Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI PROGRAM LINEAR DI KELAS XI SMKN 1 MERANTI Raudah Ummu Fahda Damanik; KMS Muhammad Amin Fauzi
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2019): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmk.v5i2.23388

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dan dilakukan di SMKN 1 Meranti yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMKN 1 Meranti T.A 2017/2018. Sedangkan yang menjadi sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ-1 yang diajar dengan model pembelajaran PBL dan siswa kelas XI TKJ-2 yang diajar dengan model pembelajaran konvensional yang masing-masing kelas berjumlah 24 dan 27 orang. Rata-rata nilai pretest kelas XI TKJ-1 adalah 58,23 dan rata-rata nilai pretest kelas XI TKJ-2 adalah 57,59. Sedangkan rata-rata nilai postest kelas XI TKJ-1  adalah 87,92 dan nilai postest kelas XI TKJ-2 adalah 77,59. Kemudian rata-rata nilai selisih postest-pretest untuk kelas XI TKJ-1 adalah 29,69 sedangkan untuk kelas XI TKJ-2 adalah 20. Dari hasil analisis data selisih postest-pretest pada kedua kelas diperoleh nilai signifikansi (p value) pada tabel output SPSS sebesar 0,200 untuk kelas XI TKJ-1 dan untuk kelas XI TKJ-2. Karena data keseluruhannya memiliki nilai > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa data selisih posttest dengan pretest baik untuk kelas eksperimen maupun kelas kontrol berdistribusi normal. Sedangkan untuk uji homogenitas data, berdasarkan tabel output SPSS diperoleh nilai signifikansi (p value) pada data selisih posttest-pretest kelas eksperimen dan kontrol sebesar 0,449. Karena data tersebut memiliki nilai signifikansi > 0,05 maka dinyatakan homogen. Kemudian untuk uji hipotesis data, berdasarkan  tabel output SPSS didapat bahwasanya nilai signifikansi adalah 0,000. Karena nilai signifikansi < 0,05 sehingga disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas XI SMKN 1 Meranti.  Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Model Pembelajaran, Problem Based Learning (PBL), Konvensional ABSTRACT This research is a quasi-experimental research and was conducted in SMKN 1 Meranti which aims to find out whether there is any influence of Problem Based Learning (PBL) model to improve students' mathematical problem solving abilities. Population in this research is all of the students of class XI SMKN 1 Meranti T.A 2017/2018. The sample of this study is the students of class XI TKJ-1 which were taught with PBL model and students of class XI TKJ-2 were taught with conventional model. Each class consisted of 24 and 27 students. The average pretest value of XI TKJ-1 is 58,23 and the average pretest value of XI TKJ-2 is 57,59. While the average posttest value of class XI TKJ-1 is 87,92 and the average posttest value of XI TKJ-2 is 77,59. And then the average value of posttest-pretest difference for class XI TKJ-1 is 29,69 whereas for class XI TKJ-2 is 20. From the result of data analysis in posttest-pretest difference in both classes, the value of significance (p value) then obtained in the output table of SPSS which is 0,200 for both class, class XI TKJ-1 and class XI TKJ-2. Because the overall data has the significance value > 0,05 so it can be stated that the posttest-pretest difference data for either the experimental class or the control class is normally distributed. While for the homogeneity test, based on SPSS output table it was obtained that the value of significance (p value) on posttest-pretest difference data of experiment and control class is 0,449. Because the data’s significance value > 0,05 then it was stated as homogeneous. And then to test the hypothesis of the data, based on SPSS output table it was obtained that the significance value is 0,000. Because the data’s significance value < 0,05 so it is then concluded that Ha is accepted and H0 is rejected which means there is influence of Problem Based Learning (PBL) model to improve students' mathematical problem solving abilities in class XI SMKN 1 Meranti.Keywords: Problem Solving Abilities, Learning Model, Problem Based Learning (PBL), Conventional
Pengaruh Pembelajaran Kontekstual dan Pembelajaran Langsung terhadap Hasil Belajar Ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Bajora Operasi Simanjuntak; KMS Muhammad Amin Fauzi; Sugilar Sugilar
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 5, No 1 (2022): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.016 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v5i1.477

