Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Literatur: Strategi dan Penerapan Higiene Industri dalam Pengendalian Risiko Kesehatan Kerja Zahara Fitriani; Nadilla Saraswati; Alya Yolanda; Zaskia Isnaini Pulungan; Abdurrazaq Hasibuan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1197

Abstract

Higiene industri merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja melalui pengendalian berbagai faktor bahaya yang terdapat di lingkungan kerja. Perkembangan sektor industri yang semakin pesat menyebabkan meningkatnya potensi paparan bahaya fisika, kimia, biologi, dan ergonomi yang dapat menimbulkan penyakit akibat kerja apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penerapan higiene industri menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penerapan higiene industri dalam pengendalian risiko kesehatan kerja serta mengidentifikasi berbagai metode pengendalian yang dapat diterapkan di lingkungan industri. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, artikel penelitian, dokumen organisasi internasional, dan peraturan yang berkaitan dengan higiene industri dan keselamatan serta kesehatan kerja. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang relevan dengan pengendalian risiko kesehatan kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan higiene industri dilakukan melalui tahapan identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengukuran faktor lingkungan kerja, serta penerapan hierarki pengendalian yang meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Selain itu, keberhasilan penerapan higiene industri dipengaruhi oleh komitmen manajemen, partisipasi pekerja, pelatihan yang berkelanjutan, dan pemantauan lingkungan kerja secara berkala. Dengan penerapan strategi higiene industri yang tepat, risiko penyakit akibat kerja dapat diminimalkan sehingga kesehatan pekerja, produktivitas kerja, dan keberlangsungan operasional perusahaan dapat terjaga secara optimal. Dengan demikian, higiene industri memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Advokasi Program Pemberian Makanan Bergizi sebagai Upaya Penurunan Angka Kecelakaan Kerja pada Pekerja Industri di Kota Medan Hilwa Irvi Adzkia; Nurita Oktapia Simajuntak; Sandra Dwi Aldini; Zaskia Isnaini Pulungan; Miftahurrahmah El Hayatli
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1261

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan utama dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berdampak pada kesehatan pekerja, produktivitas, dan kerugian ekonomi. Salah satu faktor yang berhubungan dengan risiko kecelakaan kerja adalah status gizi pekerja yang memengaruhi konsentrasi, daya tahan tubuh, dan kemampuan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya advokasi program pemberian makanan bergizi sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan kerja pada pekerja industri di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, pedoman, dan laporan resmi yang berkaitan dengan gizi kerja dan keselamatan kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa program pemberian makanan bergizi berpotensi meningkatkan status kesehatan pekerja, mengurangi kelelahan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman. Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan kebijakan perusahaan, komitmen manajemen, dan keterlibatan pemangku kepentingan melalui advokasi. Kesimpulannya, advokasi program pemberian makanan bergizi merupakan strategi potensial untuk mendukung penerapan K3 dan menurunkan risiko kecelakaan kerja pada pekerja industri di Kota Medan.
Pengaruh Penyuluhan Kebencanaan Gempa Bumi terhadap Pengetahuan dan Sikap Kesiapsiagaan Siswa di UPT SMP Negeri 3 Medan Teladan Meutia Nanda; Nazla Huwaida Hasibuan; Sarah Adelia Hasibuan; Zaskia Isnaini Pulungan; Nadia Putri Manik; Alya Yolanda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 6 No. 1 (2026): April: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) 
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v6i1.10511

Abstract

An earthquake is an event that causes the earth to shake, caused by the collision of tectonic plates, fault activity, volcanic activity, or rockfalls. SMPN 3 Medan is a school located in the city center with a densely populated residential area, which would be a crucial location in the event of an unwanted disaster such as an earthquake. However, this school does not yet have an adequate preparedness system. The main problem is the lack of knowledge and skills among students in mitigating and handling the initial stages of earthquake disasters in the school environment. The purpose of this study is to determine the effect of knowledge and preparedness attitudes of students at SMPN 3 Medan after receiving earthquake disaster education. Earthquake disaster education is the implementation of a problem-solving plan used to address the low knowledge and preparedness attitudes of students. The research method used is quantitative with a Pre-Experimental Design using the One-Group Pre-test Post-test Design model. The population for this study is all students in class VIII K, with a sample size of 32 students selected using the total sampling technique. The instrument for this research is a closed questionnaire consisting of 5 knowledge questions and 10 attitude questions with a Likert scale. Data analysis is done using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The research results showed that there was an increase in the average knowledge score from 1.97 to 2.78 after the counselling, with p=0.0001, indicating a significant effect on the improvement of students' knowledge. Additionally, there was an average change in attitude score from 2.25 to 2.84 after the counselling, with p=0.006, indicating a significant effect of the counselling on students' attitude changes. The conclusion of this study is that earthquake disaster education is effective in increasing students' knowledge and shaping their preparedness attitudes toward the risk of earthquake disasters.