Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

EKSPLORASI MOTIF REPETISI PADA TEKNIK XEROGRAPHY IMAGE TRANSFER DENGAN MATERIAL WASH DENIM UNTUK DITERAPKAN PADA PRODUK FASHION Kiffa Cecilia; Tiara Larissa; Mochammad Sigit Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknik xerography image transfer pada wash denim dalam produk fashion, dengan fokus pada pengembangan motif repetisi untuk meningkatkan kualitas transfer gambar dan daya tarik produk. Studi literatur dilakukan untuk memahami metode image transfer, karakteristik denim, variasi motif repetisi, serta unsur desain fashion. Observasi di sentra denim dan industri garmen di Bandung menentukan jenis wash denim yang cocok, sementara wawancara dengan praktisi mengidentifikasi teknik transfer yang efektif, dipengaruhi oleh kepekatan toner, konsistensi gosokan, dan material yang dipilih. Kuesioner mengungkap preferensi target pasar, yaitu pria dan wanita usia 21-25 tahun di Kota Bandung, yang menyukai produk denim bermotif repetisi seperti jaket, celana, dan rok. Eksplorasi motif dan desain menghasilkan contoh produk akhir, dengan Bio Bleach Wash dari GAMATEX dan motif square repeat sebagai kombinasi terbaik. Penelitian ini menawarkan panduan bagi desainer dan industri fashion untuk menciptakan produk inovatif yang sesuai dengan preferensi pasar, serta membuka peluang baru dalam desain produk fashion. Kata Kunci: Teknik xerography image transfer, Wash denim, Motif repetisi, Produk fashion.
EKSPLORASI TEKNIK SLASHING PADA MATERIAL DENIM MENJADI PRODUK READY TO WEAR DELUXE Ridwan, Raisa Zahra Maulida; Larissa, Tiara; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bedasarkan penelitian yang telah dilakukan, manipulation fabric yaitu pengaplikasian teknik slashing pada material denim menjadi sebuah produk fashion masih belum banyak digunakan. Kebanyakan diantaranya hanya dijadikan lembaran atau elemen dekorasi. Pengaplikasian teknik slashing pada produk fashion identik dengan penggunaan material katun atau kain sisa limbah, sedangkan di sisi lain terdapat peluang bagi material lain yang dapat digunakan seperti material denim yang memiliki serat yang berkarakteristik dan kuat. Terdapat rumusan mengenai pertimbangan desain yang efektif untuk optimalisasi penerapan teknik slashing pada material denim dalam produk fashion. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif – kuantitatif dengan beberapa metode penelitian yang meliputi studi literatur terhadap buku, jurnal, dan penelitian terdahulu, observasi material, observasi trend, observasi brand, wawancara kepada narasumber pemilik brand yang menggunakan teknik slashing pada produknya, eksplorasi terhadap material dengan pertimbangan jenis kain, ketebalan kain, motif, dan komposisi jarak, juga kuisioner yang dilakukan untuk menganalisis target market. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu membuat produk fashion ready to wear deluxe menggunakan material denim dengan pengaplikasian teknik slashing. Kata kunci: manipulation fabric, teknik slashing, denim, produk fashion.
PENERAPAN KARAKTER VISUAL CHIAROSCURO PADA PRODUK FASHION MENGGUNAKAN TEKNIK BLOCK PRINTING DENGAN MATERIAL LINOLEUM Salsabila, Putri Syifa; Ramadhan, Mochammad Sigit; Tiara, Larissa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, penulis membahas implementasi teknik block printing dengan menggunakan linoleum sebagai media cetak guna menciptakan karakter visual chiaroscuro pada material tekstil ATBM, yang berpotensi diaplikasikan pada produk fashion. Chiaroscuro, yang dikenal dalam seni Renaissance, umumnya adalah teknik yang memanfaatkan kontras antara terang dan gelap untuk menghasilkan efek visual yang dramatis. Teknik ini diterapkan dalam tekstil dengan harapan menghasilkan produk dengan estetika yang inovatif dan fungsional dalam desain fashion. Linoleum dipilih sebagai alternatif dari balok kayu tradisional karena kemudahannya dalam proses ukir dan kemampuannya menghasilkan cetakan yang konsisten. Studi ini berupaya melanjutkan penelitian sebelumnya yang telah mengembangkan motif visual chiaroscuro pada produk busana, namun belum mencapai tahap realisasi produk fashion siap pakai. Dengan memanfaatkan teknik block printing menggunakan linoleum, penelitian ini diharapkan dapat membuktikan efektivitas penerapan visual chiaroscuro pada produk fashion, sekaligus menjunjung tinggi nilai craftsmanship dalam proses pembuatannya. Kata kunci: block printing, chiaroscuro, linoleum.
