Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community-Based Education to Strengthen Landslide Risk Awareness in Gunungsari Vilage, Batu City, East Java, Indonesia Rivandi Pranandita Putra; Vita Ayu Kusuma Dewi; Heni Masruroh; Dyah Arum Perwitasari; Diaz Heksa Bintang Pamungkas; Adip Wahyudi; Evi Fitriana; Melati Julia Rahma; Mochammad Tri Herwanto; Ferryati Masitoh; Ifan Deffinika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v7i1.2899

Abstract

Purpose: This study aims to enhance local capacity for landslide mitigation in Gunungsari Village, Batu City, addressing limited community awareness and unsustainable land use in landslide-prone terrain. Method: A participatory community-based education approach was implemented in July 2025, involving household visits to 50 residents across five hamlets, distribution of illustrated leaflets, and focus group discussions with hamlet leaders covering landslide triggers, early warning signs, and mitigation measures using locally-adapted visuals and language. Practical Applications: The programme offers a replicable, low-cost disaster education model for landslide-prone rural areas to improve community preparedness and engagement. Conclusion: Results demonstrated increased disaster literacy, confidence, and preparedness among residents, confirming that contextual, participatory education effectively strengthens sustainable rural disaster resilience.
Analisis Kesesuaian Lahan Permukiman di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Terhadap Rencana Detail Tata Ruang Dyah Arum Perwitasari; Adip Wahyudi; Ali Wijaya
Tunas Agraria Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Agraria
Publisher : Diploma IV Pertanahan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31292/jta.v9i1.528

Abstract

Permukiman merupakan kebutuhan dasar manusia yang membutuhkan perencanaan tata ruang berdasarkan analisis kesesuaian lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelaraskan kesesuaian lahan perumahan di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, dengan mengacu pada parameter fisik dan lingkungan sebagaimana diatur dalam Rencana Tata Ruang Terperinci (RDTR) 2023–2043. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Geographic Information System (GIS), dengan kriteria utama meliputi kemiringan, curah hujan, jenis tanah, dan penggunaan lahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah didominasi oleh kelas S2 (sesuai) seluas 524,55 km² (53,61%) dan S1 (sangat sesuai) seluas 240,31 km² (24,56%), sehingga lebih dari 78% wilayah tersebut memiliki daya dukung lahan yang layak untuk pembangunan organisasi. Selain itu, kelas S3 (sesuai marginal) menempati sebagian wilayah kecil, sedangkan kelas N1 (tidak sesuai) seluas 32.629 km² (3,34%), masih memiliki potensi pengembangan melalui intervensi teknis seperti teras atau pengendalian banjir. Kelas N2 (tidak sesuai mutlak) hanya mencakup 0,2973 km² (0,30%) dan tidak direkomendasikan untuk organisasi karena kendala biofisik yang sulit dimodifikasi. Sebaran organisasi yang ada, yang sebagian besar berada di zona S1 dan S2, menunjukkan konsistensi antara kondisi biofisik lahan dan arah RDTR. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan analisis tata ruang dalam perencanaan tata ruang untuk mewujudkan organisasi berkelanjutan di Kecamatan Kabat.