Intan Indah Permatasari
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai Ruhuddin dalam Mata Kuliah Wajib Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Bandung Via Nurafiati Astuti; Intan Indah Permatasari; Encep Syarief Nurdin; Cece Rakhmat; Imas Kurniawaty
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i1.667

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi nilai Ruhuddin yang mencakup dimensi mujahid, mujtahid, dan mujaddid dalam memperkuat karakter spiritual, moral, dan intelektual mahasiswa di era digital. Di Universitas Islam Bandung, nilai Ruhuddin menjadi ruh keilmuan dalam Mata Kuliah Wajib Pendidikan Agama Islam (PAI), namun implementasinya belum banyak diteliti secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses integrasi nilai Ruhuddin, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, menganalisis dampaknya terhadap mahasiswa, serta merumuskan strategi penguatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif studi lapangan, dilakukan di Universitas Islam Bandung selama kurang lebih satu bulan dengan melibatkan satu dosen pengampu Mata Kuliah Wajib Pendidikan Agama Islam 5 (Sejarah Peradaban) dan lima mahasiswa semester lima Program Studi Akuntansi. Data primer diperoleh melalui observasi kelas, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi; sedangkan data sekunder berasal dari literatur terkait. Analisis data dilakukan melalui tahapan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Ruhuddin dilakukan melalui perencanaan kurikulum tujuh semester, pelaksanaan pembelajaran interaktif, penggunaan pendekatan multidisipliner, serta pembiasaan praktikum religius seperti membaca Al-Qur’an dan kegiatan pesantren mahasiswa. Tantangan yang muncul mencakup aspek pedagogis, perbedaan pemahaman dosen, serta karakter generasi digital yang visual dan cepat. Meskipun demikian, integrasi nilai Ruhuddin memberikan dampak positif kesadaran spiritual, moral, dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian menyimpulkan perlunya strategi penguatan melalui pengembangan kurikulum kontekstual, pelatihan pedagogis dosen, penguatan budaya akademik religius, dan optimalisasi teknologi digital Islami.
SLR: Internalisasi Nilai Islam melalui Program MABIT dalam Pendidikan Karakter Intan Indah Permatasari; Dasim Budimansyah; Kama Abdul Hakam; Asep Dahliyana; Imas Kurniawaty
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.924

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam abad ke-21 menuntut strategi pembentukan karakter peserta didik yang holistik. Program MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) telah banyak diterapkan, namun kajian sistematis mengenai mekanisme internalisasi nilainya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai-nilai Islam melalui program MABIT dalam konteks pendidikan karakter. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA terhadap 18 artikel terbitan 2019–2025. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi nilai karakter, peran guru, kepala sekolah, dan orang tua sebagai teladan, serta faktor pendukung dan penghambat program. Kebaruan penelitian terletak pada pemetaan MABIT sebagai model internalisasi nilai Islam berbasis teori pendidikan karakter Thomas Lickona (moral knowing, moral feeling, dan moral action). Hasil kajian menunjukkan bahwa MABIT mampu menanamkan nilai religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial melalui ibadah, refleksi, dan pembiasaan. Penelitian ini menegaskan MABIT sebagai model pendidikan karakter Islami integratif yang memperkaya kajian pendidikan karakter Islam dan relevan untuk praktik pendidikan sekolah.