Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Implementasi Program E-Health dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Kota Surabaya Dwi Khoirotul Utami; Arnelita Ayu Az-zahwa; Anggi Ayu Wulandari; Lailatul Maeda Ramadhani; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5920

Abstract

Program E-Health di Kota Surabaya merupakan inovasi pelayanan publik berbasis digital untuk mengurangi antrean dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program E-Health dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Surabaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan evaluasi formal menurut William N. Dunn melalui enam indikator, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Health mampu meningkatkan akses layanan, mengurangi waktu tunggu, dan mempercepat proses administrasi. Program ini dinilai efektif, efisien, dan cukup dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya literasi digital, gangguan sistem, dan keterbatasan infrastruktur yang memengaruhi pemerataan layanan. Kesimpulannya, E-Health merupakan inovasi yang tepat, tetapi perlu penguatan literasi digital dan infrastruktur agar implementasinya lebih optimal dan inklusif.
Optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Di Kota Surabaya Eka Nurul Amalia; Salwa Apsyarini Nabilah; Karina Putri Wahyudin; Lailatul Maeda Ramadhani; Herdiani Romadhona; Tjitjik Rahaju; Ardiansyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6043

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, kapasitas manajerial yang rendah, dan pemanfaatan digital yang lemah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Kue Sejahtera telah berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan produktivitas, dan memperluas kesempatan kerja, terutama di sektor pemerintah, swasta, dan akademisi melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan pemasaran digital. Selain itu, kawasan ini telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi produktif dan destinasi wisata edukatif. Namun, beberapa tantangan yang dihadapi adalah inovasi dan ketergantungan pada dukungan eksternal. Kesimpulannya, penguatan kemandirian masyarakat, peningkatan kapasitas digital, dan pengembangan infrastruktur diperlukan untuk memastikan pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. ABSTRAK Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kemampuan manajerial, dan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Kue Sejahtera mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, produktivitas, serta membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi ibu rumah tangga. Pemberdayaan proses didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan akademisi melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan pemasaran digital. Selain itu, kawasan ini juga mengalami transformasi menjadi pusat ekonomi produktif sekaligus destinasi wisata edukatif. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya pemerataan literasi digital, kurangnya inovasi produk, dan ketergantungan pada pihak eksternal. Jadi masih diperlukan pemberdayaan kemandirian masyarakat, peningkatan kapasitas digital, seta infrastruktur pembangunan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif.