Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Di Kota Surabaya Eka Nurul Amalia; Salwa Apsyarini Nabilah; Karina Putri Wahyudin; Lailatul Maeda Ramadhani; Herdiani Romadhona; Tjitjik Rahaju; Ardiansyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6043

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, kapasitas manajerial yang rendah, dan pemanfaatan digital yang lemah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Kue Sejahtera telah berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan produktivitas, dan memperluas kesempatan kerja, terutama di sektor pemerintah, swasta, dan akademisi melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan pemasaran digital. Selain itu, kawasan ini telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi produktif dan destinasi wisata edukatif. Namun, beberapa tantangan yang dihadapi adalah inovasi dan ketergantungan pada dukungan eksternal. Kesimpulannya, penguatan kemandirian masyarakat, peningkatan kapasitas digital, dan pengembangan infrastruktur diperlukan untuk memastikan pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. ABSTRAK Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kemampuan manajerial, dan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Kue Sejahtera mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, produktivitas, serta membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi ibu rumah tangga. Pemberdayaan proses didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan akademisi melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan pemasaran digital. Selain itu, kawasan ini juga mengalami transformasi menjadi pusat ekonomi produktif sekaligus destinasi wisata edukatif. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya pemerataan literasi digital, kurangnya inovasi produk, dan ketergantungan pada pihak eksternal. Jadi masih diperlukan pemberdayaan kemandirian masyarakat, peningkatan kapasitas digital, seta infrastruktur pembangunan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif.
Evaluasi Program Rusunawa Dukuh Menanggal dalam Pemenuhan Kebutuhan Hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Kota Surabaya Verysa Virgie Rahmadhani; Eka Nurul Amalia; Andi Farera; Herdiani Romadhona; Revalia Setiawan; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.6376

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program Rusunawa Dukuh Menanggal dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Surabaya. Fokus kajian meliputi ketepatan sasaran, transparansi, dan kualitas layanan dalam implementasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengacu pada kriteria evaluasi kebijakan William N. Dunn: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan program ini telah berkontribusi menyediakan hunian layak dan terjangkau, namun belum sepenuhnya efektif. Permasalahan utama meliputi ketidaktepatan sasaran, keterbatasan validitas data, kurangnya transparansi dan akuntabilitas, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Selain itu, koordinasi antarinstansi dalam pemeliharaan masih kurang responsif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pendataan digital, peningkatan transparansi melalui eRusun, serta penguatan forum komunikasi antara pengelola dan penghuni. Kata Kunci: Hunian Vertikal, Kelompok Rentan, Tata Kelola Publik, Kualitas Layanan, Keberlanjutan Sosial
Optimalisasi Belanja Daerah Kota Surabaya Sebagai Instrumen Pembangunan Daerah Bidang Pendidikan : Studi Tahun Anggaran 2025 Arnelita Ayu Az-zahwa; Herdiani Romadhona; Annisa Aulia Rahmah; Blezend Syahrira Rona Maynando; Yesha Verlita Evelin; Icha Chelsea Elisabeth Naibaho; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
Jurnal Media Administrasi Vol 11 No 1 (2026): April : Jurnal Media Administrasi
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jma.v11i1.3649

Abstract

This study aims to analyze the optimization of regional expenditure in the education sector of Surabaya City for the 2025 fiscal year in supporting regional development. The research uses a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation studies conducted at the Surabaya City Education Office. Data were obtained from relevant stakeholders involved in education budget management and supported by official documents related to policies and the implementation of education programs. The results show that the management of education expenditure has been aligned with the Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) and applies the money follow program principle, which prioritizes programs based on community needs and development priorities. Programs such as Regional School Operational Assistance (BOPDA), educational assistance for students, school infrastructure development, and community-based learning innovations have contributed to expanding access to education, improving the equity of educational services, and reducing dropout rates. In addition, the use of monitoring systems, periodic evaluation, and the involvement of multiple stakeholders in supervision has strengthened transparency and accountability in budget management. However, several challenges remain, including limited implementation time, procurement constraints, and economic conditions such as inflation. Overall, education expenditure in Surabaya has been managed relatively well in terms of effectiveness, efficiency, and accountability while still requiring continuous improvement