Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pelaksanaan Uji Kesetaraan pada Program Pendidikan Kesetaraan di SPNF SKB Kota Mataram Rosi Jayadi; Zarkasi Zarkasi; Mohammad Mustari
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.25

Abstract

Pendidikan kesetaraan merupakan langkah strategis untuk memberikan hak belajar yang setara bagi masyarakat yang tidak menempuh jalur pendidikan formal. Seiring dengan perkembangan zaman, pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan program ini, terutama dalam proses Uji Kesetaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi implementasi TIK dalam Uji Kesetaraan yang dilaksanakan di SPNF SKB Kota Mataram pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan evaluasi teknis pelaksanaan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TIK dalam proses sinkronisasi data, simulasi, gladi bersih, dan pelaksanaan ujian memberikan dampak positif terhadap efektivitas dan efisiensi pelaksanaan Uji Kesetaraan. Sistem ujian berbasis digital mempercepat proses evaluasi, meningkatkan akurasi penilaian, serta mempermudah distribusi informasi hasil ujian. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur jaringan, variasi tingkat literasi digital peserta, dan gangguan teknis selama ujian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelatihan literasi digital, penguatan infrastruktur TIK, serta penyediaan dukungan teknis yang responsif selama ujian berlangsung. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan kualitas dan inklusivitas pendidikan kesetaraan melalui transformasi digital yang berkelanjutan.
Implementasi Asessmen Sumatif Berbasis CBT Dalam Kerangka Peningkatan Hasil Dan Literasi Digital Siswa di SMA Negeri 8 Mataram Habibi Yusran; Sri Ayulan; Mohammad Mustari
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.26

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut satuan pendidikan untuk mengadopsi teknologi dalam berbagai aspek pembelajaran, termasuk sistem penilaian. Salah satu inovasi yang diimplementasikan adalah asesmen sumatif berbasis Computer-Based Test (CBT). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pelaksanaan asesmen sumatif berbasis CBT di SMA Negeri 8 Mataram, mencakup aspek implementasi teknis, dampak terhadap hasil belajar, kontribusinya terhadap literasi digital, serta hambatan dan solusi yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBT telah berjalan cukup efektif ditandai dengan kesiapan infrastruktur, kompetensi guru, dan respons positif dari siswa. Pelaksanaan asesmen digital ini terbukti mampu meningkatkan rata-rata hasil belajar serta menumbuhkan literasi digital siswa melalui penguasaan perangkat, pemahaman antarmuka digital, hingga peningkatan kemandirian belajar. Namun, tantangan masih ditemukan dalam hal keterbatasan perangkat, kendala jaringan internet, serta kesiapan psikologis dan teknis sebagian siswa dan guru. Sekolah merespons dengan strategi berupa penyediaan perangkat, pelatihan, dan simulasi CBT. Temuan ini merekomendasikan pentingnya penguatan infrastruktur TIK dan peningkatan kapasitas SDM dalam mendukung implementasi asesmen berbasis teknologi guna menjamin mutu dan relevansi pendidikan di era digital.
Dampak Keterbatasan Infrastruktur TIK Terhadap Efektivitas Pembelajaran Digital (Studi Penerapan Model TPACK di SDN 3 Jagaraga) Saddam Husen; Hizbullah Hizbullah; Mohammad Mustari
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak dari keterbatasan infrastruktur TIK terhadap efektivitas digital learning di SD Negeri 3 Jagaraga melalui pendekatan model Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sekolah memiliki infrastruktur seperti perangkat Chromebook dan laptop, namun keterbatasan kuantitas, kondisi perangkat yang sudah lama, serta keterbatasan jaringan internet menghambat pelaksanaan digital learning secara maksimal. Mengatasi hal tersebut, guru menggunakan berbagai strategi inovatif seperti penggunaan media offline, perangkat pribadi serta kolaborasi antar guru. Namun kompetensi terhadap model TPACK masih rendah, sehingga penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan TPACK berbasis penguatan manajemen perangkat TIK, kondisi lapangan serta dukungan kebijakan pendidikan yang konstruktif.
KEBIJAKAN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI PROGRAM UNGGULAN UNTUK MENCAPAI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DI MAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Triya Rezeki Umais; Muhammad Makki; Fahruddin Fahruddin; Sudirman Wilian; Mohammad Mustari
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i2.2241

Abstract

This study aims to examine madrasah policies for improving the quality of education implemented through flagship programs to achieve Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education. This is a qualitative study using a multiple-case study approach conducted at two research sites in East Lombok Regency. The subjects of this study include madrasah principals, vice principals, committees, advisors, and students. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis utilized the Miles and Huberman model, comprising data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the flagship program policies at both madrasahs are based on an analysis of the needs and characteristics of the madrasahs using different approaches. MAN IC Lombok Timur tends to adopt a top-down approach focused on academic excellence, while MAN 1 Lombok Timur employs a bottom-up approach by offering extracurricular activities capable of accommodating all potential interests and talents. The implementation of flagship programs at both madrasahs contributes to quality improvement, competency development, and graduate competitiveness in line with SDG 4 indicators. The impact of flagship program policies extends beyond student achievement to include educational quality, attractiveness, and the madrasah’s reputation within the community.