Muhammad Rizan Adam
Politeknik Negeri Tanah Laut

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TEKNOLOGI KONSTRUKSI PADA LAHAN RAWA DI KALIMANTAN SELATAN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Muhammad Rizan Adam; Budi Kurniawan; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Selatan memiliki lahan rawa seluas 2,5 juta hektar, mencakup 66% dari total wilayah, yang menimbulkan tantangan kompleks dalam pembangunan infrastruktur. Karakteristik tanah rawa yang memiliki daya dukung rendah, kadar air tinggi, dan kompresibilitas besar memerlukan pendekatan konstruksi yang khusus dan adaptif. Penelitian ini menganalisis perkembangan teknologi konstruksi di lahan rawa Kalimantan Selatan melalui tinjauan literatur sistematis terhadap 45 publikasi terpilih dari berbagai database. Analisis kualitatif difokuskan pada inovasi dalam teknologi pondasi, stabilisasi tanah, dan penggunaan material konstruksi. Hasil menunjukkan bahwa teknologi preloading dengan Prefabricated Vertical Drain (PVD) mampu mengurangi penurunan tanah hingga 60% dan mempercepat konsolidasi 4,2 kali lipat. Pondasi tiang pancang beton prategang berdiameter 40–60 cm dan kedalaman 25–40 meter dapat menahan beban hingga 280 ton per tiang. Geotekstil woven meningkatkan nilai CBR hingga 285%, sementara stabilisasi dengan semen 10–15% menghasilkan kuat tekan 400–800 kPa. Penggunaan material lokal seperti abu sekam padi dan kapur terbukti efektif dan ekonomis. Ke depan, fokus perlu diarahkan pada pemantauan jangka panjang, integrasi teknologi digital, dan pemanfaatan material berkelanjutan berbasis limbah lokal.
POTENSI DAN PEMANFAATAN PASIR PUTIH (PASIR KUARSA) SEBAGAI AGREGAT HALUS DALAM KONSTRUKSI BETON : TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Muhammad Rizan Adam; Norminawati Dewi; Hendra Putra Dipanegara
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.72

Abstract

Pasir putih atau pasir kuarsa merupakan material mineral berbutir halus dengan kandungan silika (SiO₂) tinggi yang memiliki karakteristik fisis dan kimia unggul untuk diaplikasikan pada konstruksi, khususnya sebagai agregat halus dalam campuran beton. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis potensi serta performa teknis pasir kuarsa sebagai substitusi parsial maupun total terhadap agregat halus konvensional melalui telaah sistematis terhadap literatur nasional dan internasional. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa penggunaan pasir kuarsa mampu meningkatkan kekuatan tekan, ketahanan aus, dan densitas beton, serta mengurangi porositas apabila dikombinasikan dengan desain campuran yang tepat dan kontrol kadar impurities organik. Penggunaan aditif tertentu seperti superplasticizer dan silica fume ditemukan dapat memperbaiki workability sehingga beton tetap memenuhi syarat kemudahan pengerjaan meski kandungan pasir kuarsa tinggi. Selain aspek teknis, pemanfaatan pasir kuarsa sebagai material alternatif juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi ekonomi konstruksi dengan menekan kebutuhan transportasi material konvensional dan memperkuat kemandirian pasokan material lokal. Namun, optimalisasi pemanfaatannya masih memerlukan kajian keberlanjutan terkait dampak lingkungan penambangan, risiko reaksi alkali–silika jangka panjang, dan pengembangan standar teknis nasional yang lebih spesifik untuk material pasir kuarsa sebagai agregat konstruksi. Secara keseluruhan, temuan kajian ini menegaskan bahwa pasir putih/pasir kuarsa memiliki prospek besar sebagai material agregat halus dalam konstruksi beton yang unggul, ekonomis, dan berorientasi keberlanjutan, sehingga layak untuk ditingkatkan penggunaannya melalui riset lanjutan, inovasi teknologi, dan dukungan kebijakan sektor konstruksi.
Analisis Tren Penelitian Perkerasan Porous dan Permeable Pavement sebagai Solusi Drainase Perkotaan: Kajian Literatur Sistematis Muhammad Rizan Adam; Hendra Putra Dipanegara; Jerry Christian Poli
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Rekayasa Konstruksi (Mei)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perluasan permukaan kedap air yang dipicu oleh urbanisasi telah meningkatkan volume limpasan permukaan dan memperbesar risiko banjir perkotaan di Indonesia. Perkerasan porous dan permeable pavement merupakan salah satu solusi Low Impact Development (LID) yang memungkinkan infiltrasi air hujan secara in situ, sehingga mengurangi beban sistem drainase konvensional. Penelitian ini bertujuan memetakan tren penelitian, mengidentifikasi karakteristik kinerja berbagai jenis teknologi perkerasan porous, serta menentukan kesenjangan penelitian yang relevan bagi konteks iklim tropis selama periode 2015–2025 menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berpedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada tiga basis data—Scopus, Google Scholar, dan Garuda—menghasilkan 312 rekaman awal. Setelah proses seleksi bertahap, sebanyak 20 artikel diinklusi dalam sintesis akhir. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pervious concrete dan porous asphalt mendominasi penelitian global dengan kemampuan reduksi limpasan permukaan 26–98%, efisiensi penyisihan total suspended solids (TSS) hingga 60%, serta kontribusi terhadap penurunan konsentrasi logam berat dan senyawa nitrogen. Tantangan kritis yang teridentifikasi secara konsisten adalah penyumbatan (clogging) pada lapisan permukaan. Tiga kesenjangan penelitian utama mencakup: minimnya studi empiris jangka panjang di kawasan beriklim tropis, ketiadaan standar teknis nasional Indonesia, dan terbatasnya kajian analisis biaya siklus hidup. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan dan agenda penelitian perkerasan porous di Indonesia.
Assessment Risiko Keselamatan Bangunan Pendidikan Vokasi Berdasarkan Inspeksi K3: (Studi Kasus Gedung Jurusan Rekayasa Dan Industri POLITALA) Hendra Putra; Jerry Christian Poli; Muhammad Rizan Adam; Ahmad Ridhani Noorfauzi; Muya Ryan Hidayat
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Rekayasa Konstruksi (Mei)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi bahaya keselamatan di Gedung Jurusan Rekayasa dan Industri Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) lewat inspeksi K3. Asesmen ini penting untuk menjamin keamanan aktivitas praktikum vokasi yang memiliki risiko fisik tinggi. Pendekatan deskriptif dengan metode campuran (mixed methods) digunakan dalam studi ini. Pengumpulan data lapangan memakai lembar periksa berbasis Permenkes No. 48 Tahun 2016, sementara evaluasi tingkat bahaya dianalisis melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Hasil investigasi menunjukkan prasarana gedung secara umum aman dan memadai untuk perkuliahan. Fasilitas utama seperti tata cahaya, ventilasi, toilet, laboratorium, dan alat pemadam api (APAR) berfungsi dengan baik. Namun, ditemukan beberapa ancaman minor berisiko sedang, meliputi kerusakan ringan pada plafon dan keramik tangga, jaringan kabel listrik yang tidak rapi, gangguan pendingin ruangan, serta mebeler yang kurang ergonomis. Secara menyeluruh, sistem K3 telah diterapkan dengan baik. Pihak kampus direkomendasikan meningkatkan intensitas pemeliharaan fasilitas secara berkala dan membenahi kenyamanan ergonomis ruang kelas demi mendukung keselamatan operasional secara optimal.