Abstract

The research aims to determine whether: (1) there is an effect of contextual learning and direct learning on student learning outcomes, (2) the learning outcomes of students who have high initial abilities are better than those of students with moderate or low initial abilities, and (3)) there is an interaction between the learning model and students' initial abilities on learning outcomes. The research method used is quantitative research methods. This research was conducted at SMP N 2 Padangsidimpuan with a sample of 2 classes, namely class IX-10 with 26 students and class IX - 9 with 28 students. Both classes were given a preliminary ability test and a final test in the form of essay questions. After the research data is obtained, the hypothesis is tested by two-way ANOVA. From the results of the ANOVA calculation, it was concluded that: (1) The direct learning model and the contextual learning model had a significant influence on student learning outcomes, seen from the value of F count = 4.132 > F table = 4.03, (2) The learning outcomes of students who have High initial ability is better than the learning outcomes of students who have moderate or low initial abilities in the curved side space material, seen from the value of F count = 61.634 > F table = 4.03, and (3) there is no interaction between the learning model and the ability The beginning of the student learning outcomes in the curved side space material, seen from the value of F count = 0.052 < F table = 4.03.
Studi Literatur Analisis Pengaruh Pendekatan STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Nurul Hudapoti; Kms Muhammad Amin Fauzi
SAINTIFIK Vol 9 No 1 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v9i1.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hasil analisis studi literatur pengaruh pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). Jenis penlitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode penelitian yaitu studi literature atau studi kepustakaan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kumpulan literatur seperti jurnal penelitian yang relevan dengan topik pembahasan yang dilaksanakan di Digital Library Universitas Negeri Medan. Teknik anaslisis data yang digunakan adalah teknik analisis Miles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari analisis di dapat bahwa: (1) Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir krtitis siswa. (2) ada beberapa faktor yang meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan pendekatan STEM ((Science, Technology, Engineering and Mathematics) yaitu faktor internal meliputi kemampuan yang dimiliki siswa, motivasi dan keaktifan siswa dan faktor eksternal meliputi kondisi lingkungan belajar dan bahan ajar yang diberikan oleh guru.
Analisis Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Teori Bilangan Ditinjau dari Gaya Belajar Netti Kariani Mendrova; Kms Muhammad Amin Fauzi; Pardomuan Sitompul
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar mahasiswa berdasarkan gaya belajar pada mata kuliah teori bilangan. Sampel penelitian adalah mahasiswa mahasiswa program studi pendidikan matematika, FKIP, Universitas Nias semester II tahun akademik 2022/2023. Jenis teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari pemberian tes hasil belajar mahasiswa berbentuk pertanyaan multiple choice berjumlah 20 pertanyaan. Anget yang dipakai adalah angket tertutup yang disusun berdasarkan O’Brien. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai mahasiswa dipengaruhi oleh gaya belajar dengan hasil analisis regresi diperoleh sebesar 46,1%. Sedangkan berdasarkan analisis korelasinya maka diperoleh bahwa hubungan antara hasil belajar dengan gaya belajar sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa gaya belajar mempengaruhi hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah teori bilangan.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA DITINJAU DARI SELF EFFICACY Sari Ayu Sibarani; Kms Muhammad Amin Fauzi; Pardomuan Sitompul; Hasratuddin Hasratuddin; Waminton Rajagukguk
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematik siswa ditinjau dari self efficacy. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan subjek penelitian dialakukan dengan memberikan angket self efficacy kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Siborong-borong, selanjutnya pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan komunikasi matematik materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV) ini diberikan kepada 6 subjek serta tes wawancaraKomunikasi matematik sangat penting dalam menyelesaikan masalah dalam matematika. Namun, pencapaian komunikasi matematik pada siswa masih tergolong rendah. Hal ini berkaitan dengan self efficacy pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian kemampuan komunikasi matematik siswa ditinjau dari self efficacy yaitu subjek menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil analisis hasil tes secara lisan dan tulisan dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematis , ada subjek dengan self efficacy tinggi yaitu SET1 dapat memenuhi 4 indikator dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematis, sedangkan subjek SET2 hanya mampu memenuhi 2 indikator, selanjutnya subjek sedang yaitu Subjek SES1 mampu memenuhi 3 indikator dan subjek SES2 hanya mampu memenuhi 2 indikator, serta subjek dengan self efficacy rendah yaitu SER1 dan SER2 tidak mampu memenuhi indikator apapun dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat self efficacy tidak selamanya berbanding lurus dengan kemampuan komunikasi matematika, tetapi self efficacy yang tinggi terhadap matematika akan mempengaruhi meningkatnya kemampuan komunikasi matematik siswa karena dapat membuat siswa memiliki sikap positif terhadap matematika dalam menyelesaikan permasalahan matematika.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PERMAINAN BOLA KASTI PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 003 AIR LENGIT Eko Suryana; Kms Muhammad Amin Fauzi; Andayani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implemetasi Pembelajaran berbasis project based learning (PjBL) pada permainan bola kasti untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 5 SD Negeri 003 Air Lengit. Model ini disusun untuk mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang dinamis, kreatif, dan interaktif serta kolaboratif. Hal ini dilakukan melalui penerapan penyelesaian proyek yang terkait dengan pemahaman, penguasaan kompetensi dan implementasi dalam permainan bola kasti . Tahap penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan deskriptif kualitatif yang terdiri dari lima tahap Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), yaitu: Penentuan proyek, Perencanaan proyek, Pelaksanaan proyek, Pemantauan dan Evaluasi, Presentasi Hasil serta Refleksi. Metode pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi mengenai kegiatan siswa saat belajar PJOK. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan motivasi, kreativitas, serta keterlibatan aktif siswa. Siswa memperlihatkan antusiasme dan peningkatan kompetensi dalam permainan bola kasti. Kendala yang sangat umum dihadapi adalah perbedaan tingkat kompetensi awal siswa dalam penguasaan dan praktik permainan kasti.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL KUBUS: STUDI KASUS PADA PEMBELAJARAN BANGUN RUANG Marwa Khaerunnisa; Nazwa Mutia Syafitri; KMS Muhammad Amin Fauzi
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa SMP dalam menyelesaikan soal geometri khususnya pada materi kubus. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi bagian-bagian yang menjadi sumber kesalahan dalam proses pembelajaran matematika. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep ruang dimensi tiga yang berdampak pada rendahnya kemampuan menyelesaikan soal dengan tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sunggal sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan berupa soal deskriptif yang menguji pemahaman siswa terhadap konsep dan aplikasi kubus. Analisis data dilakukan dengan menggunakan prosedur Newman yang meliputi lima tahap yaitu: Membaca, Memahami, Transformasi, Keterampilan Proses, dan Menulis Jawaban Akhir. Hasil analisis menunjukkan tidak ditemukan kesalahan pada tahap membaca. Akan tetapi, kesalahan terjadi pada tahap memahami (16,64%), transformasi (13,9%), keterampilan proses (17,96%), dan menulis jawaban akhir (11,96%). Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa cenderung mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan informasi matematika dan menerapkan langkah-langkah penyelesaian yang tepat. Oleh karena itu, disarankan agar para pendidik menerapkan strategi pembelajaran yang lebih terarah, seperti Terapi Pembelajaran, untuk meningkatkan keterampilan berpikir matematika dan mengurangi tingkat kesalahan siswa secara signifikan
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Pembelajaran Geometri Berbasis Newman’s Error Analysis (NEA) Zuhra Munifah Harahap; Citra Inova Sinaga; Rebecca Lawrencena Siburian; Samuel Christoffer Silalahi; KMS Muhammad Amin Fauzi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7897

