Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Exclusive Breastfeeding and the Incidence of Stunting in Toddlers Mariani, Rina; Puspitarini, Zenni
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v13i1.819

Abstract

Stunting is a condition of growth failure due to chronic malnutrition, resulting in children being too short for their age, and typically occurs in toddlers. The occurrence of stunting in toddlers is influenced by several interrelated multifactorial causes. Stunting prevention can be achieved by fulfilling nutritional needs during the First 1000 Days of Life. This study aimed to determine the relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting. This was a quantitative study using a cross-sectional design, conducted at the Kemalo Abung Health Center from July to October 2024. The respondents consisted of 92 participants selected using a purposive sampling technique. The inclusion criteria were mothers with toddlers aged 2–3 years. Data collection instruments included a questionnaire and a microtoise. Data were analyzed using the chi-square test. The results showed that there was no significant relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting (p-value = 0.814).
Relationship Community Knowledge About Covid 19 with Anxiety in The Working Area of 37 Gantiwarno Public Health Center Pekalongan, East Lampung in 2021 Rini Palupi; Zenni Puspitarini; Ardinata Ardinata; Hamid Mukhlis
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S1 (2022): Suplement 1
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.562 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS1.1204

Abstract

The COVID-19 pandemic, which has hit almost all countries and contributed to the largest number of deaths in the last two years, has had a huge impact not only on society but also on various development sectors. In addition, the psychological impact also has an impact on residents' fear and anxiety to carry out activities outside the home which also affects the mental health of individuals who experience lifestyle changes with limited and limited socialization.This type of research is a quantitative descriptive study with a cross-sectional design to see the relationship between public knowledge about covid 19 and anxiety. This research plan will be located in the Working Area of 37gantiwarno Public Health Center sPekalongan, East Lampung. The research subjects are the people of Jojog Village who are in the working area of the 37gantiwarno Health Center with a sampling technique using simple random sampling totaling 357 people.The targeted mandatory output is the publication of scientific articles in accredited national journals in 2021. The TKT of this research is the Vaccine/Biological Health Type with the status of the basic principles of technology being researched and reported where the study of scientific literature on the basic principles of the technology developed already exists, the initial survey has started and assessed, and potential scientific applications for problem-solving have been described Abstrack: ini memberikan dampak yang sangat besar tidak hanya pada masyarakat tetapi juga pada berbagai sektor pembangunan. Selain itu dampak psikologis juga memberikan dampak ketakutan dan kecemasan warga untuk melakukan aktivitas di luar rumah yang berimbas juga terhadap kesehatan mental individu yang mengalami perubahan gaya hidup dengan sosialisasi yang terbatas dan dibatasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat tentang covid 19 dengan kecemasan. Rencana penelitian ini akan berlokasi di Wilayah Kerja Puskesmas 37 Gantiwarno Pekalongan Lampung Timur. Dengan subjek penelitian adalah masyarakat Desa Jojog yang berada di Wilayah kerja Puskesmas 37 Gantiwarno dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yang berjumlah 357 orang. Luaran wajib yang ditargetkan berupa publikasi artikel ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi tahun 2021. TKT penelitian ini adalah Jenis Kesehatan Vaksin/Hayati dengan status prinsip dasar dari teknologi diteliti dan dilaporkan dimana studi literatur ilmiah tentang prinsip dasar teknologi yang dikembangkan sudah ada, survey awal telah dimulai dan dinilai, dan potensi aplikasi ilmiah untuk pemecahan masalah telah digambarkan
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER DALAM UPAYA OPTIMALISASI PERKEMBANGAN OTAK BALITA MELALUI PELATIHAN BRAIN GYM Sugiarti, Sugiarti; Puspitarini, Zenni; Fikri, Ahmad
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i1.6784

Abstract

Posyandu plays a strategic role as the frontline of primary health care in Indonesia, particularly in providing promotive and preventive services throughout the life cycle, including during the toddler years, which are a critical period for child growth and development. This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of Posyandu cadres in implementing Brain gym stimulation as an early intervention to support the motor and cognitive development of toddlers. The methods used include socialization and training in Brain gym through interactive counseling, screening of tutorial videos, and hands-on practice by 30 cadres from 27 Posyandus in the working area of the Labuhan Ratu Raya Health Center, conducted over two days. Evaluation results showed a significant increase in cadres' knowledge and skill scores, with an average pretest score of 60 and an increase to 72 on the posttest. These findings indicate that Brain gym training is effective in enhancing cadres' capacity to provide developmental stimulation for infants at the primary care level. This intervention is expected to strengthen the role of posyandu in supporting optimal child development and supporting community-based health service transformation. ABSTRAK Posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer di Indonesia, khususnya dalam memberikan layanan promotif dan preventif sepanjang siklus kehidupan, termasuk pada masa balita yang merupakan periode penting dalam tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam menerapkan stimulasi brain gym sebagai salah satu bentuk intervensi dini yang mendukung perkembangan motorik dan kognitif balita. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan brain gym melalui penyuluhan interaktif, pemutaran video tutorial, serta praktik langsung oleh 30 kader dari 27 posyandu di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Ratu Raya, yang dilaksanakan selama dua hari. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan keterampilan kader, dengan rerata skor pretest sebesar 60 dan meningkat menjadi 72 pada posttest. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan brain gym efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan stimulasi perkembangan bagi balita di tingkat layanan primer. Intervensi ini diharapkan dapat memperkuat peran posyandu dalam mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak serta mendukung transformasi layanan kesehatan berbasis masyarakat.
Edukasi Dan Pendampingan Penyelenggaraan Makanan Sekolah Berbasis Asrama Sebagai Pencegahan Anemia di Yogyakarta Puspitarini, Zenni; Dewi Styaningrum, Silvia
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.695

Abstract

Prevalensi anemia remaja putri di Indonesia usia 5-14 tahun sebesar 26,4% dan usia 15-24 tahun sebesar 18,4%. Percepatan pertumbuhan remaja putri menjadi dasar bagi kualitas kehidupan intergenerasi. Kesalahan persepsi tentang anemia akan memberikan dampak jangka panjang bagi remaja putri. Pendidikan gizi berperan penting menyelesaikan masalah gizi yang disebabkan oleh pengetahuan gizi yang tidak memadai. Intervensi melalui sistem pendidikan di sekolah adalah sarana yang cukup efektif, terlebih pada sekolah yang memiliki program asrama (boarding school). Data UKS SMPIT LHI tahun 2018 menunjukkan 42,9% dari 70 siswi mengalami gejala anemia dan 2 diantaranya terdeteksi anemia. Pemenuhan kebutuhan gizi merupakan langkah awal pencegahan anemia. Tim pengabdi menemukan permasalahan gizi tersebut disebabkan perilaku makan siswi yang berisiko pada kecukupan gizi. Perilaku makan siswi perlu diperbaiki dengan pengetahuan gizi dan motivasi terus menerus dengan melibatkan pihak terkait. Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi pada guru, pendamping asrama dan pendampingan implementasi menu kepada petugas dapur. Kadar Hb siswi program asrama (66 orang) diukur sebelum dan setelah edukasi. Pengukuran menggunakan rapid-test, data awal dan akhir diambil dengan jeda 1 bulan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan terjadi peningkatan kadar Hb sesudah edukasi dan pendampingan. Implementasi penyajian menu makanan oleh petugas dapur lebih variatif dan kreatif.