APLIKASI PASTA MORDAN PADA PEWARNAAN ALAMI ALAMI KULIT MANGGIS KERING UNTUK PEMBENTUKAN MOTIF PADA TEKNIK CAP Hasanah, Endah Sripawening; Takao, Gina Shobiro; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pasta mordan dalam prosespewarnaan kain dengan memanfaatkan ekstrak alami dari kulit manggis kering (Garciniamangostana L.) menggunakan metode pencetakan teknik cap. Pasta mordan dikembangkandari kombinasi empat jenis mordan, yaitu ferosulfat (tunjung), soda ash, kapur tohor, dantawas, yang dicampur dengan guar gum sebagai zat pengental. Proses pewarnaan dilakukanpada kain linen crinckle melalui tiga pendekatan mordanting, yaitu sebelum pencelupan (premordan), setelah pencelupan (post-mordan), dan secara bersamaan (simultan). Fokuspenelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh komposisi pasta mordan terhadapintensitas warna, ketahanan luntur, serta kualitas visual motif pada kain. Temuanmenunjukkan bahwa pasta mordan berbasis tunjung dan soda ash menghasilkan warnapaling pekat serta menunjukkan daya tahan warna terbaik, terutama pada metode postmordan. Teknik cap memungkinkan penciptaan motif yang terarah dan presisi, mendukungprinsip pewarnaan selektif dan estetika yang ramah lingkungan. Penelitian ini mendukunginovasi pewarnaan tekstil berbasis bahan alami dan dapat menjadi solusi pewarnaanberkelanjutan dengan memanfaatkan limbah pertanian.Kata kunci: kulit manggis, pewarna alami, mordan, mordan pasta, teknik cap.
EKSPLORASI DAN PENGEMBANGAN PEWARNA ALAMI DARI BONGGOL JAGUNG UNGU DENGAN METODE PREMORDANTING PADA KAIN POLYCOTTON Islami, Galuh Azzura Gemilang; Takao, Gina Shobiro; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi pewarnaalami dari bonggol jagung ungu sebagai alternatif ramah lingkungan dalam industri tekstil.Pigmen diekstraksi menggunakan metode perebusan (ekstraksi panas), yang diaplikasikanpada kain campuran katun dan polyester (polycotton) dengan teknik pre-mordanting,menggunakan berbagai jenis mordan. Eksperimen dilakukan pada lima jenis kainpolycotton, yaitu oxford, drill, toyobo, mori dan tetoron axinite. Hasil eksplorasimenunjukkan bahwa mordan tawas menghasilkan warna paling sesuai dan pekat,khususnya pada kain drill. Setiap kain menghasilkan warna ungu keabu-abuan. Produkakhir diwujudkan dalam bentuk lembaran kain berukuran 25 x 150 cm serta katalogeksplorasi yang berisi dokumentasi dan sampel kain hasil eksplorasi. Penelitian inimembuktikan bahwa bonggol jagung ungu memiliki potensi tinggi sebagai sumber ZatPewarna Alami (ZPA) berbasis antosianin yang aplikatif dan mendukung prinsipkeberlanjutan dalam industri tekstil.Kata kunci: Pewarna alami, bonggol jagung ungu, antosianin, pre-mordanting, kaincampuran katun dan polyester.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI BUNGA MARIGOLD UNTUK MENGHASILKAN VARIASI WARNA PADA LEMBAR TEKSTIL Kamiliya, Khanza; Takao, Gina Shobiro; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga Marigold (Tagetes erecta L.) memiliki potensi besar sebagai pewarnaalami tekstil karena kandungan zat karotenoid yang menghasilkan warna pekat. Saatini, pemanfaatannya belum optimal, terbatas pada pewarna celup dengan fiksasiMordan Tawas untuk mendapatkan warna asli dari pewarna Bunga Marigold. Hal inidapat menjadi peluang untuk mengekplor mengembangkan metode ekstraksikelopak bunga Marigold segar untuk formulasi pewarna yang optimal. Fokusutamanya adalah eksplorasi ekstraksi kelopak Bunga Marigold, mengeksplorasivariasi warna yang dihasilkan melalui penggunaan berbagai jenis mordan pada kaindengan serat berbeda, dan pembuktian hasil pewarna pada kain berukuran besar.Penelitian ini mengembangkan formula pewarna alami dari ekstraksi kelopak BungaMarigold segar, yang kemudian diterapkan pada berbagai jenis serat kain denganberagam mordan, serta telah tercipta katalog variasi warna yang menunjukankeberhasilan dalam mengoptimalkan pemanfaatan kelopak Bunga Marigold sebagaipewarna alami tekstil.Kata kunci: Bunga Marigold (Tagestes erecta L.), Ekstraksi Kelopak Bunga Marigold,Katalog Variasi Warna, Pewarna Alami Tekstil.
PEMANFAATAN ZAT PEWARNA ALAMI DARI KACANG HITAM DENGAN KOMBINASI TEKNIK MORDAN DAN TEKNIK CAP UNTUK MENGHASILKAN MOTIF PADA LEMBAR TEKSTIL Amanah, Dinar Madinatul; Takao, Gina Shobiro; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pewarna alami memiliki potensi tinggi sebagai alternatif ramah lingkungan dalamindustri tekstil, terutama karena kandungan antosianin yang mampu menghasilkan warna biru,ungu, hingga merah dengan aman. Salah satu sumber antosianin yang belum banyakdimanfaatkan adalah air rendaman kacang hitam (Phaseolus vulgaris L), yang kerap menjadilimbah. Pemanfaatan air rendaman ini sebagai zat pewarna alami dapat mendukung inovasipewarnaan tekstil berkelanjutan. Penelitian sebelumnya oleh Takao (2020) menemukan metodepewarnaan dengan teknik cap menggunakan mordan, namun masih menyisakan peluangpengembangan pada jenis pewarna dan bahan pengental yang digunakan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengkaji efektivitas pewarna alami dari air rendaman kacang hitam pada kain, denganeksplorasi berbagai jenis mordan seperti tunjung, soda ash, dan kapur, serta penggunaan alginatsebagai pengental. Selain itu, penelitian ini juga mengaplikasikan teknik cap dengan material busauntuk menghasilkan motif yang bervariasi dan stabil. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapatmemberikan kontribusi pada inovasi pewarna alami di industri tekstil yang ramah lingkungan danberkelanjutan.Kata kunci: Pewarna Alami, Kacang Hitam, Mordan, Teknik Cap
PENERAPAN PEWARNA ALAMI KULIT BAWANG BOMBAI MENGGUNAKAN PASTA MORDAN SEBAGAI PENGHASIL MOTIF DENGAN TEKNIK STENSIL Adha, Nurul; Takao, Gina Shobiro; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang bombai merupakan komoditas sayuran penting yang banyak digunakan sebagaibumbu masakan dan bahan baku industri, sehingga menghasilkan limbah kulit yang belumdimanfaatkan secara optimal. Kulit bawang bombai mengandung senyawa quercetin yangberpotensi sebagai pewarna alami tekstil. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwaekstrak kulit bawang bombai dapat memberikan gradasi warna dari oren muda hinggajingga kecokelatan pada kain kapas melalui metode pencelupan dengan berbagai teknikmordan. Zat mordan, yang berfungsi sebagai pengikat warna, dapat diformulasikanmenjadi pasta mordan untuk meningkatkan intensitas dan ketahanan warna, sertamemungkinkan pembentukan motif pada tekstil. Penelitian ini mengembangkanpenggunaan pasta mordan melalui teknik stensil dan pencelupan dengan pewarna alamikulit bawang bombai. Tujuannya adalah untuk menghasilkan motif pada kain melaluireaksi warna yang dihasilkan oleh interaksi antara pasta mordan dan pewarna alami.Kata kunci: warna alami, bawang bombai, mordan, layocell euca sateen solid
