This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi AI dalam Modul Ajar Matematika: Meningkatkan Pemahaman Konsep Perkalian Bilangan Cacah di Kelas IV SD Nuraini Cantik Rizki Pramono; Intanrainy Mardiana Azhari; Rizka Ananda Rahmadietha
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20750

Abstract

Penguasaan konsep perkalian bilangan cacah menjadi tantangan utama dalam pembelajaran Matematika di kelas IV SD, terutama karena lemahnya pemahaman dasar dan kurangnya metode visual-interaktif yang digunakan. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam modul ajar Matematika guna meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep perkalian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap satu modul ajar yang dikembangkan menggunakan aplikasi Math Game, platform Quizizz, serta media video edukatif dari YouTube. Temuan menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam modul ini tidak hanya memungkinkan penyajian materi yang lebih personal dan adaptif, tetapi juga meningkatkan motivasi peserta didik melalui gamifikasi, serta mendukung model pembelajaran aktif dan problem-based learning. Kelebihan teknologi AI terletak pada kemampuannya menyesuaikan kesulitan soal dengan kemampuan peserta didik dan memberikan umpan balik instan. Namun demikian, keterbatasan perangkat, konektivitas, serta risiko menurunnya interaksi sosial menjadi perhatian utama. Implikasi dari studi ini menunjukkan bahwa pengembangan modul ajar berbasis AI memiliki potensi besar dalam menjembatani kesenjangan antara konsep abstrak dan pemahaman konkret peserta didik sekolah dasar. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efektivitas implementasi langsung dalam kelas serta pengaruhnya terhadap hasil belajar secara kuantitatif.
Analisis Modul Ajar Matematika Fase B Menggunakan Artificial Intellegence (AI) Animal Rescue Intan Rainy Mardiana Azhari; Rizka Ananda Rahmadietha; Nuraini Cantik Rizki Pramono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20962

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar kerap dianggap sulit dan membosankan oleh siswa, terutama saat mempelajari konsep dasar seperti perkalian bilangan cacah yang bersifat abstrak dan membutuhkan pemahaman logis. Namun, masih terbatas kajian yang secara spesifik menganalisis kualitas modul ajar matematika yang mengintegrasikan struktur pembelajaran, strategi aktif, dan pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan komponen pembelajaran dalam modul ajar “Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100” kelas IV SD, mengkaji strategi pembelajaran yang digunakan, serta mengulas peran media berbasis AI dalam mendukung pemahaman konsep matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi terhadap satu dokumen modul ajar. Data diperoleh melalui telaah dokumen, dan dianalisis melalui tiga tahap: identifikasi, penelaahan, dan interpretasi. Instrumen penelitian berupa lembar analisis isi yang difokuskan pada tiga aspek utama: struktur modul ajar, strategi pembelajaran, dan pemanfaatan media berbasis AI, khususnya permainan edukatif Math Games: Animal Rescue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar disusun secara sistematis dengan komponen lengkap, termasuk tujuan pembelajaran bertahap, kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman konkret, asesmen formatif dan sumatif, serta pengayaan dan remedial. Strategi Discovery Learning dan Cooperative Learning yang digunakan terbukti relevan dengan karakteristik siswa sekolah dasar, karena mendorong eksplorasi, diskusi kelompok, dan refleksi mandiri. Di sisi lain, pemanfaatan media berbasis AI seperti Animal Rescue memberikan kontribusi positif dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan gaya belajar visual dan kinestetik siswa. Media ini membantu meningkatkan motivasi, partisipasi, serta pemahaman siswa terhadap konsep perkalian. Selain itu, penggunaan aplikasi digital lain seperti Quizizz dan Canva turut memperkaya variasi aktivitas belajar yang adaptif terhadap kebutuhan siswa abad ke-21. Keterbatasan dari penelitian ini terletak pada ruang lingkup yang hanya mencakup analisis dokumen tanpa uji coba implementasi langsung di kelas, sehingga efektivitas nyata modul dalam praktik pembelajaran belum dapat dipastikan secara menyeluruh. Untuk itu, penelitian lanjutan disarankan agar melibatkan observasi kelas dan pengukuran dampak terhadap hasil belajar siswa. Kesimpulannya, modul ajar ini menunjukkan potensi yang besar sebagai perangkat pembelajaran matematika yang tidak hanya sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan dan karakteristik peserta didik melalui integrasi media digital berbasis AI.
Analisis Isi Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas II SD Berbasis Wordwall pada Materi Kosa Kata Tema Family Mega Febriani Sya; Rizka Ananda Rahmadietha; Intan Rainy Mardiana Azhari; Nuraini Cantik Rizki Pramono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21167

