Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Sistem Air Conditioning Pesawat Boeing 737-200 Bagi Siswa Jogja Flight Arif Pambekti; Luqman Al Huda; Bah Evan; Amrisal Kamal Fajri; Erwan Tri Efendi
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 : Januari (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partners in this community service activity are Jogja Flight students. The goals and targets to be achieved in community service for Jogja Flight students are to increase students' knowledge about one of the aircraft systems, namely air conditioning. With this activity, it is hoped that it can increase students' provisions in job competition in the aviation world. To achieve the goals and targets of this community service program, partners are given training on air conditioning systems in the form of writing, pictures or videos during this activity. After this activity, Jogja Flight students have an additional ability of 90% which was initially only 17% about the Boeing 737-200 aircraft air conditioning system which is useful as added value when working later.
PENERAPAN TEKNOLOGI DIGESTER BIOGAS SKALA RUMAH TANGGA UNTUK PENGGANTI GAS LPG PADA UMKM BUMDES KARYA MANDIRI Mulyono; Dwiana Hendrawati; Sahid; Luqman Al Huda
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi di BUMDes Karya Mandiri, Desa Tlogorejo, Kabupaten Grobogan selama ini hanya berkisar 10-20% sebagai pupuk organic. Sisanya terbuang ke lingkungan sekitar hingga menimbulkan pencemaran air dan bau tidak sedap. Di sisi lain, unit usaha UMKM olahan keripik yang dikelola BUMDes memerlukan pasokan gas LPG harian yang biayanya cukup tinggi dan pasokannya sering kali terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi eco-biogas digester skala rumah tangga berbahan plastic sebagai pemanfaat limbah kotoran sapi guna meghasilkan energi alternatif pengganti LPG bagi UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi survey lapangan, analisis teknis hingga pemantauan operasional. Hasil pengabdian menunjukkan keberhasilan instalasi 1 unit eco-biogas digester plastic PE tubular berkapasitas 2.750 liter yang terhubung langsung ke kompor produksi UMKM. Pemanfaatan kotoran spai harian secara anaerobic mampu menghasilkan gas metana yang stabil untuk kebutuhan penggorengan keripik serta menghasilkan ampas pupuk cair (slurry). Kesimpulannnya, penerapan teknologi biodigester ini efektif menekan biaya operasional gas LPG UMKM, mengurangi pencemaran lingkungan sekitar kendang, dan meningkatkan nilai tambah limbah peternakan secara berkelanjutan.
EDUKASI PENGGUNAAN ALAT PERAGA PLTS (PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA) UNTUK SISWA SDN MANGUNHARJO, KOTA SEMARANG Erwan Tri Efendi; Dianisa Khoirum Sandi; Eri Prihatmini; Bah Evan; Amrisal Kamal Fajri; Luqman Al Huda
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan literasi energi pada usia sekolah dasar dapat menghambat tumbuhnya kesadaran terhadap pemanfaatan energi bersih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengenalkan prinsip kerja, manfaat, dan penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kepada siswa kelas V SDN Mangunharjo, Kota Semarang. Kegiatan diikuti oleh 14 siswa dan dilaksanakan melalui pemaparan singkat, demonstrasi alat peraga, praktik perakitan secara berkelompok, pengoperasian panel surya di luar ruangan, serta evaluasi lisan menggunakan lima pertanyaan. Alat peraga berupa miniatur panel surya digunakan untuk menyalakan lampu dan kipas kecil serta menunjukkan proses pengisian baterai. Hasil pengamatan menunjukkan keterlibatan aktif siswa selama proses perakitan dan demonstrasi. Siswa yang berpartisipasi dalam sesi evaluasi mampu menjelaskan bahwa panel surya mengubah energi matahari menjadi energi listrik, menyebutkan manfaat energi surya, dan memberikan contoh penerapannya pada peralatan sehari-hari. Guru pendamping dan kepala sekolah juga menilai alat peraga membantu penyampaian materi energi pada pembelajaran IPAS. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran langsung menggunakan alat peraga PLTS dapat menjadi pendekatan yang konkret dan menarik untuk mengenalkan energi terbarukan kepada siswa sekolah dasar.
Optimization of cutting current in CNC plasma cutting for improved bracket fabrication quality Ali Sai'in; Venditias Yudha; Luqman Al Huda; Zaenal Abidin; Hartanto Prawibowo
Jurnal Polimesin Vol 24, No 2 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i2.8618

Abstract

CNC plasma cutting is widely used in metal fabrication due to its efficiency and versatility; however, parameter optimization is essential to ensure high-quality results. This study investigates the influence of CNC plasma cutting parameters affect the fabrication quality of Revo motorcycle brackets, which are essential for electric motor vehicle conversion. We conducted experiments on 6 mm thick low-carbon steel plates using a JIAXIN JX-1530 machine. The electric current was varied at 50, 52, 54, and 56 A. For each current level, four specimens were prepared and tested while keeping other parameters constant: a cutting speed of 600 mm/min, a gas pressure of 6 bar, and a torch distance of 1–2 mm. We assessed cut quality based on surface roughness (Ra) at two measurement points, dimensional accuracy relative to CAD design, and hardness variations in the Heat-Affected Zone (HAZ) and base material. The results showed that the best conditions were achieved at 50 A, 6 bar gas pressure, and a torch distance of 2 mm, resulting in an average Ra of 5.39 µm and a dimensional deviation of ±0.3 mm. Although increasing the current above 50 A improved HAZ hardness, it negatively impacted surface roughness and increased the risk of thermal defects. These findings indicate that the identified optimal parameters support the production of high-precision, cost-effective brackets.