Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kedalaman Pencelupan Sudu Kincir Terhadap Unjuk Kerja Kincir Air Ignatius Gunawan Widodo; Alfeus Sunarso; Agato Agato; Halasan Sihombing; Dominikus Sulistiono
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.729 KB) | DOI: 10.32497/rm.v13i2.1246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga arus sungai, untuk mendapatkan kedalaman sudu kincir yang paling optimal pada berbagai kecepatan arus sungai. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium dengan menggunakan peralatan  uji unjuk kerja kincir air di Laboratorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Pontianak. Peralatan uji unjuk kerja kincir air ini  menggunakan saluran eksperimen yang dialiri air dari bak penenang atas, yang diisikan dengan menggunakan dua buah pompa, dimana air dihisap dari bak penampung bawah. Kecepatan air yang melalui saluran eksperimen dapat diatur dengan merubah volume air yang dialirkan, dengan cara menaikan kecepatan pompa air. Penelitian dilakukan dengan mengambil data dari beberapa kecepatan air dalam saluran eksperimen antara lain kecepatan terendah 1,4 m/dt sampai dengan 2,0 m/dt. Data penelitian diperoleh dengan melakukan pengereman sebagai beban pada puli yang berputar dengan pembebanan bervariasi dari 0.2 kg s/d beban maksimal saat kincir  berhenti. Hasil pengujian  diperoleh  data kecepatan putaran (rpm), beban (kg). Hasil perhitungan dan analisa diolah dalam bentuk grafik antara beban, daya dan efisiensi.Hasilnya menunjukan bahwa semakin dalam pencelupan sudu kincir  akan diperoleh daya yang makin besar, sedangkan efisiensinya akan naik juga namun  pada kedalaman  tertentu  efisiensinya  akan mengalami penurunan kembali.
Penyuluhan Potensi Biogas Dari Limbah Kotoran Ternak Di Desa Campuranom, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung Nanang Apriandi; Padang Yanuar; Timotius Anggit Kristiawan; Ignatius Gunawan Widodo; Yanuar Mahfudz Safarudin; Rani Raharjanti
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.027 KB) | DOI: 10.59086/jpm.v1i2.118

Abstract

Kegiatan penyuluhan dan pemetaan potensi pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi biogas di Desa Campuranom, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung sudah dilakukan. Desa Campuranom merupakan desa yang menitikberakan sektor perekonomian warganya pada sektor pertanian dan peternakan. Khusus di sektor peternakan, limbah feses atau kotoran ternak yang dihasilkan belum dikelola dengan baik. Padahal, limbah feses tersebut dapat dijadikan sumber energi yang dapat dimanfaatkan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait dengan potensi limbah feses atau kotoran ternak menjadi sumber energi dengan teknologi biogas. Metode kegiatan yang digunakan adalah kombinasi pendekatan Focus Group Discussion (FGD) dan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan cara melibatkan pemangku kebijakan dan warga dalam semua tahapan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah potensi biogas yang bisa dihasilkan dalam satu kelompok ternak yang tergabung dalam satu wilayah kandang komunal dengan jumlah total ternak 100 ekor kambing adalah sebesar 569,4 m3/tahun dengan rekomendasi kapasitas digester yang dibangun sebesar 11200 liter.
Beyond a Single Damping Coefficient: Experimental Mapping of Nonlinear and Stroke-Dependent Automotive Shock-Absorber Behaviour Avicenna An-Nizhami; Ignatius Gunawan Widodo; Muhammad Showi Nailul Ulum; Elfrida Rizky Riadini; Ahmad Mamba’udin; Yuris Bahadur Wirawan
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 4 No. 2 (2026): VOLUME 4 ISSUE 2 YEAR 2026 (JULY 2026)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v4i2.7842

Abstract

Shock absorbers are commonly represented by a constant viscous damping coefficient, although their actual force response may vary nonlinearly with piston velocity, stroke amplitude, and operating conditions. This study experimentally compared the damping characteristics of original and aftermarket rear shock absorbers using a laboratory test rig with variable-speed and variable-stroke operation. Both specimens were tested at strokes of 60, 90, and 120 mm and excitation frequencies of 0.5–2.0 Hz, corresponding to peak piston velocities of 0.0942–0.7539 m/s. Maximum damping forces were measured using a force gauge, and the resulting force–velocity relationships were evaluated before and after modification of the test rig. Three-term sinusoidal functions were also fitted to the measured data using the MATLAB Curve Fitting Tool. Both shock absorbers exhibited nonlinear digressive behaviour, characterised by a rapid force increase at low-to-intermediate velocities followed by a stroke-dependent high-speed plateau. Matched-velocity comparisons showed that damping force varied with stroke even at approximately equal peak velocities, demonstrating that the response was not governed by piston velocity alone. Using the post-modification data, the aftermarket shock absorber generated an average damping force 15.8% higher than the original unit over the complete test matrix. Its peak force exceeded that of the original shock absorber by 29.4%, 9.8%, and 12.6% at strokes of 60, 90, and 120 mm, respectively. The corresponding apparent damping coefficients were also consistently higher for the aftermarket unit. These findings demonstrate that shock-absorber performance should be evaluated using experimentally determined force–velocity operating maps across multiple strokes and velocities rather than a single nominal damping coefficient.
Penerapan Mesin Gerinda Pengasah Pisau Dengan Sudut Ketajaman 45° Untuk Meningkatkan Proses Produksi UD. Hasil Logam Padang Yanuar; Mochamad Denny Surindra; Ignatius Gunawan Widodo; Atikah Ayu Janitra; Sri Harmanto; Ampala Khoryanton; Slamet Priyoatmojo; Supriyo; Luqman Al Huda; Muhammad Devan Balaya
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 : Juli (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service initiative was carried out to address the need to improve the productivity of the small and medium enterprises (SME) UD. Hasil Logam Kudus, which specialises in the production of animal feed chopping knives. The knife sharpening process is still carried out manually using a hand-held grinder, taking approximately 25 minutes per knife and resulting in inconsistent sharpening angles. The community engagement team from the Semarang State Polytechnic implemented grinding machine technology featuring a fixed 45° clamping system capable of sharpening three knives simultaneously. Measuring 1134 × 970 × 720 mm, the machine is powered by a 1 HP electric motor with a water-cooling system utilising a 12-volt pump. The results of the project demonstrated a 76 per cent improvement in sharpening efficiency and greater uniformity in the blade’s sharpening angle. Through the application of this appropriate technology, the partner organisation has been able to significantly increase both production capacity and product quality.