Berru Amalianita
Universitas Bengkulu, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Second Career Readiness After Retirement: Self-Efficacy, Positive Expectations, and Clear Goal Aspect Muhammad Zulfikar; Muhammad Alridho Lubis; Nurhasanah Harahap; Berru Amalianita
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 8 No. 2 (2026): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026081719000

Abstract

This study aims to analyze the readiness of second careers after retirement among members of the Juang Kencana Community of Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jambi Province. Using a mixed-methods approach with concurrent design, quantitative data were collected from 31 retirees through questionnaires, while qualitative data were obtained through in-depth interviews with key informants. The findings reveal that overall, second career readiness is in the high category, with 58.06% of participants demonstrating strong self-efficacy, positive expectations, and clear goals. Self-efficacy emerged as the strongest aspect (70.97% high), followed by outcome expectations (61.29% high), while goals were relatively weaker (54.84% high). Qualitative findings support this by showing that retirees who remain engaged in entrepreneurial or organizational activities feel healthier, more motivated, and socially supported, although challenges such as declining business income, limited participation of community leaders, and irregular activity implementation persist. The novelty of this study lies in its integration of quantitative indicators and qualitative insights, highlighting the importance of family support, community involvement, and organizational platforms in strengthening second career readiness. The implications suggest that policymakers and community organizations should design programs that not only provide economic opportunities but also foster mental resilience and social engagement for retirees, ensuring their continued contribution to society.
Guru Empatik, Anak Aman: Transformasi Kompetensi Guru TK Melalui Pelatihan Counseling Skill dan Sentuhan Aman Utami Niki Kusaini; Berru Amalianita; Muhammad Ferdiansyah; Ninil Elfira; Desy Susanti; Kusumawati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062186000

Abstract

Guru pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan emosional dan sosial anak. Namun, masih banyak guru yang belum dibekali keterampilan konseling dasar dan pemahaman mengenai perlindungan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru-guru TK Angkasa Lanud Sri Mulyono Herlambang dalam dua hal: (1) keterampilan dasar konseling (counseling skill) dan (2) pemahaman mengenai konsep sentuhan aman dan tidak aman. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan parenting education berupa pelatihan dan diskusi interaktif selama dua hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menerapkan keterampilan konseling seperti mendengarkan aktif, empati, dan komunikasi positif. Selain itu, guru juga mampu menyampaikan edukasi tentang sentuhan aman kepada anak secara ramah dan tidak menakutkan. Kegiatan ini berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih aman, ramah anak, dan mendukung kesejahteraan psikososial anak usia dini