Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kearifan Lokal Go Digital: KKN Inovatif untuk Peningkatan Daya Saing dan Pengembangan Pariwisata UMKM Keripik Kulit Singkong di Desa Bangun Mulya: id Veryyon Harahap; Gunawan; Tjin Tania Jovany Cahyadi; Muhammad Nashiruddin Abdullah
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/g6ze2c40

Abstract

Digitalisasi pemasaran menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital. Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, memiliki potensi ekonomi lokal melalui UMKM keripik kulit singkong, namun sistem pemasaran yang masih konvensional menyebabkan jangkauan pasar terbatas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pemanfaatan platform digital, seperti Shopee dan TikTok Shop, guna memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi digital marketing, pendampingan teknis pembuatan akun, simulasi praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital pelaku usaha, implementasi pemasaran berbasis marketplace, penguatan branding produk, serta perluasan jangkauan pasar. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan pengalaman dan konsistensi dalam penggunaan platform digital. Secara keseluruhan, program digitalisasi pemasaran memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas, efektivitas promosi, dan potensi pengembangan UMKM keripik kulit singkong di Desa Bangun Mulya.
Pengaruh Kecepatan Potong dan Kecepatan Pemakanan terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST42 pada Proses Pembubutan Konvensional Budha Maryanti; Fransye Joni Pasau; Veryyon Harahap; Lia Pongsapan; Renaldi Putra
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/dm3ctk40

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kecepatan potong, kecepatan pemakanan, dan kedalaman potong terhadap kekasaran permukaan hasil pembubutan baja karbon ST42. Pengujian dilakukan menggunakan mesin bubut konvensional dengan spesimen ST42 berdiameter 30 mm dan panjang 50 mm. Parameter permesinan divariasikan pada kecepatan potong 100–500 rpm, kecepatan pemakanan 2,25–2,50 mm/rev, serta kedalaman potong 1,5 mm dan 2,5 mm. Pengukuran kekasaran permukaan dilakukan menggunakan surface roughness tester Mitutoyo SJ-310. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan potong menurunkan kekasaran permukaan, sedangkan peningkatan kecepatan pemakanan meningkatkan kekasaran. Nilai kekasaran permukaan terendah sebesar 3.792 µm diperoleh pada kecepatan potong 500 rpm, kecepatan pemakanan 2,25 mm/rev, dan kedalaman potong 2,5 mm
Analisis Keausan Track Link Undercariage Dozer Caterpillar D8R Fransye Joni Pasau; Veryyon Harahap; Lia Pongsapan; Manaseh; Jodi Setiawan Marjuni
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1688

Abstract

Undercarriage merupakan sistem penting pada dozer tipe crawler karena berfungsi menopang beban unit dan meneruskan gaya gerak ke permukaan kerja. Track link mengalami kontak, gesekan, pembebanan, dan pengaruh kondisi medan secara berulang, sehingga pemantauan keausan diperlukan untuk mendukung perencanaan pemeliharaan. Penelitian ini menganalisis keausan dimensi track link pada dozer Caterpillar D8R dan membandingkan track link Caterpillar sisi kiri dengan komponen Original Equipment Manufacturer (OEM) sisi kanan. Penelitian dilaksanakan di Site TSA Melak, Muara Bunyut, Kutai Barat, pada Mei–Juni 2024. Data diperoleh melalui observasi lapangan, pengukuran menggunakan depth gauge, dan data inspeksi. Tinggi track link baru adalah 166 mm dengan batas keausan 149 mm. Pada inspeksi terakhir, tinggi track link Caterpillar sebesar 152 mm pada SMR 46.102, sedangkan track link OEM sebesar 153 mm pada SMR 45.723. Penggunaan wear allowance hasil perhitungan dimensional masing-masing sebesar 82,35% untuk Caterpillar dan 76,47% untuk OEM. Dengan demikian, track link Caterpillar berada lebih dekat dengan batas keausan dimensional dibandingkan dengan OEM. Nilai CTS yang tercatat tidak diperlakukan sebagai persentase keausan dimensional karena parameter dan formula pembentuk indeks tersebut tidak tersedia. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar monitoring kondisi dan penentuan prioritas pemeliharaan track link.