Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA BERBASIS SPACE SYNTAX DI SEKOLAH RAWAN BENCANA KOTA TOMOHON Yunike Sulistyosari; Andi Andre Pratama Putra; Anindya Puspita Putri
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 5 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i5.3202

Abstract

Kota Tomohon di Sulawesi Utara memiliki kerawanan bencana alam yang tinggi, terutama akibat aktivitas Gunung Lokon, di mana kondisi geografis dan topografi unik wilayah ini meningkatkan risiko, sehingga mitigasi bencana dan kesiapsiagaan darurat menjadi krusial. Pengembangan jalur evakuasi yang efektif dan pemahaman risiko di sekolah rawan bencana sangat penting untuk menjamin keselamatan masyarakat, oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan kesiapsiagaan bencana terpadu diperlukan di lingkungan pendidikan Tomohon. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman mitigasi bencana pada 31 siswa ($n=31$) SMP Katolik Bunda Hati Kudus Tomohon yang tinggal di sekitar area rawan bencana Gunung Lokon. Kegiatan dilaksanakan pada Maret hingga April 2023 dan melibatkan analisis jalur evakuasi menggunakan pendekatan Space Syntax, serta pelatihan mitigasi yang terdiri dari sosialisasi dan simulasi evakuasi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dengan 20 butir kuesioner pada domain mitigasi, jalur evakuasi, dan simulasi dengan skala nilai 0–100. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa, dari nilai rata-rata 54,19 pada pre-test menjadi 75 pada post-test, yang diukur menggunakan analisis N-gain (Meltzer 2002), menghasilkan N-gain rata-rata sebesar 49% (kategori sedang). Hasil diskusi dan evaluasi mengungkapkan perlunya peningkatan aspek teknis, seperti penambahan titik kumpul dan penanda evakuasi, namun secara keseluruhan kegiatan pelatihan evakuasi ini telah berhasil meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana dan memberikan manfaat jangka panjang dalam upaya mitigasi bencana di lingkungan sekolah.
Karakter Peduli Lingkungan Siswa di Sekolah Dasar Habibi Sultan; Yunike Sulistyosari; Paulus Robert Tuerah; Hamdan Sakura; Nirmalasari Nirmalasari; Muhammad Hidayat
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.32446

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to explore the process of internalizing environmental awareness among elementary school students at SD GMIM Leilem, located in an ecologically rich area. The method used was a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that students have a high level of environmental awareness, as reflected in their active involvement in waste management, recycling programs, and tree planting. In addition, the integration of global issues such as climate change, air pollution, and deforestation into the curriculum has increased students' understanding of ecological challenges. The implications of these findings emphasize the importance of implementing holistic and experience-based environmental education. Sustained support from schools and communities is also an important factor in shaping a generation committed to environmental conservation.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi proses internalisasi karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar di SD GMIM Leilem, yang terletak di kawasan kaya ekologi. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang tinggi, tercermin dari keterlibatan aktif dalam pengelolaan sampah, program daur ulang, serta penanaman pohon. Selain itu, integrasi isu-isu global seperti perubahan iklim, polusi udara, dan deforestasi dalam kurikulum turut meningkatkan pemahaman siswa terhadap tantangan ekologis. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya penerapan pendidikan lingkungan yang holistik dan berbasis pengalaman. Dukungan berkelanjutan dari sekolah dan komunitas juga menjadi faktor penting dalam membentuk generasi yang berkomitmen pada pelestarian lingkungan.
The Critical Role of Local Wisdom In Supporting Water Sustainability and Climate Crisis Mitigation Yunike Sulistyosari; Paulus Robert Tuerah; Rahmania Rahman
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 7 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v7i2.8776

Abstract

The escalating global environmental crises, particularly water scarcity and the pervasive impacts of climate change, necessitate a re-evaluation of conventional management strategies and an urgent search for sustainable solutions. This systematic literature review investigates the profound, yet often overlooked, contributions of local wisdom and Indigenous Knowledge to achieving water sustainability and mitigating the effects of climate crises. Local wisdom, defined as basic knowledge gained from living in balance with nature, accumulated and passed on through generations, integrates the body, spirit, and environment, emphasizing respect for ecological balance and community well-being (Musi et al., 2022). The purpose of this study is to systematically review and synthesize existing academic literature to elucidate how these traditional knowledge systems provide effective and culturally appropriate strategies for environmental resilience. Employing the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses methodology (Abas et al., 2022; Dorji et al., 2024; Sahani et al., 2025), this review analyzes a comprehensive body of research to identify key themes and empirical evidence. Findings highlight the efficacy of local wisdom in various aspects, including traditional water conservation practices (e.g., rainwater harvesting, terracing, wetland management) and enhancing climate resilience through adaptive farming techniques and weather prediction (Sahani et al., 2025). Furthermore, indigenous knowledge systems contribute significantly to nature conservation, sustainable water management, and climate change adaptation efforts (Abas et al., 2022; Zvobgo et al., 2022). These insights underscore the critical need to integrate local and Indigenous Knowledge with modern scientific approaches to foster robust, sustainable, and equitable responses to contemporary environmental challenges. The implications of this study suggest that recognizing and leveraging local wisdom can provide innovative and context-specific pathways toward global water security and climate stability
PENDEKATAN DUAL CODING PAIVIO UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS Aisyah Nur Sayidatun Nisa; Inayah Inayah; Yunike Sulistyosari; Muh. Sholeh Muh. Sholeh
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v8i1.38540

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan teori Dual Coding yang dikemukakan oleh Allan Paivio dalam meningkatkan pembelajaran interaktif siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dengan menggunakan pendekatan studi literatur, artikel ini menelaah berbagai penelitian dan teori terkait yang menekankan pentingnya penggabungan informasi verbal dan visual dalam proses pembelajaran. Pendekatan Dual Coding memungkinkan siswa untuk memproses informasi melalui dua saluran berbeda yaitu visual dan verbal, sehingga meningkatkan pemahaman, retensi, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Pembelajaran interaktif dengan strategi Dual Coding diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan efektif, mendorong partisipasi siswa secara aktif dalam pemecahan masalah dan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa integrasi teori Dual Coding dalam pembelajaran IPS mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih bermakna dan responsif terhadap kebutuhan belajar siswa. Artikel ini memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran interaktif berbasis Dual Coding guna meningkatkan efektivitas pembelajaran IPS secara menyeluruh. This article aims to examine in depth the application of the Dual Coding theory proposed by Allan Paivio in improving students' interactive learning in Social Studies (IPS). Using a literature study approach, this article examines various related studies and theories that emphasize the importance of combining verbal and visual information in the learning process. The Dual Coding approach allows students to process information through two different channels, namely visual and verbal, thereby improving students' understanding, retention, and active engagement in learning. Interactive learning with the Dual Coding strategy is expected to create a dynamic and effective learning environment, encouraging active student participation in problem solving and the development of critical thinking skills. The results of the literature review indicate that the integration of the Dual Coding theory in Social Studies learning can improve the quality of learning that is more meaningful and responsive to students' learning needs. This article provides recommendations for educators to implement interactive learning strategies based on Dual Coding to improve the effectiveness of Social Studies learning as a whole.