Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INISIASI PROGRAM ECO WARRIOR BAGI ANAK-ANAK USIA REMAJA DI KOMUNITAS SEKOLAH MINGGU GMIT SILO NAIKOTEN 1, KOTA KUPANG Astin Elise Mau; Ludji Michel Riwu Kaho; Norman Riwu Kaho; Frank Samelino Tita; Bertila Avila Delvion; Pamona Silvia Sinaga
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57491

Abstract

Program Eco Warrior merupakan inisiatif pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi remaja dalam pelestarian lingkungan di Komunitas Sekolah Minggu GMIT Silo Naikoten 1, Kota Kupang. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara misi pelayanan gereja yang holistik dengan rendahnya kepedulian lingkungan pada kalangan remaja. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat melalui seminar perubahan iklim, kompetisi kreatif membuat video dokumenter bertema lingkungan, serta difusi ipteks berupa pembagian dan edukasi penanaman anakan pohon. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap isu perubahan iklim, meningkatnya partisipasi aktif dalam aksi lingkungan, serta dihasilkannya karya video edukatif sebagai media kampanye digital. Selain itu, pembagian anakan pohon jenis Handroanthus chrysotrichus dan Psidium guajava mendorong keterlibatan langsung remaja dalam aksi penghijauan. Program ini efektif membangun karakter kepemimpinan lingkungan pada remaja dan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan gereja dalam mewujudkan pelayanan berbasis keberlanjutan.
SELEKSI POHON PLUS MAHONI (Swietenia macrophylla) PADA HUTAN WISATA OELUAN, DESA BIJELI, KECAMATAN NOEMUTI, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Benediktus Very Subay; Astin Elise Mau; Frank Samelino Tita
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahoni (Swietenia macrophylla) merupakan jenis pohon bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi sebagai sumber benih unggul untuk mendukung program pemuliaan pohon. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menetapkan pohon plus mahoni berdasarkan karakter fenotipik di Hutan Wisata Oeluan,Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengadopsi prinsip Forest Health Monitoring (FHM). Pengambilan data dilakukan menggunakan metodeline transect melalui pengukuran diameter batang, tinggi total, tinggi bebas cabang, bentuk batang, kondisi tajuk, sudut cabang, ketahanan terhadap hama dan penyakit, kemampuan pemangkasan alami, serta produksi buah. Sebanyak 117 pohon berhasil diinventarisasi, kemudian diseleksi menjadi 44 pohon kandidat berdasarkan nilai diameter dan tinggi di atas rata-rata populasi. Selanjutnya,penilaian menggunakan sistem skoring menunjukkan bahwa 35 pohon memenuhi kriteria sebagai pohon plus dengan skor total lebih dari 80 tanpa memperoleh skor nol pada setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode skoring fenotipik yang mengadopsi prinsip FHM efektif dalam mengidentifikasi pohon plus secara objektif dan dapat dijadikan dasar penyediaan sumber benih ungguluntuk mendukung program pemuliaan pohon serta pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Kata kunci: Forest Health Monitoring, mahoni, pohon plus, seleksi fenotipik,sumber benih unggul.
ANALISIS TNGKAT KENYAMANAN TERMAL RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Kasus: Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota Kupang) Valentino R. J. Wetede; Maria M. E. Purnama; Yusratul Aini; Frank Samelino Tita
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan elemen yang sangat penting dalam menunjang kehidupan dan aktivitas penduduk dan berperan penting dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang berwawasan dan mendukung estetikaperkotaan serta sebagai sarana rekreasi yang nyaman dan sehat. Kenyamanan termal merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kualitas RTH di perkotaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kenyamanan termal di RTHKota Kupang yaitu pada Taman Nostalga dan Alun-Alun Kota Kupang. Penelitian ini dilaksanakn pada bulan Februari sampai April 2026 di Taman Nostalgia danAlun-Alun Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam pengambilan titik yaitumetode sistematik sampling (systematic sampling) dengan desain petak jalur dan teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran langsung pada suhu dan kelembapan dengan termometer dry and wet. Selain itu penelitian ini jugamenghitung nilai persentase tajuk dengan metode Hemispherical Photography dengan software Image-J.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbandingan antara nilai THI di Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota kupang. Niai rata-rata THI di Taman Nostalgia sebesar 26,87℃ yang masuk dalam kalasifikasi sebagian nyaman, dengan nilai rata-rata persentase tajuk sebesar 63% yang masuk dalam kriteria tajuk sedang.Sementara itu, di Alun-Alun Kota Kupang memiliki nilai rata-rata THI mencapai 28,96℃ yang masuk dalam klasifikasi tidak nyaman dan memiliki nila rata-rata persentase tajuk sebesar 44% dengan kriteria tajuk sedang. Adanya perbandingan THI pada kedua lokasi tersebut dikarenakan kondisi fisik taman yang berbedan serta jumlah vegetasi dan material permukaan yang ada pada kedua tempat. Kata Kunci: Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kenyamanan Termal, Temperature Humidity Index (THI), Persentase Tutupan Tajuk, Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota Kupang.Keterangan: *) Pembimbing I, **) Pembimbing II, ***) Penguji
PENILAIAN KESEHATAN HUTAN DI TAMAN WISATA ALAM BIPOLO, DESA BIPOLO, KECAMATAN SULAMU, KABUPATEN KUPANG Kristina Funan; Astin Elise Mau; Roni Haposan Sipayung; Frank Samelino Tita
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Bipolo merupakan kawasan konservasi yangmenghadapi tekanan berupa alih fungsi lahan, kebakaran hutan, pembalakan liar,serta kerusakan vegetasi yang berpotensi menurunkan kualitas ekosistem.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan hutan di TWABipolo, Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Metode yangdigunakan adalah Forest Health Monitoring (FHM) dengan teknik purposivesampling pada 31 klaster plot dengan intensitas sampling 10%. Penilaiankesehatan hutan dilakukan berdasarkan empat indikator, yaitu vitalitas,produktivitas, biodiversitas, dan kualitas tapak. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kondisi kesehatan hutan TWA Bipolo berada pada kategori sedangdengan nilai akhir 2,719. Indikator vitalitas menunjukkan kondisi kerusakanpohon tergolong sehat dengan nilai rata-rata 4,04 dan kondisi tajuk 3,17.Produktivitas memiliki nilai rata-rata luas bidang dasar 0,134 dan volume pohon1,449. Biodiversitas tergolong sedang dengan nilai 2,082, sedangkan kualitastapak menunjukkan pH tanah 6,13 (agak masam) dan kelembapan tanah 3,18(lembap).Kata Kunci : TWA Bipolo, Forest Health Monitorirng, Indikator