Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2020-2025 Attina Aulia Rahma; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1281

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jombang selama periode 2020–2025 sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih efektif dalam mengoptimalkan kemandirian fiskal daerah di tengah perubahan kondisi ekonomi. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah indikator penting untuk menilai kemandirian fiskal pemerintah daerah dalam membiayai pemerintahan dan pembangunan. Dalam keuangan daerah, PAD bersumber dari beberapa komponen utama: pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta pendapatan asli daerah lainnya yang sah. Dari semua sumber tersebut, pajak daerah memegang peran kunci dalam meningkatkan penerimaan daerah. Oleh karena itu, pengelolaan pajak daerah yang efektif dan optimal penting untuk memaksimalkan potensi PAD. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jombang. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur relevan seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen yang membahas pengelolaan pajak daerah serta PAD. Kriteria pemilihan literatur dalam penelitian ini adalah sumber-sumber tertulis yang relevan dan kredibel, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, laporan resmi, serta hasil penelitian terdahulu yang secara langsung membahas konsep, teori, dan temuan terkait pajak daerah dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah, sehingga mampu memberikan pemahaman yang komprehensif sesuai dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka yang digunakan. Analisis dilakukan melalui pengumpulan, kajian, dan interpretasi sumber-sumber tersebut. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa pengelolaan pajak daerah yang optimal mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan memperkuat kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi penerimaan pajak dapat dicapai melalui peningkatan efektivitas sistem pemungutan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta perbaikan administrasi pajak daerah. Dengan demikian, pajak daerah berperan strategis dalam memperkuat kapasitas keuangan daerah dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Peran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai Instrumen Kebijakan dalam Pengurangan Kemiskinan di Kota Surabaya Attina Aulia Rahma; Sarah Nurlaily; Indah Prabawati; Wilda Sumarsyah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1337

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai instrumen kebijakan pemerintah dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Surabaya. Kemiskinan masih menjadi tantangan sosial-ekonomi yang terus berlangsung di wilayah perkotaan, termasuk di Kota Surabaya, terutama di tengah guncangan ekonomi seperti pandemi COVID-19 yang meningkatkan kerentanan rumah tangga dan ketidakstabilan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran BLT sebagai instrumen kebijakan dalam mengurangi kemiskinan di Kota Surabaya serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menggunakan kriteria seleksi yang jelas seperti relevansi terhadap pengentasan kemiskinan, publikasi pada jurnal bereputasi atau laporan resmi pemerintah, kebaruan data, dan kredibilitas metodologi. Data sekunder diperoleh dari artikel ilmiah, dokumen kebijakan, laporan pemerintah, dan data statistik resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLT memiliki peran signifikan dalam mendukung rumah tangga berpendapatan rendah melalui pemenuhan kebutuhan dasar, menjaga stabilitas konsumsi, dan mengurangi kerentanan ekonomi, terutama pada masa krisis. BLT juga berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang efektif untuk mencegah penurunan kesejahteraan yang lebih lanjut. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan, seperti ketidaktepatan sasaran penerima, keterbatasan dan ketidakmutakhiran data kemiskinan, serta sifat bantuan yang sementara sehingga membatasi dampak jangka panjangnya. Temuan ini mengimplikasikan bahwa meskipun BLT efektif dalam pengentasan kemiskinan jangka pendek, keberlanjutannya sangat bergantung pada integrasi dengan program pemberdayaan ekonomi, peningkatan sistem data berbasis digital, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat guna mewujudkan ketahanan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik pada Instansi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kota Surabaya Anggita Cahyani Setyoningrum; Nasya Firdaushaumy; Zahwa Laudia Mysah; Annisa Rahmawati; Attina Aulia Rahma; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): MEI 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/r5w0x432

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of public services at the Department of Population and Civil Registration in Surabaya City. The main issue examined in this research is the quality of public services and the factors influencing service effectiveness. This study employs a qualitative method with a descriptive approach through literature review, by analyzing various sources such as scientific articles, books, official reports, and documents related to public services. The findings reveal that public services at the agency have generally shown positive development, particularly in terms of service accessibility, digital innovation, and responsiveness to the community. However, several challenges remain, including inadequate infrastructure, disparities in digital literacy among the public, and the high number of service users, which affect service effectiveness. Therefore, continuous improvement efforts are needed through enhancing human resource quality, optimizing technology-based service systems, and strengthening facilities and infrastructure to improve the overall quality of public services.