p-Index From 2021 - 2026
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Review Artikel: Pengaruh Komposisi Media Fermentasi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Metabolit Mikroba Desti Isna Danias; Dhiva Dwi Handayani; Noviyanti Sutisna; Desti Novia Salsabilla; Saphira Aulia Effendi; Siti Nurjannah; Tiara Amanda Lestari; Intan kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24769

Abstract

Komposisi media fermentasi merupakan faktor kunci yang menentukan pertumbuhan mikroba dan produksi metabolit dalam proses fermentasi industri. Review artikel ini mengkaji berbagai penelitian terkini mengenai pengaruh komponen media seperti sumber karbon, nitrogen, mineral, dan faktor fisikokimia terhadap kinerja fermentasi mikroba. Berdasarkan analisis literatur dari 10 jurnal terindeks internasional periode 2016-2026, ditemukan bahwa optimasi komposisi media menggunakan metode statistik seperti Response Surface Methodology (RSM) dan Plackett-Burman Design dapat meningkatkan produksi metabolit hingga 200-300%. Sumber karbon kompleks seperti molase, pati, dan limbah agroindustri terbukti lebih ekonomis dibandingkan glukosa murni. Sumber nitrogen organik seperti yeast extract dan pepton memberikan hasil lebih baik untuk produksi metabolit sekunder. Konsentrasi fosfat, magnesium, dan trace elements juga mempengaruhi jalur metabolisme mikroba. Pendekatan machine learning dan metabolomics mulai digunakan untuk memprediksi formulasi media optimal. Kajian ini menyimpulkan bahwa pemilihan dan optimasi komposisi media yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi produksi fermentasi dan menurunkan biaya produksi.
Inovasi Bolu Sukun “Kulo”: Solusi Camilan Sehat Berbasis Pangan Lokal untuk Diversifikasi Pangan Arti Hastuti; Desti Novia Salsabilla; Miranda Laela Khoerurrohmah; Akhlul Putra Pratama; Rizki Putra
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22106

Abstract

Tingginya prevalensi obesitas di kalangan remaja yang dipicu konsumsi camilan tinggi gula, bersamaan dengan rendahnya pemanfaatan potensi lokal sukun, mendorong perlunya inovasi pangan alternatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi Bolu Sukun "Kulo" sebagai camilan sehat berbahan baku lokal. Metode penelitian meliputi pengembangan formulasi menggunakan 100 gram tepung sukun dan 70 gram gula, proses creaming, serta evaluasi melalui uji hedonik (n=30) dan uji deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memperoleh skor hedonik keseluruhan 4,20 (kategori "Suka"), dengan atribut warna sebagai parameter terbaik (4,47). Sebanyak 73% panelis menyatakan tingkat kemanisan "cukup manis", dan 90% memberikan penilaian "Cukup Suka" hingga "Sangat Suka". Produk mengandung serat pangan 4,8%, lebih tinggi dibandingkan bolu terigu konvensional (1,2%). Disimpulkan bahwa Bolu Sukun berpotensi menjadi solusi camilan sehat yang diterima pasar sekaligus mendukung diversifikasi pangan dan pemberdayaan potensi lokal. Optimasi aftertaste langu dan studi kelayakan komersialisasi menjadi rekomendasi untuk penelitian lanjutan.
Studi Literatur Optimasi Ekstraksi dan Potensi Antioksidan Jagung Ungu (Zea mays L.) sebagai Sumber Pangan Fungsional Desti Novia Salsabilla; Miranda Laela Khoerurrohmah; Siti Nurjanah; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22197

Abstract

Jagung ungu (Zea mays L.) merupakan sumber antosianin yang potensial sebagai antioksidan alami untuk menangkal stres oksidatif. Namun, aplikasinya terkendala oleh belum adanya protokol standar dan pemahaman mekanisme yang komprehensif. Tujuan penelitian review sistematis ini adalah untuk mensintesis bukti-bukti terbaru mengenai optimasi ekstraksi, mekanisme antioksidan, dan aplikasi jagung ungu sebagai pangan fungsional. Metode yang digunakan adalah Literatur Review dengan menganalisis artikel-artikel primer dari jurnal nasional dan internasional bereputasi terbitan tahun 2015–2024. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa fraksi etil asetat, khususnya dari varietas Malang Pekat, menghasilkan aktivitas antioksidan tertinggi (IC50 9,307 ppm). Optimasi ekstraksi tercapai dengan menggunakan pelarut etanol-asam sitrat 3% selama 24 jam. Aplikasi ekstrak jagung ungu dalam produk susu dan yogurt secara signifikan meningkatkan stabilitas oksidatif selama penyimpanan. Selain itu, strategi budidaya berbasis pupuk organik terbukti meningkatkan akumulasi senyawa bioaktif. Simpulan, jagung ungu terbukti sebagai sumber antioksidan alami yang sangat menjanjikan dengan aplikasi luas dalam pengembangan pangan fungsional, didukung oleh strategi ekstraksi dan budidaya yang optimal.
Protein sebagai Emulsifier dan Foaming Agent: Tinjauan Mekanisme, Modifikasi, dan Aplikasi Industri Desti Novia Salsabilla; Raden Siti Nurlaela; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Protein berperan penting dalam sistem pangan di luar nilai gizinya, terutama karena sifat amfifiliknya yang memungkinkan fungsi ganda sebagai emulsifier dan agen pembentuk buih alami. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif mekanisme, faktor penentu kinerja, strategi modifikasi terkini, dan aplikasi inovatif protein dalam produk pangan industri. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dan eksploratif dengan menganalisis artikel-artikel relevan dari tahun 2015 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa fungsionalitas protein berasal dari kemampuannya beradsorpsi pada antarmuka minyak-air atau udara-air, membentuk lapisan film viskoelastis yang memberikan stabilisasi secara sterik dan elektrostatik. Kinerjanya dipengaruhi oleh faktor intrinsik (sumber dan struktur protein) dan ekstrinsik (pH, suhu, kekuatan ionik), dengan efek sinergis yang diamati ketika dikombinasikan dengan hidrokoloid atau surfaktan lain. Tinjauan ini menyoroti potensi protein nabati lokal (seperti dari lamtoro gung dan sorgum) sebagai alternatif berkelanjutan, meskipun sering memerlukan modifikasi kimia, enzimatis, atau fisik untuk meningkatkan fungsionalitasnya. Aplikasinya meliputi emulsi ganda, sistem enkapsulasi, produk daging analog, dan produk bakery, yang mendukung pengembangan pangan berlabel bersih (clean label) dan fungsional. Penelitian ke depan perlu difokuskan pada optimalisasi proses modifikasi protein nabati serta validasi stabilitas dan penerimaan konsumen dari formulasi inovatif berbasis protein.