Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : axiology

OPTIMALISASI PENGGUNAAN CANVA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL MAHASISWA BARU Andi Nurul Annisa Budiman; Nurul Ilmi Sudirman; Murdia; Muhammad Rifqi Syamsuddin; Mansyur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain grafis berbasis digital, khususnya CANVA, merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa baru. Tujuan Kegiatan pelatihan optimalisasi penggunaan CANVA ini adalah untuk memberikan pembekalan pada mahasiswa baru dalam mendesain media visual sehingga menghasilkan media presentasi yang efektif dan komunikatif. Kegiatan ini melibatkan 85 mahasiswa semester 1 di prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Bahasa Inggris Terapan angkatan 2025. Metode pengabdian yang digunakan adalah pelatihan partisipatif (participatory training) dengan pendekatan workshop berbasis praktik yang meliputi identifikasi kebutuhan (Needs Assessment), pemberian materi interaktif, kolaborasi dan presentasi hasil, serta evaluasi dan refleksi. Hasil perbandingan pre-test dan post-test menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan desain visual mahasiswa baru secara signifikan yang ditandai dengan sebagian besar responden memilih kategori jelas dan sangat jelas. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah mampu memahami prinsip dasar desain dengan lebih baik setelah pelatihan. Sementara jumlah mahasiswa pada kategori “tidak jelas” dan “sangat tidak jelas” mengalami penurunan yang cukup signifikan, kategori “cukup jelas” juga tetap menunjukkan jumlah yang cukup, menunjukkan adanya proses transisi pemahaman. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan optimalisasi penggunaan CANVA efektif dalam membekali mahasiswa untuk memahami desain pembelajaran berbasis visual.
INTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGEMBANGAN STORYBOOK DIGITAL: PELATIHAN BAGI GURU BAHASA INGGRIS DAN BAHASA INDONESIA DI UPT SPF SMPN 5 MAKASSAR Muhammad Rifqi Syamsuddin; Suci Pole Mappaita; Nur Mutmainna Halim; Rizki Fauzi; Ismi; Winda Karunia Nurmutia Ningsih; Nuralisyah; Andi Aeyni Yuniar Pekasi; Savina Anindya Melanie; Erlangga Candra Arosokhi Gulo
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan dengan tema “Integrasi Artificial Intelligence dalam Pengembangan Storybook Digital: Pelatihan bagi Guru Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar” diadakan sebagai upaya untuk mengatasi keterbatasan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan media pembelajaran bahasa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreatif, pemahaman tentang teknologi digital, serta keahlian para guru dalam menciptakan buku cerita digital yang berbasis AI, sebagai alat pembelajaran yang kreatif dan bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan melalui workshop partisipatif yang diintegrasikan dengan praktik langsung. Peserta kegiatan tersebut berjumlah 11 orang, terdiri dari 5 orang guru Bahasa Inggris dan 6 orang guru Bahasa Indonesia. Pelatihan ini menggunakan beberapa platform AI, seperti ChatGPT untuk membuat alur cerita, Gemini AI untuk membuat ilustrasi visual, dan Canva untuk desain buku cerita digital. Data kegiatan tersebut diperoleh melalui pengamatan dan pencatatan yang dilakukan sepanjang proses pelatihan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami konsep dasar penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa dan mampu menerapkannya dalam membuat storybook digital yang kreatif, sesuai dengan konteks, dan menarik. Dari 11 peserta, sebanyak 9 di antaranya berhasil menyelesaikan storybook digital secara mandiri, sementara peserta lainnya masih memerlukan bantuan dalam membuat prompt visual dan mengatur desain pada tahap penyusunan. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknologi guru, tetapi juga membangun rasa percaya diri mereka dalam menggunakan AI sebagai alat pembelajaran yang inovatif. Dengan demikian, pelatihan ini memberi dampak positif dalam mendorong pembelajaran bahasa yang lebih kreatif, interaktif, serta sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan di masa digital saat ini.