Syifaul Karima
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Social Education Values in the Qur'an, Surah Al-Hujurat, Verses 11-13 Syifa Adilla Zahra; Syifaul Karima; Nur Rohfitta; Ainal Gani; Guntur Cahaya Kesuma; A. Fatoni
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.581

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis nilai-nilai toleransi dan kerukunan sosial yang terdapat dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 11–13 melalui pendekatan tafsir tematik, dengan merujuk pada Tafsir Al-Mishbah. Ayat-ayat tersebut menekankan perlunya mempertahankan harga diri sosial, menghindari asumsi negatif, melarang penghinaan terhadap sesama, serta mempromosikan pembentukan relasi sosial yang sehat berdasarkan prinsip ta’aruf atau saling mengenal. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka. Sumber primer yang dikaji adalah Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, yang diperkaya dengan referensi pendukung dari kitab tafsir lainnya, jurnal ilmiah, serta laporan terkait isu sosial dan keagamaan. Data dikumpulkan melalui kajian terhadap sumber utama, yaitu Tafsir Al-Mishbah, dan didukung oleh berbagai sumber sekunder yang relevan seperti jurnal ilmiah Tahun 2021-2025, buku Tafsir Al-Misbah jilid 13, serta penelitian yang membahas isu intoleransi dan harmoni sosial. Analisis data dilakukan menggunakan metode content analysis dengan menelaah makna QS. Al-Hujurat ayat 11–13 berdasarkan tafsir Quraish Shihab, kemudian menghubungkannya dengan kondisi sosial yang ada di Indonesia. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa Tafsir Al-Mishbah menyajikan interpretasi yang sesuai dan bermanfaat dalam menghadapi isu sosial kontemporer, seperti ujaran kebencian, diskriminasi, dan konflik identitas. Nilai-nilai dalam ayat-ayat tersebut dapat menjadi fondasi etika bagi kehidupan masyarakat yang plural, serta memiliki relevansi signifikan sebagai acuan dalam pengembangan pendidikan karakter dan perumusan kebijakan sosial. Penelitian ini menegaskan urgensi pemahaman dan penerapan ajaran Al-Qur’an secara kontekstual untuk membentuk masyarakat yang adil, inklusif, dan penuh toleransi.
Implementation of Al-Ghazali Educational Philosophy in Student Character Development Syifaul Karima; Syifa Adilla Zahra; Syaiful Anwar; Siti Zulaikhah; Nur Rohfitta; Wildayah Musyafa
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi filsafat pendidikan Al-Ghazali, khususnya konsep Tazkiyat Al-Nafs (pembersihan jiwa), Riyadhah Al-Nafs (latihan jiwa), dan Ta'dib (pendidikan moral-agama), dalam pengembangan karakter peserta didik di MTs Darul Huffaz Lampung. Latar belakang penelitian didasari oleh tantangan degradasi moral di kalangan remaja, di mana pendidikan karakter berbasis Islam diperlukan untuk membentuk akhlak mulia sesuai ajaran Al-Ghazali. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus di MTs Darul Huffaz Lampung, melibatkan 15 informan (siswa, guru, dan kepala sekolah) melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi filsafat Al-Ghazali berhasil melalui program pembiasaan seperti muhasabah harian, pengajaran berbasis Hikmah-Syaja'ah-Iffah adalah, dan peran guru sebagai teladan. Karakter siswa meningkat dalam aspek kejujuran, disiplin, dan kedekatan spiritual. Namun, tantangan utama meliputi kurangnya pelatihan guru mendalam dan keterbatasan sumber daya. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa filsafat Al-Ghazali relevan untuk pengembangan karakter holistik di MTs Darul Huffaz Lampung, dengan rekomendasi peningkatan kurikulum terintegrasi dan workshop bagi pendidik. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan praktik pendidikan Islam di Indonesia
Environmental Education in an Islamic Perspective: A Literature Review of the Qur'an and Hadith Syifa Adilla Zahra; Syifaul Karima; Nur Rohfitta; Chairul Amriyah; Junaidah Junaidah; Ihsan Mustofa
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.597

Abstract

Macam-macam kerusakan lingkungan yang sedang terjadi, seperti pencemaran, penebangan hutan, dan perubahan cuaca, menunjukkan kebutuhan akan kesadaran kolektif untuk menjaga dan mempertahankan alam. Islam, sebagai agama yang mencakup semua aspek kehidupan, telah memberikan bimbingan tentang pentingnya mempertahankan keseimbangan dan kelestarian lingkungan. Al-Qur'an dan hadits berisi berbagai pelajaran yang menekankan posisi manusia sebagai pemimpin di bumi yang harus menghindari tindakan merusak. Karenanya, analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits yang berkaitan dengan lingkungan menjadi dasar yang krusial dalam pendidikan lingkungan dari perspektif Islam, untuk membentuk kesadaran ekologi yang didasarkan pada nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep lingkungan pendidikan dari Al-Qur'an dan Hadits, khususnya bagaimana ajaran Islam menciptakan suasana yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan, karakter, dan moral. Studi juga membahas peran keluarga, sekolah, serta masyarakat dalam membangun lingkungan belajar yang sesuai nilai Islam. Data diperoleh dari tinjauan literatur menggunakan tafsir Al-Qur'an dan analisis hadits untuk mengungkap arti pendidikan dalam Islam. Data sekunder ini diperoleh melalui tinjauan literatur dari sumber terpercaya seperti buku tafsir ibn katsir, koleksi hadits, dan jurnal akademik dari tahun 2021-2025. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis kualitatif untuk mengidentifikasi tema, pola, dan kontribusi utama. Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan Islam tak hanya fokus pada aspek akademik, tapi juga membentuk etika dan hubungan spiritual yang erat dengan Tuhan, serta mendorong inklusivitas dan keadilan agar semua orang punya kesempatan sama belajar. Penelitian ini diharapkan memberi wawasan baru untuk menerapkan pendidikan berbasis Islam di masyarakat modern.