PENGEMBANGAN MOTIF DIGITAL INSPIRASI BATIK JAWA HOKOKAI PADA OUTER KIMONO PRIA Vanessy, Vanessy; Ramadhan, Mochammad Sigit; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Jawa Hokokai merupakan batik yang lahir dari pencampuran budaya Jepangdan Indonesia. Ciri khas dari batik ini adalah motif bunga sakura, bunga krisan, dan kupukupu, pola susomoyo, dan pola pagi sore. Pola susomoyo merupakan pola pinggiran yangjuga ditemukan pada bagian bawah kimono. Batik ini juga terkenal dengan kerumitandalam teknik pembuatan karena motif yang padat dan warna yang bervariatif. Hal inimenunjukkan adanya peluang untuk mengembangkan batik ini dengan efisien. Kelebihanteknik digital printing adalah skema warna yang dihasilkan sangat luas dan warnanyavibrance, serta dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Tujuan dari penelitian ini, yaitumenghasilkan pengaplikasian motif Jawa Hokokai dengan teknik digital printing pada outerkimono pria. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulandata berupa studi literatur, wawancara, observasi dan eksplorasi. Hasil akhir dari penelitianini yaitu produk busana pria berupa outer kimono pria dengan motif digital Jawa Hokokaidengan komposisi pola susomoyo.Kata kunci: batik Jawa Hokokai, motif digital, outer kimono
PENGEMBANGAN MOTIF DIGITAL JAWA HOKOKAI PADA KIMONO UNTUK FASHION MODEST Krishandini, Alisya Sandina; Ramadhan, Mochammad Sigit; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Jawa Hokokai merupakan hasil akulturasi antara budaya Jepang danIndonesia. Batik Jawa Hokokai memiliki ciri khas tertentu, seperti adanya objek bungasakura, bunga krisan, kupu-kupu, serta pola Pagi-Sore dan susomoyo. Selain pada motifbentuk akulturasi budaya Jepang di Indonesia juga tampak pada penggunaan busana,seperti kimono yang dikombinasikan dengan batik atau motif tradisional lainnya. BatikJawa Hokokai terkenal dengan tingkat kerumitannya yang sangat tinggi danmembutuhkan pengerjaan waktu yang lama. Batik ini memiliki peluang untukdikembangkan pada teknik digital printing karena dapat mempermudah prosespengerjaan serta menghemat waktu. Di samping itu, teknik digital printing dapatmenggunakan warna yang beragam dengan harga terjangkau. Dalam hal tersebutterdapat peluang untuk mengembangkan batik Jawa Hokokai dengan teknik digitalprinting pada busana modest. Terdapat aturan tertentu dalam busana modest wearseperti tidak mengunakan motif makhluk bernyawa dan memiliki siluet yang longgar. Halini berpotensi untuk diaplikasikan pada kimono karena bentuknya yang longgar. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan mengumpulkan dataobservasi, wawancara dan eksplorasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkanmotif Jawa Hokokai dengan mempertahankan ciri khasnya. Hasil akhir penelitian iniberupa produk kimono modest wear dengan motif digital Jawa Hokokai.Kata Kunci : Batik Jawa Hokokai, Digital Printing, Fashion Modest