Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Skema Pembiayaan, Kebijakan Publik, dan Konsesi Dalam Keberhasilan Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung Indra Putra Salim; Fuk Jin Oei; Christian Dwi Putra Widjaya
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 14, Nomor 1, April Tahun 2026
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v14i1.5100

Abstract

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) merepresentasikan tonggak penting pembangunan infrastruktur transportasi modern di Indonesia. Proyek ini menghadapi tantangan utama pada pembiayaan, kebijakan, dan keberlanjutan operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis dokumen, dan wawancara untuk menganalisis hubungan antara pembiayaan, konsesi, efisiensi biaya, dan keberhasilan proyek. Hasil analisis menunjukkan terdapat 42 kode tematik, dengan pembiayaan sebagai faktor dominan sebesar 43% (18 kode), diikuti kebijakan 26% (11 kode) dan konsesi 19% (8 kode), sehingga faktor non-teknis mencapai 88%. Sebanyak 80% informan menyatakan bahwa keterlambatan arus kas menjadi penyebab utama inefisiensi, yang memicu idle cost dan keterlambatan konstruksi. Proyek juga mengalami cost overrun sekitar 20% yang menurunkan kelayakan investasi. Dari sisi kebijakan, tidak adanya lembaga permanen menyebabkan koordinasi tidak optimal. Dari sisi konsesi, kontrak 50 tahun tidak cukup adaptif terhadap perubahan biaya. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pembiayaan, kebijakan, dan konsesi menjadi kunci keberhasilan proyek, sehingga diperlukan reformasi pembiayaan, penguatan kelembagaan, dan konsesi yang lebih fleksibel
Kajian Kualitas Air Rumah Tangga pada Kawasan Permukiman Padat Penduduk di Kembangan Utara, Jakarta Barat Adhista Triasa Renggananta; Christian Dwi Putra Widjaya; Rezayanti Novia Putrika Dewi; Siti Alpiah; SA Pratiwi; Desy Agung; Arif Rahman; Jakfat Haekal; Indra Putra Salim; Arys Andhikatama
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i03.593

Abstract

Aktivitas manusia dan kepadatan penduduk yang tinggi berpengaruh terhadap penurunan kualitas air di kawasan permukiman padat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab penurunan kualitas air, menganalisis hubungan kepadatan penduduk dengan kualitas air, serta merumuskan upaya pengelolaan lingkungan. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan teknik grab sampling, observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 70 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% responden menyatakan wilayahnya memiliki sanitasi dan drainase yang kurang memadai, sedangkan 85% responden menilai aktivitas domestik dan keterbatasan lahan memengaruhi kualitas air. Secara fisik, air tanah cenderung keruh, berbau, dan berwarna, sementara hasil pengukuran kimia menunjukkan nilai pH berada di bawah standar baku mutu air bersih. Sebaliknya, air PDAM memiliki kualitas lebih baik. Upaya perbaikan dapat dilakukan melalui peningkatan sanitasi, penerapan bio-septic tank komunal, filtrasi air sederhana, dan perluasan akses air bersih perpipaan.