Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Community-Based Education to Strengthen Landslide Risk Awareness in Gunungsari Vilage, Batu City, East Java, Indonesia Rivandi Pranandita Putra; Vita Ayu Kusuma Dewi; Heni Masruroh; Dyah Arum Perwitasari; Diaz Heksa Bintang Pamungkas; Adip Wahyudi; Evi Fitriana; Melati Julia Rahma; Mochammad Tri Herwanto; Ferryati Masitoh; Ifan Deffinika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v7i1.2899

Abstract

Purpose: This study aims to enhance local capacity for landslide mitigation in Gunungsari Village, Batu City, addressing limited community awareness and unsustainable land use in landslide-prone terrain. Method: A participatory community-based education approach was implemented in July 2025, involving household visits to 50 residents across five hamlets, distribution of illustrated leaflets, and focus group discussions with hamlet leaders covering landslide triggers, early warning signs, and mitigation measures using locally-adapted visuals and language. Practical Applications: The programme offers a replicable, low-cost disaster education model for landslide-prone rural areas to improve community preparedness and engagement. Conclusion: Results demonstrated increased disaster literacy, confidence, and preparedness among residents, confirming that contextual, participatory education effectively strengthens sustainable rural disaster resilience.
PELATIHAN BUDIDAYA TEBU BAGI PETANI TEBU RAKYAT DI JAWA TIMUR Rivandi Pranandita Putra; Vita Ayu Kusuma Dewi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4358

Abstract

Tingkat produktivitas tebu di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, masih relatif rendah akibat terbatasnya pemahaman teknis petani terkait budidaya yang sesuai dengan prinsip good agricultural practices (GAP). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi budidaya tebu bagi petani binaan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur melalui pendekatan penyuluhan kelas dan praktik lapangan. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 4-7 Mei 2024 di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan dan melibatkan 26 petani dari Lumajang dan Situbondo. Evaluasi menggunakan kuesioner pra dan pasca-kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 55% menjadi 85%. Respons positif dari peserta juga ditunjukkan melalui minat untuk menerapkan teknik baru, seperti penggunaan varietas unggul dan pola pemupukan efisien. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan modal dan akses terhadap sarana produksi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi penyampaian teori dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis petani. Dukungan lanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan adopsi inovasi di tingkat petani
PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN MELALUI IRIGASI EVAPORATIF NIRDAYA GUNA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BUDIDAYA HORTIKULTURA DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI LPP KELAS IIA MALANG Vita Ayu Kusuma Dewi; Titi Rahayuningsih; Rirky Rahmaning Amalia; Syafiqa Raudatur Nadya; Syakira Salamah Kania Mazuida; Zicko Maulana Muchtar; Riani Muharomah; Rivandi Pranandita Putra; Muhammad Aris Ichwanto
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4986

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Malang melalui penerapan teknologi irigasi evaporatif nirdaya guna meningkatkan keterampilan budidaya hortikultura serta mendukung ketahanan pangan. Kendala utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan teknologi pertanian sederhana yang efisien dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan teori dan praktik langsung, meliputi perakitan serta penerapan sistem irigasi evaporatif nirdaya pada lahan hortikultura di area Lapas. Lebih dari 80% peserta mampu memahami prinsip kerja dan melakukan perakitan alat secara mandiri, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan teknis warga binaan. Teknologi irigasi nirdaya terbukti efektif menjaga kelembapan media tanam tanpa memerlukan energi listrik maupun bahan bakar, sehingga efisien, hemat air, dan ramah lingkungan. Secara keseluruhan, program pengabdian ini berhasil meningkatkan keterampilan, kemandirian, serta kesiapan warga binaan untuk berkontribusi positif di masyarakat pasca kebebasan.