Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Studi Kualitatif Dimensi Biopsikososial Pada Ibu Hamil Primigravida Dengan Kecemasan Di Masa Pandemi Covid-19 Dea Pebrianti; Ismarwati; Cesa Septiana Pratiwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.580

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 ini, ibu hamil dikategorikan ke dalam kelompok rentan terpapar Covid-19. Hal ini dikarenakan perubahan perinatal secara fisik serta imunologi diketahui bahwa ibu hamil umumnya mempunyai kerentanan yang meningkat terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan ibu hamil primigravida secara mendalam pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Sleman dan Puskesmas Sewon I Bantul. Penelitian ini adalah penelitian mixed method dengan pendekatan Sequential Explanatory Design. konteks penelitian ini adalah hasil penelitian kualitatif. Wawancara dilakukan pada 15 informan yang merupakan ibu hamil primigravida yang memiliki skor >21 di Puskesmas Sleman dan Puskesmas Sewon I Bantul. Data dikumpulkan melalui one-to-one indepth interview selama kurang lebih 50 menit. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini mengadopsi model Milles dan Hubberman (1984). Berdasarkan hasil analisis kualitatif di peroleh salah satu tema yaitu dimensi biopsikososial pada ibu hamil dengan kecemasan. Faktor yang mungkin atau yang paling sering di rasakan oleh ibu hamil yaitu dukungan sosial dan ekspektasi ibu hamil terhadap lingkungan dan pelayanan kesehatan, hal ini dikarenakan kurangnya dukungan dari suami, keluarga dan tenaga kesehatan serta keluhan terhadap pelayanan yang terlalu lama, tenaga kesehatan tidak ramah dalam memberikan pelayanan serta kurangnya support system dari suami dan keluarga. Diharapkan penyedia layanan kesehatan (puskesmas) dapat mengembangkan inovasi atau kebijakan adanya layanan telemedicine seperti layanan kebidanan secara online tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi kepada suami dan keluarga.
PENGABDIAN BERBASIS KELUARGA: EDUKASI IVA DAN SADARI UNTUK DETEKSI DINI KANKER PADA WANITA USIA SUBUR Dea Pebrianti; Nazat Sakina; Ririn Wahyuhidayati; Ika Kania
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6856

Abstract

Kanker serviks dan kanker payudara merupakan jenis kanker utama yang menyerang perempuan; namun cakupan pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di Indonesia masih rendah akibat terbatasnya pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS). Pengabdian ini bertujuan melaksanakan edukasi berbasis keluarga guna meningkatkan pengetahuan dan motivasi WUS terkait pemeriksaan IVA dan SADARI di Dusun Ngebel, Bantul. Pendekatan pengabdian berupa konseling kesehatan menggunakan media leaflet dan poster, disertai demonstrasi praktik, dilaksanakan pada Juni 2025 dengan sasaran satu keluarga WUS (usia 48 tahun). Setelah intervensi edukasi, peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari sama sekali tidak mengetahui menjadi memahami definisi, prosedur, syarat, hasil, dan interval skrining IVA, serta teknik SADARI yang benar. Peserta juga menunjukkan motivasi positif dengan berkomitmen melakukan SADARI setiap bulan dan berencana mengikuti skrining IVA di puskesmas. Pendekatan edukasi berbasis keluarga melalui konseling dan demonstrasi praktik terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi WUS terhadap deteksi dini kanker.
Biopsychosocial Dimensions of Perinatal Anxiety in Primigravida Women at Primary Health Care: A Mixed Method Study Dea Pebrianti; Dyah Ayu Utari; Ismarwati; Cesa Septiana Pratiwi
Journal of Health Sciences and Medical Development Vol. 5 No. 02 (2026): Forthcoming Issue - Journal of Health Sciences and Medical Development
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/hesmed.v5i02.2308