Abstract

Kesalahan dalam pembelajaran geometri merupakan permasalahan yang dihadapi mahasiswa pendidikan matematika di perguruan tinggi. Berbagai studi menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami kegagalan di beberapa tahap penyelesaian soal geometri, mulai dari memahami masalah hingga menuliskan jawaban akhir. Newman's Error Analysis (NEA) terbukti efektif sebagai instrumen diagnostik yang mampu mengidentifikasi secara hierarkis letak dan penyebab kesalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola kesalahan mahasiswa dalam pembelajaran geometri berdasarkan NEA, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, dan merumuskan implikasi pedagogis berbasis bukti. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap 10 artikel penelitian yang diterbitkan antara tahun 2021-2025 dengan subjek mahasiswa pendidikan matematika. Hasil analisis menunjukkan bahwa process skill error dan transformation error adalah dua jenis kesalahan paling dominan terjadi. Comprehension error menonjol khususnya pada soal geometri analitik irisan kerucut dan soal pembuktian geometri. Faktor penyebab utama meliputi lemahnya pemahaman konseptual, ketidakmampuan mengonversi antarrepresentasi, rendahnya kemampuan penalaran visual-spasial, dan ketidaktelitian dalam eksekusi prosedur komputasi. Temuan ini memberi landasan empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran geometri yang lebih terarah, diagnostik, dan responsif terhadap profil kesulitan mahasiswa
Development of ICT-based interactive media using inquiry to improve mathematical communication Samsul Bahri; Kms Muhammad Amin Fauzi; Waminton Rajagukguk
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 1 (2026): Inovasi Kurikulum, February 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i1.56

