Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sains pada Siswa Kelas V SD GMIM III Tomohon Fransisca G. Palendeng; Amiana M. Mogot; Magdalena Kaunang; Fransisca Korompis; Yusak Ratunguri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.106 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6320162

Abstract

This study aims to improve learning outcomes and improve teaching and learning activities in science learning about the force of gravity. For this purpose, the researchers studied more deeply about the application of the Jigsaw model in gravity science subjects to improve learning outcomes for fifth grade students of SD GMIM III Tomohon. The research method used is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles, consisting of 4 stages, namely planning, action, observation, and reflection. data collection through observation sheets and tests. This research is said to be successful if it reaches the success indicator with 80% completeness. Student learning outcomes in science subjects on the gravity force material, have increased after being implemented using the Jigsaw learning model. In the first cycle the results achieved were 58% and in the second cycle the results were 86%. So in conclusion, with the application of the Jigsaw model, there was an increase in the learning outcomes of fifth graders at SD GMIM III Tomohon.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAINS PADA MATERI RANGKA MANUSIA KELAS IV SD GMIM 2 KARONDORAN KECAMATAN RANOWULU KOTA BITUNG Yusak ratunguri; Thalip Jane
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.348 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v2i1.28

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTIONUNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAINS PADA MATERI RANGKA MANUSIA KELAS IV SD GMIM 2 KARONDORANKECAMATAN RANOWULU KOTA BITUNG Yusak Ratunguri1) dan Thalip Jane1)1)Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan dasar Universitas Negeri Manado Email : ysmararu@gmail.com ABSTRAK Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran Explicit Instruction untuk meningkatkan hasil belajar sains pada materi rangka manusia kelas IV SD. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas menurut Kemmis dan Mc.Taggart (Aqib Zainal:2006), yaitu bentuk penelitian praktis yang dilaksanakan oleh guru untuk menemukan solusi dari permasalahan yang timbul di kelasnya agar dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran di kelas. Penelitian dimulai dari perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan bagi guru dan siswa dalam aktivitas pembelajaran dan tes hasil belajar. Model Pembelajaran Explicit Instruction adalah pembelajaran langsung yang dirancang khusus untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif  yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Explicit Instruction dapat meningkatkan hasil belajar sains kelas IV SD GMIM 2 Karondoran pada pelajaran Sains dengan materi rangka manusia. Hal ini ditunjukkan dengan data hasil belajar siswa pada siklus I adalah 60% dan siklus II adalah 86,67%.               Kata kunci : model pebelajaran Explicit Instruction, sains, hasil belajar Abstract The purpose of this action research is to determine how much influence the application of Explicit Instruction learning model to improve science learning outcomes in human skeletal material fourth grade. This study consisted of two cycles. This type of research is a classroom action research by Kemmis and Mc.Taggart (Aqib Zainal: 2006), is a form of practical research conducted by the teacher to find solutions to problems that arise in class in order to improve the processes and outcomes of learning in the classroom. The study starts from the planning (planning), implementation (action), observation (observation), and reflection (reflection). Collecting data using observation sheets for teachers and students in learning activities and achievement test. xplicit Instruction Learning Model is a direct instruction specifically designed to develop students' learning of procedural knowledge and declarative knowledge that can be taught with the pattern step by step. The results showed that the application of Explicit Instruction learning model can improve learning outcomes fourth grade science GMIM 2 Karondoran in Science lessons with human skeletal material. This is shown by the data of student learning outcomes in the first cycle is 60% and the second cycle was 86.67%. Keywords: Explicit Instruction models, science, learning outcomes
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Siswa Kelas IV SD GMIM 2 Woloan Yusak Ratunguri; Theodorus Pangalila; Deisye Supit; Fentje Ferry Assa; Frangky Alexander Tintingo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8577

