Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Dasar Isu Aktual dalam Pendidikan Islam: Antara Tantangan dan Peluang Rima Nurhavsyakh; Cici Wulandari; Aditya; Herlini Puspika Sari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5258

Abstract

Pendidikan Islam di era kontemporer berada dalam tekanan perubahan sosial‑budaya, perkembangan teknologi, dan dinamika global, yang melahirkan sejumlah isu aktual yang berdampak nyata terhadap praktik pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengklarifikasi konsep dasar “isu aktual” dalam Pendidikan Islam sekaligus menganalisis bagaimana konsep tersebut menjadi landasan pemahaman terhadap tantangan dan peluang pendidikan Islam di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, mengkaji berbagai literatur seperti buku, artikel jurnal, kebijakan, dan karya ilmiah relevan melalui analisis deskriptif‑analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “isu aktual” merupakan konstruksi sosial yang berkaitan langsung dengan kebutuhan zaman, mencakup disrupsi teknologi, kesenjangan literasi digital, relevansi kurikulum, serta krisis moral dan radikalisme beragama. Pendidikan Islam perlu merespons hal ini melalui inovasi kurikulum yang integratif, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan nilai moderat, toleran, dan rahmatan lil‑‘alamin. Dengan demikian, pendidikan Islam diarahkan pada model pembelajaran adaptif yang mampu memadukan kompetensi abad ke‑21 dengan konsistensi nilai ajaran Islam.
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Pendidikan Inklusif untuk Penguatan Layanan Pembelajaran Ramah Difabel Muhammad fajar; Sri Wahyuni; Cici Wulandari; Rusdiah Roitona Nasution; Aditya; Muhammad Iqbal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5556

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan upaya strategis untuk menjamin hak belajar peserta didik difabel melalui kurikulum yang adaptif dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan rekonstruksi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis inklusivitas guna memperkuat layanan pembelajaran ramah difabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis terhadap ±20 sumber literatur relevan menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum PAI masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kompetensi guru dalam pendidikan inklusif, keterbatasan sarana prasarana, serta kurikulum yang belum adaptif terhadap kebutuhan peserta didik difabel. Rekonstruksi kurikulum dilakukan melalui pengembangan prinsip fleksibilitas, diferensiasi pembelajaran, integrasi teknologi, serta pendekatan multikultural dan humanistik. Selain itu, strategi pembelajaran akomodatif dan diferensiatif menjadi kunci dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa difabel. Penguatan layanan PAI juga memerlukan kolaborasi antar stakeholder serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan. Dengan demikian, rekonstruksi kurikulum PAI berbasis inklusif berimplikasi pada terciptanya pembelajaran yang adil, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik