Prevalensi anemia pada kelompok ini masih tinggi dengan salah satu faktor risiko penting adalah rendahnya asupan zat besi akibat pergeseran pola konsumsi menuju ultra-processed foods (UPF). Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait hubungan konsumsi UPF dengan kejadian anemia pada remaja perempuan melalui metode scoping review. Pencarian literatur dilakukan pada tiga database utama (PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar) dengan kata kunci yang relevan, mencakup artikel tahun 2020–2025. Dari total 5.978 artikel yang ditemukan, tiga artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil sintesis menunjukkan bahwa konsumsi UPF berhubungan dengan menurunnya kualitas diet dan rendahnya asupan zat gizi mikro khususnya zat besi. Studi di Brazil menemukan hubungan negatif antara konsumsi UPF dan kadar ferritin, sementara penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa meskipun rata-rata asupan zat besi cukup sebagian besar responden masih tidak memenuhi kecukupan zat besi dengan kontribusi signifikan berasal dari UPF. Kesimpulan dari review ini adalah konsumsi UPF dapat meningkatkan risiko anemia pada remaja perempuan, sehingga diperlukan intervensi gizi, edukasi, dan penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme biologis yang mendasari hubungan tersebut.  
Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Anak-Anak di Community Learning Center Kinabalu, Malaysia melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Endang Sri Wahjuni; Nur Shanti Retno Pembayun; Febrita Ardianingsih; Nur Ilahi Anjani; Hafshah Yasmina Abidah; Nastiti Aryudaningrum; Evy Wulandari; Susi Susanti; Tita Rachma Ayuningtyas; Anja Hesnia Kholis; Nurullia Hanum Hilfida; Resinta Rahma Mareta Saputri; Natali Anno Angel Simamora
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2886

Abstract

This community service program focuses on improving clean and healthy living behavior (PHBS) among children at the Community Learning Center (CLC) Kampung Melayu Sulaiman, Sandakan, Sabah, Malaysia, a migrant community with limited access to health education. The program aims to enhance students’ knowledge and practices related to PHBS through structured and participatory educational activities. A Participatory Action Research (PAR) approach was employed, involving students, teachers, and CLC administrators in the processes of needs identification, planning, implementation, evaluation, and follow-up. Activities were carried out both online and onsite through health education sessions, handwashing and toothbrushing demonstrations, and the distribution of educational materials. The results indicate an improvement in students’ knowledge, basic PHBS skills, and behavioral changes such as washing hands before meals and maintaining personal hygiene. Overall, the program positively contributed to increasing children’s health awareness and strengthening teachers’ capacity to continue PHBS education independently