Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Penerapan Green Manufacturing dalam Proses Produksi Tekstil Batik: Peluang dan Tantangan di Industri Kecil Menengah Cahyo Wibowo; Karyadi; M. Dibyo Setiawan; Amir; Rizki Aulia Nanda; Amallia
JADI (Jurnal Teknik Industri) Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Indie Press Edutaste

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri batik sebagai bagian dari sektor tekstil Indonesia memainkan peran penting dalam pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal. Namun, proses produksinya kerap dikritisi karena menghasilkan limbah cair berbahaya. Penerapan green manufacturing menjadi solusi strategis untuk mengurangi dampak lingkungan tanpa mengorbankan kualitas dan nilai ekonomi. Artikel ini mengkaji pendekatan green manufacturing dalam produksi batik, khususnya pada skala industri kecil dan menengah (IKM), serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi. Dengan metode studi literatur terhadap 103 referensi dari jurnal internasional dan nasional, diperoleh gambaran komprehensif tentang teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi, pemrosesan limbah, dan pendekatan ekonomi sirkular dalam industri batik. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh dukungan teknologi, regulasi, dan edukasi berkelanjutan kepada pelaku industri.
Penerapan Line Balancing Dengan Metode Value Stream Mapping (VSM) Dan Moodie Young Dalam Upaya Meminimalkan Idle Time Dan Bottleneck: (Studi Kasus : PT. Elektronik Indonesia) Rizal Nurhadi; Ade Suhara; Amallia
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/w9ncja58

Abstract

PT. Elektronik indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perakitan perlatan elektronnik. Masalah yang timbul adalah mengenai bottleneck dan idle time akibat lintasan produksi yang tidak seimbang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi lini dengan penerapan line balancing menggunakan  metode (VSM) value stream mapping dan moodie young. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan 2 metode tersebut terdapat eliminasi elemen kerja ke 1 dan 26 pada analisa menggunakan (VSM) value stream mapping dikarenakan elemen kerja tersebut tidak mengandung nilai tambah (no value added) dan pada moodie young didapati penyusutan stasiun kerja dari 9 menjadi 7 stasiun kerja. Serta perolehan hasil perhitungan efisiensi lini sebesar 87%, balance delay 12,50%, smoothes index 16,40. Dari pembahasan didapati juga pengurangan waktu idle time dari 53,89 detik menjadi 36,9 detik tetapi nilai bottleneck naik dari 35,25 detik menjadi 43,1 detik.