Abstract

Perinatal anxiety among primigravida women is a significant yet frequently overlooked maternal mental health concern. This study analyzed the biopsychosocial dimensions of perinatal anxiety among primigravida women in primary health care settings using a sequential explanatory mixed methods design. The quantitative phase involved 171 primigravida women recruited through stratified proportional random sampling from two primary health care centers, who completed the Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). The qualitative phase included 15 informants with anxiety scores above 21 who participated in in-depth interviews. Quantitative data were analyzed using Chi-Square tests, while qualitative data were processed through NVivo 12 Plus following the Miles and Huberman framework. Ethical clearance was obtained from the Research Ethics Committee of Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (No. 1453/KEP-UNISA/IV/2022). The results showed that 39.2% of respondents experienced anxiety (17.5% mild, 18.7% moderate, and 2.9% severe), with a significant association between gestational trimester and anxiety level (p = 0.041). The second trimester exhibited the highest proportion of anxiety at 56.0%. Qualitative analysis revealed three themes: forms of maternal discomfort, antenatal care access experiences, and biopsychosocial dimensions of anxiety encompassing biological, psychological, socioeconomic, environmental, and social support factors. Pearson correlation identified psychological factors (r = 0.95) and social support (r = 0.85) as dominant determinants. The biopsychosocial model proved effective as a comprehensive framework for understanding perinatal anxiety in primary care. These findings provide an evidence-based foundation for holistic maternal mental health interventions and underscore the necessity of routine anxiety screening, strengthened counseling services, and structured social support programs within antenatal care.
Implementasi Program Kesehatan Masyarakat Dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dan Peningkatan Kesehatan Reproduksi Di Padukuhan Ngebel Dea Pebrianti; Prismalinda; Endy Safadilla; Stefanus Aditya
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1041

Abstract

Pendahuluan: Penyakit tidak menular (PTM) dan masalah kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Padukuhan Ngebel sebagai wilayah perkotaan dengan karakteristik populasi yang heterogen menghadapi berbagai permasalahan kesehatan yang memerlukan intervensi komprehensif. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan komunitas yang dilaksanakan selama lima minggu (9 Juni - 12 Juli 2025). Metode pengumpulan data meliputi survei door to door, analisis SWOT, musyawarah masyarakat desa (MMD), dan implementasi program intervensi kesehatan. Sasaran penelitian mencakup 562 KK dengan 1.671 jiwa di 9 RT Padukuhan Ngebel. Hasil: Identifikasi masalah menunjukkan bahwa kurangnya kesadaran wanita usia subur (WUS) tentang deteksi dini kanker serviks (IVA) dan kanker payudara (SADARI), rendahnya cakupan pemeriksaan IVA, tingginya angka kejadian pernikahan dini, serta rendahnya kesadaran lansia tentang pencegahan PTM menjadi masalah prioritas. Implementasi program meliputi: (1) Pemeriksaan IVA gratis diikuti 10 WUS, (2) Posyandu lansia dengan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, (3) Penyuluhan kontrasepsi kepada 45 WUS, (4) Perintisan Posyandu remaja, dan (5) Edukasi kesehatan reproduksi kepada 89 remaja. Kesimpulan: Program kesehatan masyarakat berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku kesehatan masyarakat. Rekomendasi kebijakan diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program melalui penguatan kapasitas kader kesehatan dan kemitraan multi sektor.
Analisis Penerapan Yoga dalam Meningkatkan Konsentrasi dan Perkembangan Motorik Anak pada Usia Prasekolah Prisma Linda; Dea Pebrianti; Stefanus Aditya; Endy Safadilla
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1283

Abstract

Usia prasekolah (3–6 tahun) merupakan masa kritis dalam perkembangan motorik dan kognitif anak. Kekurangan stimulasi pada masa ini dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, perkembangan motorik yang terhambat, serta masalah perilaku jangka panjang. Yoga anak merupakan intervensi integratif yang menggabungkan gerakan fisik, pernapasan, dan relaksasi. Artikel ini bertujuan menganalisis dan menyintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas penerapan yoga dalam meningkatkan konsentrasi belajar dan perkembangan motorik anak usia prasekolah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada basis data Google Scholar, PubMed, GARUDA, ScienceDirect, dan DOAJ menggunakan kata kunci terstruktur. Sebanyak 22 artikel jurnal yang diterbitkan dalam rentang 2018–2023 dipilih melalui seleksi ketat berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan melalui sintesis tematik. Hasil menunjukkan bahwa yoga anak secara signifikan meningkatkan motorik kasar dan halus, keseimbangan, koordinasi bilateral, konsentrasi belajar, kecerdasan emosional, regulasi diri, dan kecerdasan spiritual. Program yoga dengan durasi 8–12 minggu dan frekuensi 2–3 kali per minggu memberikan dampak paling optimal. Yoga anak layak diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan anak usia dini sebagai stimulasi tumbuh kembang yang holistik dan berbasis bukti.