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang sifat-sifat cahaya melalui penerapan model Group Investigation siswa kelas IV SD GMIM 2 Woloan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas oleh Kemmis dan Mc. Taggart meliputi empat tahap yaitu : 1. Perencanaan, 2. Tindakan, 3. Observasi, 4. Refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi yaitu mengamati siswa yang sedang belajar dengan menggunakan lembar observasi dan tes tertulis dilakukan untuk mengukur kemampuan pemahaman siswa mengenai pelajaran yang diberikan. Teknik analisis data menggunakan Rumus KB= Hasil penelitian diperoleh pada siklus I= 62% dan siklus II = 86%. Dari hasil penelitiaan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan membantu siswa lebih aktif bekerjasama dalam kelompok, khususnya siswa kelas IV SD GMIM 2 Woloan.
Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV SD Gmim Wailan Deisye Supit; Meily Ivane Esther Neman; Harol R Lumapow; Jeffry S.J Lengkong; Yusak Ratunguri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Guru Sebagai Motivator dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV SD GMIM Wailan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulan bahwa peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SD GMIM Wailan sudah baik yaitu dengan cara: 1) Menggunakan metode yang bervariasi, seperti ceramah, diskusi, tanya jawab dan juga penugasan 2) Menciptakan persaingan atau kompetisi, dengan memberikan pertanyaan rebutan 3) Mengadakan evaluasi/tes, dengan memberikan soal-soal untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran diserap oleh siswa 4) Memberi nilai dalam bentuk angka, nilai yang diperoleh siswa bervariasi ada yang 80 dan 90 5) Memberikan pujian, dengan kata-kata sanjungan yang menyemangati hati siswa 6) Memberikan hukuman, seperti berdiri di depan kelas dengan tujuan memberikan efek jera 7) Membentuk kebiasaan belajar yang baik, dengan mencatat kembali materi, membaca kembali yang sudah di catat, dan memberikan tugas 8) Membantu kesulitan belajar siswa, dengan melakukan pendekatan secara personal kepada siswa 9) Memberitahukan hasil belajar, dengan mengumumkan hasil yang diperoleh siswa secara lisan juga tulisan 10) Memberikan hadiah, dengan memberikan sebuah buku tulis.
Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Roeth A. O Najoan; Winsy C. I Lala; Yusak Ratunguri
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 03 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i03.1632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru sebagai motivasi dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SD GMIM Waylan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, peran motivasi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di SD GMM Waylan dilakukan dengan berbagai cara, seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. menciptakan persaingan atau kompetisi dengan memberikan pertanyaan rebutasn, mengadakan evaluasi/tes dengan memberikan soal-soal untuk mengetahui sejau mana pembelajaran diserap oleh siswa memberi nilai dalam bentuk angka, nilai diperoleh siswa bervariasi ada yang 80 dan 90, memberikan pujian dengan kata-kata sanjungan yang menyemangati hati siswa, memberikan hukuman seperti berdiri di depan kelas dengan tujuan memberikan efek jera, membentuk kebiasaan belajar yang baik dengan mencatat kembali materi, membaca kembali materi yang sudah dicatat dan memberikan tugas, membantu kesulitan belajar siswa dengan melakukan pendekatan secara personal kepada siswa, memberitahukan hasil belajar dengan mengumumkan hasil yang diperoleh siswa secara lisan juga tulisan, dan memberikan hadiah dengna memberikan sebuah buku tulis.
Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Ratunguri, Yusak; Supit, Deisye; Nurhayati, Nurhayati
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.97 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1262

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan dengan observasi yang dilakukan di SD Negeri Inpres Parepei. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa kelas tinggi SD Negeri Inpres Parepei. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif servey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tinggi SD Negeri Inpres Parepei. Keseluruhan dari popolasi (kelas tinggi) yaitu 23 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket yang telah diuji validitas dan relibilitasnya. Kemudian setelah memenuhi validitas dan relibilitas dilanjutkan dengan uji Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis regresi sederhana dengan uji T dengan bantuan program SPSS versi 25. Dari hasil pengujian hipotesis, dinyatakan terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar. Hasil perhitungan regresi diperoleh persamaan Y= 36,039 + 0,541X. Besar pengaruh pelatihan kerja 0,541%. Dengan hasil tersebut menunjukan bahwa variabel lingkungan keluarga berpengaruh terhadap variabel motivasi belajar. Hipotesis pada penelitian ini terbukti yaitu lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa  kelas tinggi SD Negeri Inpres Parepei.
Penggunaan Model Talking Stick untuk Memastikan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas Sekolah Dasar Yusak Ratunguri; Stelly Viane Manawan; Deisye Supit
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5772