Abstract

Penguasaan kosa kata merupakan bagian fondasi penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Namun, proses pembelajaran kosa kata masih sering dilakukan secara pasif dan monoton, tanpa melibatkan media yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi modul ajar Bahasa Inggris kelas II SD yang disusun oleh mahasiswa PGSD, dengan fokus pada integrasi media pembelajaran interaktif berbasis AI, yaitu Wordwall, dalam mendukung penguasaan kosa kata bertema “family”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitati dengan analisis isi sebagai metodenya. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap dokumen modul, kemudian dianalisis berdasarkan empat komponen utama pembelajaran, yaitu tujuan, kegiatan inti, media yang digunakan, dan bentuk evaluasi. Analisis juga menyoroti bagaimana Wordwall diterapkan dalam kegiatan inti pembelajaran serta potensi kontribusinya terhadap keterlibatan siswa dan pemahaman kosakata. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul dirancang secara sistematis dan kontekstual. Tujuan pembelajaran mencakup aspek kognitif dari tingkat dasar hingga analisis. Kegiatan inti melibatkan aktivitas variatif seperti pengenalan kosakata, latihan interaktif melalui Quizizz, dan permainan Wordwall. Wordwall digunakan dalam bentuk game matching yang mengaitkan kata dengan gambar anggota keluarga, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Media ini tidak hanya berperan sebagai alat bantu visual, tetapi juga mencerminkan penggunaan teknologi pembelajaran berbasis AI yang responsif dan adaptif. Evaluasi dalam modul dilakukan secara menyeluruh, termasuk asesmen individu, refleksi, dan rubrik penilaian yang jelas. Modul ini menunjukkan bahwa pendekatan sederhana, jika dirancang secara tepat, mampu menciptakan pembelajaran kosa kata yang efektif. Namun, penelitian ini memiliki batasan karena hanya menganalisis satu dokumen modul tanpa uji implementasi langsung di lapangan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini belum dapat diterapkan secara umum. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas modul di kelas nyata serta membandingkan penggunaan Wordwall dengan media digital lainnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya kesiapan calon guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi yang kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan siswa abad ke-21.
Pengaruh Metode Desuggestopedia terhadap Kepercayaan Diri dan Partisipasi Siswa Nadila Nur'ajiza; Nazila Muharani Hamzah; Rizka Ananda Rahmadietha
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 9 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i9.24858

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mengkaji pengaruh metode Desuggestopedia terhadap Rasa percaya diri serta keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui pendekatan studi literatur. Kepercayaan diri dan partisipasi merupakan aspek penting dalam keberhasilan belajar, namun dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami Kendala psikologis seperti perasaan takut, kecemasan serta kurang percaya diri yang berdampak pada rendahnya keterlibatan dalam pembelajaran. Metode Desuggestopedia hadir sebagai salah satu pendekatan yang menekankan pada pembentukan lingkungan belajar yang santai, nyaman, dan menyenangkan melalui penggunaan musik, sugesti positif, serta interaksi yang tidak menekan siswa. Melalui penelusuran pada basis data ilmiah seperti Google Scholar, data dalam penelitian ini dikumpulkan, kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi pola, temuan, serta hubungan antar penelitian yang berkaitan dengan penerapan metode Desuggestopedia. Penelitian ini sendiri menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur (literature review) yang bersumber dari berbagai publikasi akademik, seperti artikel jurnal dan buku ilmiah yang relevan. Temuan kajian menunjukkan bahwa penerapan metode Desuggestopedia memberikan dampak positif dalam meningkatkan rasa percaya diri serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penerapan teknik seperti relaksasi dengan musik, dialog, role play, serta interaksi bebas terbukti mampu mengurangi hambatan psikologis siswa, meningkatkan kenyamanan belajar, serta mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berkomunikasi dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi serta keterlibatan siswa secara keseluruhan. Dengan demikian, metode Desuggestopedia dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang humanis, interaktif, dan berpusat pada siswa.
Penggunaan Teknik Desuggestopedia untuk Meningkatkan Pembelajaran di Kelas Rizka Ananda Rahmadietha; Fani Irfani Lestari; Nadila Nur'ajiza
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 9 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i9.25544

Abstract

Pembelajaran bahasa sering kali dihadapkan pada hambatan psikologis, seperti kurangnya rasa percaya diri, kecemasan, dan minimnya partisipasi siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penggunaan teknik Desuggestopedia dalam meningkatkan proses pembe8lajaran di kelas, serta menganalisis dampaknya terhadap kondisi psikologis dan tingkat partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mencari dan membaca berbagai jurnal serta sumber ilmu pengetahuan yang relevan, lalu hasilnya dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Desuggestopedia dengan cara membuat suasana kelas yang nyaman, memberikan pesan positif, menggunakan musik, bermain peran, dan melakukan kegiatan kreatif dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, meningkatkan rasa percaya diri, serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam belajar bahasa. Temuan ini menunjukkan bahwa berhasilnya belajar tidak hanya tergantung pada pemahaman materi, tetapi juga pada suasana hati siswa dan lingkungan belajar yang baik. Penelitian ini hanya berupa tinjauan pustaka, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut yang berbasis studi langsung di lapangan. Dengan demikian, teknik Dessugestopedia bisa menjadi pilihan pendekatan belajar yang efektif dan bermakna.