Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Quiz Book Interaktif sebagai Asesmen Digital Terintegrasi dalam Game-Based Hyperlink System: Penelitian Rizky Ananda; Khalida Rahmah; Nazwa Mutia Syafitri; Helina Qatrunnada Nasution; Widyastuti
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Quiz Book Interaktif sebagai asesmen digital yang terintegrasi dalam game-based hyperlink system serta menguji tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya dalam mendukung pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri dari 17 siswa kelas VIII SMP yang terlibat dalam uji coba terbatas, serta dua validator ahli yang menilai kelayakan instrumen dari aspek materi dan media. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket praktikalitas, dan tes asesmen digital untuk mengukur hasil belajar siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata skor, persentase, dan kategori kriteria penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan rata-rata skor 3,85. Dari aspek praktikalitas, diperoleh nilai rata-rata sebesar 80,58% dari siswa dengan kategori praktis dan 95,83% dari guru dengan kategori sangat praktis. Sementara itu, dari aspek efektivitas diperoleh rata-rata skor siswa sebesar 85,6 dengan persentase ketuntasan sebesar 88,24% yang berada pada kategori efektif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa quiz book interaktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memberikan pengalaman asesmen yang lebih menarik dan tidak monoton, serta mendukung proses asesmen formatif secara berkelanjutan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa quiz book interaktif berbasis game-based hyperlink system layak digunakan sebagai asesmen digital yang inovatif, interaktif, dan efektif dalam pembelajaran.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Materi Fungsi dan Grafik Anisa Rahmadani Siregar; Derma Sarah Tia Wanka Purba; Erika Simangunsong; Helina Qatrunnada Nasution; Lisda Karolin Br Barus; Nazwa Mutia Syafitri; Qory Septiani Arsandy Arsandy; Michael Christian Simanullang; Bornok Sinaga
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v9i1.12101

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis STEM pada materi fungsi dan grafik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri atas 31 siswa kelas X SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan representasi matematis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan representasi matematis siswa, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pretest sebesar 2,355 yang meningkat menjadi 3,625 pada posttest. Hasil uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,784 dengan kategori tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa model PBL berbasis STEM efektif dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa pada materi fungsi dan grafik. Kata Kunci: Problem Based Learning, STEM, Kemampuan Representasi Matematis Abstract This study aimed to analyze the improvement of students’ mathematical representation abilities through the implementation of a STEM-based Problem Based Learning (PBL) model on function and graph material. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 31 tenth-grade students at SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan selected through purposive sampling. Data were collected through mathematical representation ability tests, observations, interviews, and documentation. The results indicated an improvement in students’ mathematical representation abilities, as shown by the increase in the average pretest score from 2.355 to 3.625 in the posttest. Furthermore, the N-Gain test result showed an average score of 0.784, categorized as high. These findings indicate that the STEM-based PBL model is effective in improving students’ mathematical representation abilities in function and graph material. Keywords: Problem Based Learning, STEM, Mathematical Representation Ability
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL KUBUS: STUDI KASUS PADA PEMBELAJARAN BANGUN RUANG Marwa Khaerunnisa; Nazwa Mutia Syafitri; KMS Muhammad Amin Fauzi
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa SMP dalam menyelesaikan soal geometri khususnya pada materi kubus. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi bagian-bagian yang menjadi sumber kesalahan dalam proses pembelajaran matematika. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep ruang dimensi tiga yang berdampak pada rendahnya kemampuan menyelesaikan soal dengan tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sunggal sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan berupa soal deskriptif yang menguji pemahaman siswa terhadap konsep dan aplikasi kubus. Analisis data dilakukan dengan menggunakan prosedur Newman yang meliputi lima tahap yaitu: Membaca, Memahami, Transformasi, Keterampilan Proses, dan Menulis Jawaban Akhir. Hasil analisis menunjukkan tidak ditemukan kesalahan pada tahap membaca. Akan tetapi, kesalahan terjadi pada tahap memahami (16,64%), transformasi (13,9%), keterampilan proses (17,96%), dan menulis jawaban akhir (11,96%). Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa cenderung mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan informasi matematika dan menerapkan langkah-langkah penyelesaian yang tepat. Oleh karena itu, disarankan agar para pendidik menerapkan strategi pembelajaran yang lebih terarah, seperti Terapi Pembelajaran, untuk meningkatkan keterampilan berpikir matematika dan mengurangi tingkat kesalahan siswa secara signifikan
A Literature Review of Students’ Difficulties in Quadratic Equations and Problem-Solving Learning Using LKPD : Penelitian Nazwa Mutia Syafitri; Helina Qatrunnada Nasution; Khalida Rahmah; Dian Armanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5901

Abstract

Quadratic equations are an essential topic in mathematics education because they contribute to the development of students’ analytical thinking and problem-solving abilities. However, many students still experience difficulties when solving quadratic equation problems. These difficulties are often related to limited conceptual understanding, challenges in interpreting mathematical problems, and mistakes in applying algebraic procedures. This study aims to identify the difficulties encountered by students in solving quadratic equations and to examine the role of a problem-solving learning model assisted by Student Worksheets (LKPD) in improving students’ mathematical problem-solving abilities. This research employed a literature review method by systematically identifying, selecting, and analyzing relevant studies published in academic journals. The results indicate that students frequently struggle to understand problem contexts, translate problems into mathematical representations, and apply systematic solution strategies. Furthermore, the integration of a problem-solving learning model supported by LKPD can facilitate structured learning activities, strengthen conceptual understanding, and improve students’ mathematical problem-solving competence.