Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Minat Berwirausaha Ditinjau Dari Efikasi Diri dan Lingkungan Keluarga: Mahasiswa FKIP Universitas Lampung Fiarika Dwi Utari; Achmad Zainul Rozikin
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 11 No. 2 (2026): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v11i2.12942

Abstract

Minat seseorang untuk berwirausaha dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi efikasi diri, sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh efikasi diri dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Data ketiga variabel (efikasi diri, lingkungan keluarga, dan minat berwirausaha) didapat dengan membagikan kuesioner ke mahasiswa. Sampelnya sebanyak 357 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat berwirausaha dapat dipengaruhi oleh efikasi diri dan lingkungan keluarga secara parsial maupun simultan, meskipun kontribusi efikasi diri lebih besar dari lingkungan keluarga.
Pengaruh Pengeluaran Konsumsi Masakan Sendiri dan Pembelian Makanan Jadi terhadap Efisiensi Anggaran Bulanan Mahasiswa Rantau Rieke Nindita Sari; Rizka Mufidah; Marista Febria Safutri; Dela Novita; Rahmawati Rahmawati; Fiarika Dwi Utari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran konsumsi masakan sendiri dan pembelian makanan jadi terhadap efisiensi anggaran bulanan pada mahasiswa rantau Program Studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2023 di Universitas Lampung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena keterbatasan anggaran bulanan yang dihadapi mahasiswa rantau, di mana keputusan antara memasak sendiri dan membeli makanan jadi diduga berkaitan dengan kemampuan mereka mengelola keuangan secara efisien. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, diperoleh 50 responden dari populasi 57 mahasiswa rantau Pendidikan Ekonomi angkatan 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1-5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pengeluaran konsumsi masakan sendiri tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi anggaran bulanan (Sig. 0,091 > 0,05), demikian pula pembelian makanan jadi tidak berpengaruh signifikan (Sig. 0,541 > 0,05). Secara simultan, kedua variabel juga tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi anggaran bulanan (Sig. 0,234 > 0,05), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,060 yang berarti hanya 6% variasi efisiensi anggaran dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi anggaran mahasiswa rantau lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar pola konsumsi pangan, seperti literasi keuangan dan kebiasaan mengelola arus kas.
Pengaruh Kualitas Layanan dan Kepercayaan Konsumen terhadap Keputusan Pembelian pada Platform ShopeeFood pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lampung Catur Febriyan; Sela Ayu Irawati; Muhammad Rizqi Alfiah; Syifa Hesti Pratiwi; Annisa Luthfiyyah; Rahmawati Rahmawati; Fiarika Dwi Utari
Jurnal Salingka Nagari Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Salingka Nagari
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jsn.v5i1.399

Abstract

The way people buy things has changed a lot because of technology. This is especially true when it comes to ordering food from places like ShopeeFood. Since there are many companies that deliver food online it is really important to know what makes people decide to buy from one company or another. This study is looking at how the quality of the service and how much people trust the company affects what students from the Economics Education Program, at Universitas Lampung decide to buy. We did this study by asking people questions and using numbers to understand the answers. We gave questionnaires to 81 students out of 102. Picked them randomly. Then we used a kind of math to analyze the answers. What we found out is that when the service is good and people trust the company, they are more likely to buy food from them. This is true when we look at each of these things separately and when we look at them together. The numbers show that the quality of the service and how much people trust the company can explain why 79.1% of people make the purchasing decisions they do. The other 20.9% is because of things we did not study. So, to sum it up the quality of the service and how much people trust the company are really important when it comes to deciding what to buy on ShopeeFood. Therefore, companies should try to make their service and make people trust them more if they want to get more customers and stay competitive in the food delivery business.
Pengaruh Daya Beli dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian Mahasiswa Universitas Lampung di Koperasi Mahasiswa (Kopma) Universitas Lampung Desmala Az Zahra; Syifa Hesti Pratiwi; Aulya Syifa Zulkarnaen; Irfan A. Suki; Selvidar Armalia; Dela Novita; Rahmawati Rahmawati; Fiarika Dwi Utari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh daya beli dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian mahasiswa Universitas Lampung di Koperasi Mahasiswa (Kopma). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen mahasiswa dalam melakukan pembelian di lingkungan kampus, khususnya terkait kemampuan ekonomi dan penilaian mahasiswa terhadap harga produk yang ditawarkan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain asosiatif kausal untuk mengetahui hubungan serta pengaruh antarvariabel penelitian. Sampel penelitian berjumlah 104 responden yang merupakan mahasiswa Universitas Lampung yang pernah melakukan pembelian di Kopma. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu sesuai tujuan penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel daya beli tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian mahasiswa di Kopma. Sementara itu, persepsi harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, daya beli dan persepsi harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi sebesar 39,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi harga menjadi faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian mahasiswa dibandingkan daya beli. Oleh karena itu, Kopma perlu mempertahankan strategi penetapan harga yang sesuai dengan persepsi dan kebutuhan mahasiswa agar dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
Pengaruh Uang Saku dan QRIS terhadap Konsumsi Mahasiswa: Analisis Regresi Linear Berganda Ni Wayan Vara Wulandari; Rieke Nindita Sari; Intan Ruliana; Muhammad Rizqi Alfiah; Diah Arum Sari Nawang Ulan; Marista Febria Safutri; Nida Yasmin Sofiyah; Rahmawati Rahmawati; Fiarika Dwi Utari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11351

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memberikan kemudahan dalam proses transaksi dan turut memengaruhi pola konsumsi mahasiswa. Selain itu, tingkat uang saku sebagai sumber pendapatan utama mahasiswa menjadi faktor penting dalam menentukan besarnya pengeluaran bulanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat uang saku dan intensitas penggunaan QRIS terhadap perilaku konsumsi mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2024 dan 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan teknik accidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, di mana siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dan bersedia mengisi kuesioner dapat dijadikan sampel. Dari total populasi mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2024 dan angkatan 2025, diperoleh sebanyak 56 responden yang mengisi kuesioner. Variabel penelitian terdiri atas tingkat uang saku (X1), intensitas penggunaan QRIS (X2), dan perilaku konsumsi mahasiswa (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tingkat uang saku tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi mahasiswa, sedangkan intensitas penggunaan QRIS berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan kedua variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi dengan nilai koefisien determinasi sebesar 18,9%. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku konsumsi mahasiswa lebih dipengaruhi oleh penggunaan QRIS dibandingkan kemampuan finansial