Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERAN DIET DALAM MIKROBIOTA SALURAN CERNA PADA PASIEN KANKER KOLON: SYSTEMATIC REVIEW Alifa Bestari, Salwa; Ahmi Albanna, Wildan
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v15i1.381

Abstract

One cancer form that is rather common in Indonesia is colon cancer. Diet is one of the risk factors for the development of cancer. In this instance, the formation of cancer cells, particularly colon cancer, is significantly influenced by the gastrointestinal microbiome. If the proper diet is not followed, the gut flora may become dysbiotic. A disorder known as dysbiosis occurs when the gastrointestinal microbiota is out of equilibrium. Long-term exposure to this will have an impact on human health in general. One of the beneficial bacteria that can influence someone's health is Bifidobacterium species. This comprehensive study aims to determine how food affects Bifidobacterium spp. bacterial abundance and how it affects the development of
Edukasi Gaya Hidup dan Pola Makan Remaja dalam Pencegahan Penyakit Gagal Ginjal dengan Metode Active Learning pada Siswa SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura : Pengabdian Syafriati, Ani; Indri, Indri; Bestari, Salwa Alifa; Ramadhani, Zukhrofa Rizkiana; Rahayu, Sri; Widodo, Arif
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4459

Abstract

Kidney failure is a growing public health problem, including among adolescents, largely influenced by unhealthy lifestyles and poor dietary habits. Early prevention through health education is essential to reduce the risk of kidney disease in the future. This community service program aimed to improve adolescents’ knowledge and awareness regarding healthy lifestyles and balanced dietary patterns for the prevention of kidney failure. The program was implemented at SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura and targeted senior high school students using an Active Learning approach, including group discussions, simulations, role play, interactive quizzes, and case studies. The activities began with early health screening, such as blood pressure measurement, body mass index assessment, and random blood glucose testing, followed by interactive health education sessions. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments to measure changes in students’ knowledge levels. The results demonstrated a significant improvement in knowledge, with the proportion of students categorized as having good knowledge increasing from 18.82% in the pre-test to 91.76% in the post-test. In addition, students showed high enthusiasm and active participation throughout the program.
Inovasi Pembelajaran Kesehatan Melalui Pendekatan Active Learning Indri Indri; Ani Syafriati; Salwa Alifa Bestari; Zukhrofa Rizkiana Ramadhani; Nasrul Harahap
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15567

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan literasi kesehatan yang efektif dan partisipatif di kalangan remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode pembelajaran konvensional seringkali kurang mampu menumbuhkan kesadaran dan perubahan perilaku kesehatan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, inovasi dalam penyampaian materi kesehatan menjadi krusial. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas pendekatan Active Learning dalam pembelajaran topik kesehatan spesifik di lingkungan sekolah menengah atas. Metode pelaksanaan kegiatan ini berfokus pada edukasi interaktif dan partisipatif. Tim pelaksana, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, merancang serangkaian sesi pembelajaran yang sepenuhnya mengadopsi prinsip Active Learning, seperti diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), studi kasus berbasis masalah, simulasi peran (role-playing), dan penggunaan media edukasi berbasis permainan. Target peserta adalah siswa-siswi SMA yang dipilih secara purposif. Sebelum dan sesudah intervensi, dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap (pre-test dan post-test) terhadap topik kesehatan yang disampaikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan siswa, diikuti dengan perubahan sikap yang lebih positif dan proaktif terhadap praktik kesehatan. Pendekatan Active Learning terbukti berhasil meningkatkan keterlibatan siswa secara menyeluruh, mengubah proses pembelajaran dari pasif menjadi pengalaman yang memicu pemikiran kritis dan internalisasi informasi. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa inovasi pembelajaran kesehatan melalui pendekatan partisipatif merupakan strategi yang efektif untuk membangun kesadaran dan kemandirian kesehatan remaja, sekaligus memberikan model yang dapat direplikasi untuk program edukasi kesehatan di sekolah lainnya.
Pengembangan Video Edukasi Bahaya Konsumsi Obat Herbal Ilegal Yang Dijual Bebas Di E-Commerce Pada Masyarakat Dengan Penyakit Gagal Ginjal Kronik (Studi Kualitatif) Ani Syafriati; Arif Widodo; Indri Indri; Zukhrofa Rizkiana Ramadhani; Salwa Alifa Bestari; Kholisotun Ni’mah; Ikrima Hilma Zufina Hasandra; Salsabila Fitriana Sholiha; Restu Pambudi; Nablatun Niafah; Brilliant Lucky Finaltianto; Muhammad Reza Kurniawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58231

