Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI SDK BHAKTYARSA PADA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN PECAHAN MELALUI LESSON STUDY Anna Monica Meilany; Maria Herliyani Dua Bunga; Maria Angelina Fransiska
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.23433

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar matematika pada materi operasi hitung campuran pecahan yang dialami para peserta didik kelas VI SDK Bhaktyarsa. Berdasarkan hasil pengamatan awal yang dilakukan, dari 33 orang peserta didik, diketahui terdapat 11 orang peserta didik (33%) orang peserta didik yang tuntas, artinya sebanyak 22 orang peserta didik (67%) yang tidak tuntas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar matematika setelah menggunakan model pembelajaran cooperative learning pada peserta didik kelas VI SDK Bhaktyarsa. Penelitian ini menggunakana penelitian tindakan kelas berbasis lesson study dengan tahapan perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan refleksi (see). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian pada siklus 1, diketahui terdapat 20 orang peserta didik (61%) yang tuntas, dan pada siklus 2 diketahui terdapat 27 orang peserta didik (82%) yang tuntas. Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran cooperative learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VI A SDK Bhaktyarsa.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN PRIMA MELALUI MEDIA TABEL BIANGAN PRIMA PADA SISWA KELAS IV SDK BHAKTYARSA Natalia Abon Lamen; Maria Herliyani Dua Bunga; Maria Angelina Fransiska Mbari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.23434

Abstract

Rendahnya prestasi peserta didik di Indonesia tidak hanya karena motivasi belajar, namun juga faktor pengajaran, lingkungan belajar peserta didik dan kemampuan dari peserta didik sendiri. Berdasarkan hasil pengamatan di kelas IV SDK Bhaktyarsa bahwa rendahnya minat belajar siswa terhadap Bilangan Prima dan masih banyak siswa yang nilainya belum mencapai KKM. Berdasarkan pada permasalahan di atas, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul: “ Peningkatan Prestasi Belajar Matematika pada Materi Bilangan Prima Melalui Media Tabel Bilangan Prima pada Siswa Kelas IV SDK Bhaktyarsa”Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SDK Bhaktyarsa yang berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui Teknik tes, observasi dan dokumentasi.Hasil persentase ketuntasan Siklus I ketuntasan belajar siswa sebesar 60% dan Siklus II meningkatI 83%Data yang diperoleh bahwa sebelum diberlakukannya siklus, persentase ketuntasan hasil belajar siswa pra siklus 40%. Diberlakukannya siklus I persentasi ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 60% dan pada siklus II persentasi ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 83%. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa media tabel bilangan prima mampu meningkatkan hasil belajar sisiwa pada materi bilangan prima kelas IV SDK Bhaktyarsa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUIMEDIA PUZZLE MATERI PECAHAN KELAS IV SDI MADAWAT Yuvensia Ratin Sedhu; Maria Angelina Fransiska Mbari; Maria Herliyani Dua Bunga
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.23435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatan Media Pembelajaran Papan Puzzle Pecahan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SDI Madawat, terdapat permasalahan yaitu media yang digunakan dalam pembelajaran masih terbatas yakni menggunakan buku tema dan buku pendamping yang sederhana. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggar yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Tempat penelitian di SDI Madawat, dengan subjek penelitian siswa kelas IV sebanyak 28 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa soal tes. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Media Pembelajaran Papan Puzzle Pecahan dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SDI Madawat . Hal ini dapat dilihat dari hasil test yang dilakukan siswa pada setiap siklusnya, pada siklus I ada 8 siswa dan tidak tuntas 20 siswa . Pada siklus II terdapat 26 siswa tuntas dan 2 siswa tidak tuntas. Temuan dari penelitian ini adalah media puzzle disebut sebagai permainan edukasi untuk bermain sekaligus mengasah otak dan melatih antara kecepatan pikiran dan tangan.
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI LINGKARAN PADA SISWA KELAS VI B SDI MADAWAT MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY Maria Kriswinda Taek Luti; Maria Herliyani Dua Bunga; Maria Helvina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.23437

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar matematika, khususnya materi lingkaran, dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas VI B di SDI Madawat. Observasi dan penilaian awal menunjukkan adanya siswa yang pasif, kurang memperhatikan penjelasan guru, dan terdapat interaksi sosial yang mengganggu fokus belajar. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi pembelajaran dalam kegiatan lesson study, lembar observasi kegiatan siswa, lembar penilaian tahapan lesson study dan soal tes. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi dan tes. Observasi dilakukan terhadap kegiatan pembelajaran berbasis lesson study, aktivitas peserta didik dan penilaian tahapan Melalui dua siklus tindakan kelas, penelitian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa. Pada Siklus I, 75% siswa mencapai KKM, sementara pada Siklus II, persentasenya meningkat menjadi 90%. Model PBL memberikan fokus pada keaktifan siswa dan menghadapkan mereka pada masalah-masalah kehidupan nyata. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa penggunaan PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi matematika, khususnya lingkaran. Kesimpulannya, model pembelajaran PBL dapat diterapkan secara berhasil untuk meningkatkan hasil belajar siswa matematika di SDI Madawat.
UPAYA PENIGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PENGUKURAN MENGGUNAKAN MODEL INQUIRY BASED LEARNING ( IBL ) MELALUI LESSON STUDY PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR: Penelitian Tindakan Kelas Maria Veronika Kula; Maria A. Fransiska Mbari; Maria Herliyani Dua Bunga
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2335

Abstract

Penelitian ini merespon masalah rendahnya pencapaian belajar siswa kelas II di SDI Madawat, khususnya terkait pemahaman konsep pengukuran. Dengan mengadopsi model Inquiry Based Learning (IBL) melalui pendekatan Lesson Study, penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan untuk meningkatkan hasil pembelajaran pengukuran panjang benda dengan satuan tidak baku dan membaca serta menulis jam analog dan digital. Penelitian ini melibatkan 10 siswa (6 laki-laki dan 4 perempuan) kelas II dengan menerapkan metode Lesson Study dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa, penilaian tahapan Lesson Study, dan soal tes. Evaluasi tahapan Lesson Study menunjukkan peningkatan kualitas pengajaran dari Siklus 1 ke Siklus 2, dengan aktivitas siswa meningkat dari 77% pada Siklus 1 menjadi 89% pada Siklus 2. Hasil tes mencatat peningkatan yang signifikan, di mana kelulusan siswa meningkat dari 50% pada Siklus 1 menjadi 80% pada Siklus 2. Nilai rata-rata total tes juga meningkat dari 565 pada Siklus 1 menjadi 710 pada Siklus 2. Evaluasi tahapan Lesson Study menunjukkan peningkatan, dari 86,33% pada Siklus 1 menjadi 90,66% pada Siklus 2. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa model IBL melalui Lesson Study berhasil meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pengukuran. Guru dapat mengadopsi model ini untuk meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep, dan keterampilan dalam konteks pengukuran panjang benda dengan satuan tidak baku dan membaca serta menulis jam analog dan digital. Implikasi penelitian memberikan saran kepada guru untuk memilih dan menerapkan model pembelajaran yang mendukung pemahaman siswa terhadap konsep tersebut, dengan memperhatikan dan merespons evaluasi tahapan Lesson Study