Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Poklahsar Anggun Melalui Diversifikasi Ikan Presto Berbumbu Berbasis Blue Economy di Dusun Lekok, Kabupaten Lombok Utara Shelly Sylvia Agustina; Mutiara Mita Kasia; Farah Ainun Jamil; Ade Rezkika Nasution; Mohammad Alwi Shahab; I Gusti Putu Bayu Paramayuda
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 05 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpmws.v5i05.3455

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir melalui diversifikasi produk ikan layang presto berbumbu berbasis konsep blue economy di Dusun Lekok, Kabupaten Lombok Utara. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kemandirian ekonomi masyarakat dalam pengolahan hasil perikanan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan melalui penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemilihan bahan baku, penanganan ikan secara higienis, formulasi bumbu, teknik presto, pengemasan vakum, dan pelabelan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengolahan ikan, sanitasi, pengemasan, serta peningkatan kualitas produk. Selain itu, program ini meningkatkan partisipasi kelompok, motivasi berwirausaha perempuan pesisir, dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan melalui produk perikanan bernilai tambah dan berpotensi ekonomi tinggi.
Analisis Rantai Pasok Pisang di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah Sri Mulyawati; Dyah Ayu Suryaningrum; Ade Rezkika Nasution
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9992

Abstract

Buah pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mudah di jumpai di Indonesia, termasuk di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Produksi pisang di wilayah ini mencapai lebih dari 58.000 kuintal pada tahun 2023. Buah ini bisa dijual dalam bentuk segar maupun produk olahan seperti keripik pisang dan pisang sale. Petani dapat memilih untuk menjual buah pisang segar secara langsung kepada konsumen atau pengumpul yang biasanya membeli dalam jumlah besar. Namun, permasalahannya terletak pada panjangnya saluran distribusi yang memengaruhi margin pemasaran serta kualitas produk. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis rantai pasok pisang di Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, yang merupakan salah satu sentra produksi pisang di Nusa Tenggara Barat.. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan melibatkan petani, pengumpul, pengecer, agroindustri, hingga konsumen. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan metode snowball sampling, yaitu sebanyak 43 orang. Hasil analisis menunjukkan adanya tiga pola saluran distribusi, yaitu saluran langsung (petani/agroindustri–konsumen), saluran satu (melalui pengecer), dan saluran dua (melalui pengumpul dan pengecer). Total margin pemasaran tertinggi terdapat pada saluran dua, yaitu Rp3.500/sisir untuk pisang segar, Rp18.000/kg untuk keripik pisang, dan Rp15.000/kg untuk pisang sale. Semakin panjang rantai pasok maka nilai tambah produk meningkat, namun kualitas cenderung menurun, sementara rantai pasok pendek menawarkan harga lebih murah dan kualitas lebih baik bagi konsumen.
Pendampingan Penerapan Ekonomi Sirkular sebagai Tindak Lanjut Program Pengelolaan Sampah dan Limbah VCO pada KWT Al-Ummahat di Desa Lendang Nangka, Lombok Timur Ade Rezkika Nasution; Mutiara Mita Kasia; Mohammad Alwi Shahab; Shelly Sylvia Agustina; Farah Ainun Jamil
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15596

Abstract

This community service activity aims to be a follow-up to previous training, namely Management of Household Waste and VCO Waste produced by the Al Ummahat Women's Farmers Group (KWT) in Lendang Nangka Village, East Lombok Regency. Through assistance with circular economy principles, it is hoped that it can encourage the formation of business units based on sustainable waste processing at the KWT level. Implementation methods include intensive counseling and assistance that integrates three main pillars, namely environmental, economic and social aspects, as mandated in the Sustainable Development Goals (SDGs), especially SDG 1 (no poverty), SDG 12 (responsible consumption and production), SDG 13 (handling climate change), and SDG 15 (land ecosystem). The results of the activities showed a significant increase in participants' capacity, including understanding the concept of a circular economy (average increase of 52.4%), skills in processing organic waste into compost and organic liquid fertilizer (48.8%), as well as skills in recycling inorganic waste into marketable craft products (55.2%). This activity contributes to strengthening household economic resilience and environmental sustainability in Lendang Nangka Village.