Abstract

Elementary school students' mathematical communication skills remain relatively low due to conventional instructional approaches and minimal use of technology-based interactive learning media. One-way explanations from teachers dominate the learning process, reducing students' ability to express mathematical ideas systematically in visual, symbolic, or written forms. This study aims to design and develop interactive learning media based on information and communication technology (ICT) using an inquiry learning model to improve students' mathematical communication skills. The inquiry model was chosen because it encourages exploration, active participation, and critical thinking. This study employs a Research and Development (RnD) approach using the ADDIE model, which comprises five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included sixth-grade students, teachers, and material and media experts. Validity data were obtained from expert validation, practicality data from teacher and student questionnaires, and effectiveness data from pretest and posttest results. The results indicate that interactive learning media are highly valid, practical, and effective. This research suggests that the ADDIE-based development model can serve as a reference for designing adaptive, contextual, interactive media appropriate for the needs of elementary school students.   Abstrak Kemampuan komunikasi matematis murid sekolah dasar masih tergolong rendah akibat pendekatan pembelajaran konvensional serta minimnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Proses pembelajaran yang didominasi oleh penjelasan satu arah dari guru menyebabkan murid kurang mampu mengungkapkan ide matematis dalam bentuk visual, simbolik, maupun tulisan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menggunakan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis murid. Model inkuiri dipilih karena mendorong eksplorasi, partisipasi aktif, dan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini berfokus pada tahap pengembangan dan implementasi. Subjek penelitian mencakup murid kelas VI, guru, serta ahli materi dan media. Data validitas diperoleh dari validasi ahli, data kepraktisan dari angket guru dan murid, serta efektivitas dari hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran interaktif sangat valid, praktis, dan efektif. Implikasi penelitian ini adalah model pengembangan berbasis ADDIE dapat menjadi acuan untuk merancang media interaktif adaptif, kontekstual, serta sesuai kebutuhan murid sekolah dasar. Kata Kunci: komunikasi matematika; media interaktif; pembelajaran inkuiri; TIK
Development of PjBL-STEM based student worksheets to improve mathematical literacy skills Nurul Arfika; Kms Muhammad Amin Fauzi; E. Elvis Napitupulu
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.130

Abstract

The research was motivated by the low level of mathematical literacy among fifth-grade students at SD Negeri 068003 Medan and the urgent need for contextual and engaging learning materials. This study aims to develop Project-Based Learning (PjBL) student worksheets (LKPD) using a STEM approach to enhance elementary students' mathematical literacy skills. The study employed a Research and Development (RnD) method using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The developed product was tested on 21 students through expert validation, limited trials, and effectiveness testing. The results showed that the LKPD met the criteria of being valid, practical, and effective in improving students’ mathematical literacy. The average score increased after implementation. This research is original in its integration of PjBL and the STEM approach into the development of LKPD tailored to the characteristics of elementary students. The implications suggest that contextual and project-based learning tools can serve as strategic solutions to improve mathematical literacy while fostering 21st-century skills.   Abstrak Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan literasi matematis peserta didik kelas V SD Negeri 068003 Medan serta kebutuhan akan perangkat ajar yang kontekstual dan menantang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Project-Based Learning (PjBL) dengan pendekatan STEM guna meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Produk yang dikembangkan diuji pada 21 peserta didik kelas V melalui validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik. Capaian skor rata-rata meningkat setelah penggunaan LKPD. Penelitian ini memiliki nilai orisinalitas dalam integrasi model PjBL dengan pendekatan STEM dalam pengembangan LKPD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat ajar yang kontekstual dan berbasis proyek dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan literasi matematis, sekaligus menumbuhkan keterampilan abad ke-21. Kata Kunci: literasi matematis; LKPD; PjBL; STEM