Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Assessment Risiko Keselamatan Bangunan Pendidikan Vokasi Berdasarkan Inspeksi K3: (Studi Kasus Gedung Jurusan Rekayasa Dan Industri POLITALA) Hendra Putra; Jerry Christian Poli; Muhammad Rizan Adam; Ahmad Ridhani Noorfauzi; Muya Ryan Hidayat
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Rekayasa Konstruksi (Mei)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi bahaya keselamatan di Gedung Jurusan Rekayasa dan Industri Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) lewat inspeksi K3. Asesmen ini penting untuk menjamin keamanan aktivitas praktikum vokasi yang memiliki risiko fisik tinggi. Pendekatan deskriptif dengan metode campuran (mixed methods) digunakan dalam studi ini. Pengumpulan data lapangan memakai lembar periksa berbasis Permenkes No. 48 Tahun 2016, sementara evaluasi tingkat bahaya dianalisis melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Hasil investigasi menunjukkan prasarana gedung secara umum aman dan memadai untuk perkuliahan. Fasilitas utama seperti tata cahaya, ventilasi, toilet, laboratorium, dan alat pemadam api (APAR) berfungsi dengan baik. Namun, ditemukan beberapa ancaman minor berisiko sedang, meliputi kerusakan ringan pada plafon dan keramik tangga, jaringan kabel listrik yang tidak rapi, gangguan pendingin ruangan, serta mebeler yang kurang ergonomis. Secara menyeluruh, sistem K3 telah diterapkan dengan baik. Pihak kampus direkomendasikan meningkatkan intensitas pemeliharaan fasilitas secara berkala dan membenahi kenyamanan ergonomis ruang kelas demi mendukung keselamatan operasional secara optimal.
DESAIN RUMAH MODULAR TANGGAP BENCANA PADA LAHAN RAWA/GAMBUT DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Muya Ryan Hidayat; Septia Rona Puspita Gaby; Taufik Abdullah Attamimi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi (November)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Kalimantan Selatan merupakan kawasan dengan hampir keseluruhan wilayah terendam serta merupakan kawasan bencana tingkat tinggi. Rumah Panggung (rumah bubungan) adalah rumah adat banjar dengan struktur dari konstruksi kayu yang membentuk satu kesatuan sistem struktur rangka yang sangat stabil dan memiliki kekakuan baik secara vertikal maupun lateral serta terdapat beberapa ciri khas ukiran pada berbagai sisi bangunan. Secara vertikal, bangunan dengan ukuran yang sangat panjang mampu berdiri seimbang di atas landasan yang sangat lemah. Secara lateral, bangunan mampu bertahan terhadap adanya perbedaan beban bangunan. Dalam situasi tertentu memungkinkan terjadi bencana yang menyebabkan beberapa rumah terendam bahkan hancur. Konsep rumah tanggap bencana modular merupakan alternatif yang dapat diaplikasikan pada kawasan terdampak bencana. Rumah tanggap bencana modular memiliki struktur pondasi dapat disesuaikan ketinggian air dan kondisi bencana sesuai kajian resiko bencana nasional Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini memberikan alternatif dengan melakukan pemindahan masyarakat terdampak dari lokasi bahaya yang tidak mungkin dibangun kembali dan tidak sesuai dengan rencana tata ruang (rawan bencana) dengan metode modular. Modular didesain tetap dapat mempertahankan ciri khas rumah adat Bubungan Banjar. Pembangunan rumah modular tidak memerlukan banyak tenaga dan durasi pelaksanaan konstruksi cepat.
Pendampingan Monitoring Revitalisasi di Sekolah Menengah Pertama ‎Negeri 5 Takisung pada Rehab Ruang Administrasi dan Ruang UKS: Pengabdian Nurjanah; Amelia Rizyan Nyssa; Muya Ryan Hidayat; Intan Safitri; Marlia Adriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4460

Abstract

The Education Unit Revitalization Program aims to modernize and improve the quality of education across Indonesia through infrastructure enhancement, digitalized learning systems, and capacity building for educators. SMPN 5 Takisung is one of the target schools, with construction activities in the administration and health unit rooms, covering work from foundation to roof. Each project stage carries potential risks that require careful supervision regarding time, cost, and quality. The program involves Planning, Supervisory,Organizer , and Facilitators for guidance, monitoring, and educating the school staff. Implementation includes initial assessment, training and mentoring, and evaluation. The outcome is expected to enhance the school’s understanding and ability to manage development projects effectively.