Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

REPRESENTASI BAHASA DISKRIMINASI DALAM FILM ‘PENGEPUNGAN DI BUKIT DURI’ KARTA JOKO ANWAR : Analisis Wacana Kritis terhadap Diskriminasi Bahasa dalam Sinema Indonesia Nurfajar Ekasari; Nuraini Kasman; Kamal
JURNAL SKRIPTA Vol 12 No 1 (2026): SKRIPTA MEI 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v12i1.9676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi bahasa diskriminasi dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar. Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk bahasa diskriminasi yang muncul dalam dialog tokoh-tokoh di film tersebut serta faktor sosial dan ideologis yang memengaruhi kemunculan bahasa diskriminatif tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis bagaimana bahasa digunakan dalam film untuk membentuk stigma, relasi kuasa, dan legitimasi diskriminasi terhadap kelompok etnis tertentu, khususnya etnis Tionghoa di Indonesia. Data dikumpulkan melalui teknik simak berulang dan catat dengan mengamati dialog-dialog yang mengandung unsur diskriminasi dalam film. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 32 data ujaran yang mengandung diskriminasi, yang terbagi dalam empat bentuk utama: ujaran kebencian, stereotipe, ancaman atau intimidasi, serta pelabelan negatif dan dehumanisasi. Faktor-faktor yang melatarbelakangi kemunculan bahasa diskriminasi ini meliputi prasangka sosial, generalisasi, konflik sosial, serta dominasi kekuasaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kajian linguistik media, khususnya dalam memahami peran bahasa sebagai sarana untuk merepresentasikan diskriminasi dan ketidaksetaraan sosial dalam media audiovisual.
Analisis Alih Kode dan Campur Kode pada Podcast Login Habib Jafar dan Onad di Media Sosial Youtube Noviana; M. Nurzin R. Kasau; Kamal; Nuraini Kasman
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v7i1.6549

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode yang terdapat pada percakapan di podcast Login Habib Jafar dan Onad di media sosial YouTube, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode dalam percakapan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Episode 19 season 2 podcast login yang telah diposting di YouTube dan dapat diakses melalui akun YouTube Dedy Corbuzier. Analisis data penelitian ini menggunakan metode pendekatan Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga langkah utama, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam podcast Login digunakan beberapa bahasa, yakni Indonesia, Inggris, Arab, Betawi, Jawa, dan Maluku. Terdapat alih kode eksternal sebanyak 4 tuturan, berpindah dari bahasa Indonesia ke Inggris dan Arab, yang dipengaruhi oleh penutur dan lawan tutur. Campur kode ditemukan dalam 37 dialog, didominasi oleh campur kode eksternal (32 kasus: 23 kata, 6 frasa, 3 kalimat) yang mencampur bahasa Indonesia dengan Inggris dan Arab. Sementara itu, campur kode internal ditemukan pada 5 dialog (3 kata, 1 frasa, 1 kalimat) yang mencampur Indonesia dengan Betawi, Jawa, dan Maluku.
Intrinsic Elements and Narrative Techniques in Short Stories Written by Junior High School Students in Sidenreng Rappang Regency Musfiratul Soleha; Jumiati; Kamal; Suhartini Khalik
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i2.6502

Abstract

This study describes the intrinsic elements and narrative techniques in short stories written by junior high school students who participated in the 2025 Festival Bulan Bahasa in Sidenreng Rappang Regency. The study employed a descriptive qualitative design. The data consisted of textual excerpts from 13 short stories and were examined through an objective approach rooted in New Criticism and a narratological perspective. Data were collected through documentation, repeated reading, marking, and classification, and were analyzed using content analysis. The findings show that all 13 short stories contain seven intrinsic elements: theme, character and characterization, plot, setting, point of view, language style, and moral message. The stories consistently developed the competition theme, "Youth and the Indonesian Language," through education, friendship, self-development, language awareness, and polite communication. All stories used chronological forward plots, while settings were dominated by schools, homes, libraries, and other environments familiar to students. Narrative techniques were characterized by orderly plot management, character development through action and dialogue, complementary use of dialogue and narration, consistent first- or third-person perspectives, and conflicts drawn from students' everyday lives. Several texts, however, showed compressed conflict development or rapid character change. Overall, the interaction between intrinsic structure and narrative technique enabled the students to construct coherent stories and communicate moral and linguistic values clearly.
A Study of Ferdinand de Saussure's Semiotics in the Film Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea by Asma Nadia Andi Febiyola. M; Yusmah; Nurlaelah; Kamal
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i2.6553

Abstract

This study aims to describe the relationship between the form of the signifier and signified and to interpret the signs found in each scene and dialogue in the film Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea by Asma Nadia using Ferdinand de Saussure’s semiotic theory. This research employs a descriptive qualitative approach. The data collection techniques used are repeated observation, note-taking, and documentation by capturing several images from scenes in the film and analyzing the meanings contained within them. The data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that there are 31 scene and dialogue data containing signs in the film. A total of 148 data consisting of signifiers and signifieds were identified, involving Indonesian, English, and Korean languages. The findings indicate that the relationship between signifiers and signifieds, as well as the dialogues in the film Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea by Asma Nadia, does not merely function to construct the storyline but also represents moral, social, religious, and cultural values. Therefore, this film contains various symbolic meanings that reflect the identity of Muslim women, cultural interactions, and religious values in a global context.