Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi Diet Berbasis Health Belief Model sebagai Upaya Pencegahan Kekambuhan pada Penderita Gastritis Akub Selvia; Sri Puguh K; Ni Luh Putu A; Sherly Arwinda
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i1.604

Abstract

Gastritis merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai di masyarakat dan memiliki angka kekambuhan yang tinggi, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan pemilihan makanan yang tidak sesuai. Upaya pencegahan kekambuhan gastritis memerlukan pendekatan edukasi yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan diet gastritis melalui edukasi diet berbasis Health Belief Model sebagai upaya pencegahan kekambuhan gastritis. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan pendekatan perilaku yang mencakup persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, isyarat untuk bertindak, dan efikasi diri. Kegiatan dilaksanakan pada anggota PKK di Kecamatan Mijen dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Pengukuran kepatuhan diet dilakukan menggunakan kuesioner kepatuhan diet gastritis berbasis Health Belief Model. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori kepatuhan diet sedang hingga tinggi setelah mengikuti edukasi. Peserta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap risiko kekambuhan gastritis serta manfaat penerapan pola makan yang teratur dan pemilihan makanan yang aman bagi lambung. Hambatan dalam penerapan diet masih ditemukan, terutama terkait kebiasaan konsumsi makanan pedas dan keterbatasan waktu makan, namun peserta menunjukkan efikasi diri yang baik untuk melakukan perubahan perilaku. Edukasi berbasis Health Belief Model terbukti mampu meningkatkan motivasi dan komitmen peserta dalam menerapkan diet gastritis secara lebih konsisten. Simpulan dari kegiatan ini adalah edukasi diet berbasis Health Belief Model efektif dalam meningkatkan kepatuhan diet sebagai upaya pencegahan kekambuhan gastritis di tingkat komunitas dan berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan melalui peran kader kesehatan.
Efektifitas Animated Video Berbasis Theory Of Planned Behaviour dalam Meningkatkan Kepatuhan Pengetahuan Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus Muhammad Anis Taslim; Bagus Ananta Tanujiarso; Akub Selvia; Muhammad Dwi Kurniawan
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jusika.v10i1.1198

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disease characterized by persistently high blood sugar levels, which can lead to complications such as diabetic foot issues. A crucial aspect for healthcare professionals providing care to DM patients is assessing the patient's level of adherence and understanding regarding self-care and disease management. Data from the 2023 SKI (Indonesian Health Survey) indicates there were 118,184 cases of Diabetes Mellitus in Central Java. Foot care education delivered via remote services assists patients in performing proper foot care to prevent complications associated with the condition. This study aimed to determine the effectiveness of an animated video based on the Theory of Planned Behavior in improving the knowledge and adherence of patients with diabetic ulcers. A quasi-experimental design was employed, utilizing a one-group pre-test and post-test approach with a control group. Incidental sampling was used to select 60 respondents. The Mann-Whitney test yielded a p-value of < 0.05 (0.017), demonstrating that the animated video based on the Theory of Planned Behavior was effective in enhancing both adherence and knowledge among patients with diabetic ulcers. The findings suggest that this animated video, leveraging audiovisual media, can be implemented in educational settings to help prevent foot complications in patients with diabetes.