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan obat herbal ilegal yang dijual melalui e-commerce pada pasien gagal ginjal kronik serta mengembangkan video edukasi kesehatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap 11 informan di RSUD Siti Fatimah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat herbal ilegal dipengaruhi oleh rendahnya literasi kesehatan, persepsi bahwa herbal aman, promosi digital, dan kemudahan akses e-commerce. Temuan penelitian digunakan sebagai dasar pengembangan video edukasi yang efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya obat herbal ilegal.
Penerapan Video Edukasi Bahaya Konsumsi Obat Herbal Ilegal Yang Dijual Bebas Di E-Commerce Pada Masyarakat Dengan Penyakit Gagal Ginjal Kronik Ani Syafriati; Arif Widodo; Indri Indri; Zukhrofa Rizkiana Ramadhani; Salwa Alifa Bestari; Dimas Ria Angga Pribadi; Ronggo Adi Sutoyo; Fara Dzulfi Aulia Pratama; Muhammad Putra Ardiansya; Fila Diana Nurhayati; Sukini Sukini; Rosidah Rosidah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58665

Abstract

Penggunaan obat herbal ilegal (non-BPOM) yang dijual bebas di e-commerce masih banyak ditemukan pada masyarakat, termasuk pada pasien gagal ginjal kronik. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya kandungan bahan kimia obat (BKO) dan efek nefrotoksik terhadap ginjal meningkatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan video edukasi terhadap tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bahaya konsumsi obat herbal ilegal pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test and post-test design. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Tanjung Lengkayap pada bulan Juni–Juli 2025 dengan jumlah responden sebanyak 120 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 7,25 pada saat pre-test menjadi 12,40 pada saat post-test. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,004 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya penggunaan obat herbal ilegal pada pasien gagal ginjal kronik. Kata Kunci: video edukasi, obat herbal ilegal, gagal ginjal kronik, e-commerce.
Pengembangan Video Edukasi Bahaya Konsumsi Obat Herbal Ilegal Yang Dijual Bebas Di E-Commerce Pada Masyarakat Dengan Penyakit Gagal Ginjal Kronik (Studi Kualitatif) Ani Syafriati; Arif Widodo; Indri Indri; Zukhrofa Rizkiana Ramadhani; Salwa Alifa Bestari; Kholisotun Ni’mah; Ikrima Hilma Zufina Hasandra; Salsabila Fitriana Sholiha; Restu Pambudi; Nablatun Niafah; Brilliant Lucky Finaltianto; Muhammad Reza Kurniawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58666

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan obat herbal ilegal yang dijual melalui e-commerce pada pasien gagal ginjal kronik serta mengembangkan video edukasi kesehatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap 11 informan di RSUD Siti Fatimah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat herbal ilegal dipengaruhi oleh rendahnya literasi kesehatan, persepsi bahwa herbal aman, promosi digital, dan kemudahan akses e-commerce. Temuan penelitian digunakan sebagai dasar pengembangan video edukasi yang efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya obat herbal ilegal. Kata Kunci: obat herbal ilegal, gagal ginjal kronik, video edukasi, e-commerce.
Penyuluhan Manfaat Gizi Daun Anggur untuk Meningkatkan Pemanfaatan Budidaya Lokal Masyarakat Desa Palur Kulon Salwa Alifa Bestari; Ivanna Eka Putri Marisa; Karisma Larasati Adelia Prayogi; Putri Nayla Assyifa; Nabila Devita Rahmawati; Naufal Ramadhandi; Dita Andini Rahmawati; Vivi Dwi Nurhalizah; Umela Nuria Maris; Rhoma Dita Rizqa Aprilia; Aanisah Luthfiah Fawwaz; Widyadhari Yoanisa Saraswati; Zein Nur Azizah; Tazkia Aulia; Dinda Zhafira Mutya Kamila
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 2, December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem faced by the community partners in Dusun Palur Kulon, Ngringo Village, is the limited knowledge of the health benefits of grape leaves, despite their existing cultivation in the area. As a result, grape leaves have not been optimally utilized as nutritious local food and lack health-based product branding. This community service program, conducted through a collaboration between lecturers and the Nutrition Student Association of Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), aimed to improve community nutrition literacy through innovative utilization of grape leaves as healthy and value-added local food. The activity was carried out at the community’s request and consisted of an educational session, interactive discussions, a video demonstration on grape leaf chip processing, and a reflection session. A total of 37 community members participated actively. The materials covered nutritional value, health benefits, and proper processing techniques of grape leaves. The results indicated improved community understanding of the health benefits of grape leaves and increased interest in developing grape leaf–based food products. Evaluation through discussions and reflections showed that the interactive approach and audiovisual media were well received and easy to understand. Follow-up plans include continued assistance in product processing, strengthening health-based branding, and supporting the development of grape leaves as a sustainable local food product.