Abstract

Melalui pemantauan dikelas VI SD GMIM 34 Manado menunjukkan bahwa hasil belajar yang dicapai siswa pada kelas bahasa Indonesia khususnya pada kelas keterampilan Berbicara belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VI SD GMIM 34 Manado dengan menggunakan model pembelajaran Talking Sticks Batasan peneltian ini dibatasi pada Talking Stick mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI SD GMIM 34 Manado. Metode yang digunakan adalah peneltian tindakan kelas (PTK) terdiri dari empat langkah: observasi, perencanaan, aksi/tindakan dan refleksi, dengan dua siklus. Hasil penelitian menyatakan bahwa data hasil belajar siswa, terdapat perbedaan antara kedua kelompok yaitu siklus pertama hanya mencapai 66%, sedangkan siklus kedua mencapai 94% dengan penggunaan model pembelajaran Talking Stick menjadikan siswa tidak merasa bosan, siswa menjadi lebih terlibat aktif, kreatif, dan fokus selama kelas khususnya dikelas bahasa Indonesia kelas VI GMIM 34 Manado. Disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VI SD GMIM 34 Manado.
Implementation of Problem-Based Learning Model to Improve Science Learning Outcomes in Grade V Students of Elementary Schools GMIM Pinaras Christy Marchella Deting; Widdy Harce Frans Rorimpandey; Yusak Ratunguri
Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa)
Publisher : Institut of Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/elia.v4i1.814

Abstract

Starting froml the problemls found at GMLIML Pinaras Elemlentary School regarding low student learning outcomles caused by the domlinance of conventional learning processes, researchers conducted research at the school by imlplemlenting an innovative learning mlodel. The aiml of this research is to find out how to apply the Probleml Based Learning MLodel to imlprove science learning outcomles for fifth grade students at GMLIMLPinaras Elemlentary School. Researchers used a classrooml action research (PTK) design including four stages, namlely: (1) planning, (2) action, (3) observation, and (4) reflection which was carried out in two cycles. The subjects of this research were fifth grade students at GMLIML Pinaras Elemlentary School using the Probleml Based Learning learning mlodel. The data collection technique was carried out through observation, namlely by directly observing the imlplemlentation of learning actions and written tests to determline the extent to which students were able to understand the mlaterial froml the two cycles. The results obtained in cycle I reached 69%, while in cycle II student learning outcomles reached 88%. Students understood and were able to achieve the expected learning objectives. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that GMLIML Pinaras Elemlentary School teachers are expected to apply the Probleml Based Learning learning mlodel to imlprove the science learning outcomles of fifth grade students at GMLIML Pinaras Elemlentary School.
Pembelajaran Berbasis Saintifik Terhadap Sikap Berpikir Ilmiah Mahasiswa Program Studi PGSD Universitas Negeri Manado: Scientific-Based Learning Against Scientific Thinking Attitudes of PGSD Study Program Students, Manado State University Ratunguri, Yusak
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis saintifik dan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran saintifik terhadap sikap berpikir ilmiah mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian eksperimen, desain penelitian menggunakan one group pretest-postestn, subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PGSD semester II kelas C yang menempuh mata kuliah konsep dasar sains 1, teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji t. Hasil penerapan pembelajaran berbasis saintifik sebesar 95,2%, hal tersebut menunjukkan penerapan pembelajaran saintifik berjalan sangat baik. Hasil penerapan pembelajaran berbasis saintifik terhadap sikap berpikir siswa menunjukkan thitung sebesar 18,45, hal tersebut menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel. Penerapan pembelajaran saintifik berjalan sangat baik dan sedangkan penerapan pembelajaran saintifik menunjukkan ada pengaruh terhadap sikap berpikir ilmiah mahasiswa program studi PGSD di Universitas Negeri Manado.
Implementasi Metode Pembelajaran Eksperimen untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa PGSD: Implementation of Experimental Learning Methods to Improve Science Process Skills for PGSD Students Ratunguri, Yusak
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2016): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i2.243

Abstract

Permasalahan pembelajaran mata kuliah konsep dasar 1 pada mahasiswa program studi PGSD Universitas Negeri Manado menunjukkan keterampilan proses sains mahasiswa kurang baik. Keterampilan proses sains merupakan keterampilan yang harus dimiliki seorang ilmuwan Penelitian ini bertujuan penerapan metodde eksperimen untuk meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa program studi PGSD Universitas Negeri Manado pada matakuliah konsep dasar sainis 1. Metode penelitian menggunakan penelitia tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriftif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data penelitian menggunakan model interaktif Miles dan Hibermen, uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil observasi dan dokumen tasi keterampilan proses sain mahasiswa diterapkan metode eksperimen meningkat dari prasiklus kurang baik menjadi baik. Penerapan metode pembelajaran ekperimen dapat meningkatkan keterampilan proses sains mhasiswa PGSD Universitas Negeri manado pada mata kuliah konsep dasar sains 1.