Fachrul Rozie
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Deep Learning Ariska Ariska; Fachrul Rozie; Danya Oxsi Pebrianti; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih; Azainil Azainil; Makmun Makmun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis deep learning pada Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu sekolah Islam Samarinda pada September–Oktober 2025. Partisipan terdiri dari 4 guru PAUD, waka kurikulum, dan kepala satuan pendidikan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru berada pada tahap berkembang. Guru telah memiliki pemahaman konseptual tentang pembelajaran bermakna dan berpusat pada anak, namun penerapannya belum optimal. Pemanfaatan teknologi masih terbatas dan belum terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan dan kolaborasi sudah tersedia, tetapi belum berkelanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi tiga dimensi kesiapan guru, yaitu konseptual, digital dan teknologi, serta dukungan lembaga, yang perlu diperkuat untuk mengoptimalkan implementasi deep learning di PAUD. Kontribusi penelitian ini menawarkan gambaran kesiapan guru PAUD dalam implementasi pembelajaran Deep Learning secara bermakna.
Strategi Pengelolaan Lembaga Pasca Alih Status TK Swasta menjadi TK Negeri Nurjanna D. Bala; Fachrul Rozie; Fahma Mamlu'atul Mukarromah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1956

Abstract

Kebijakan alih status Taman Kanak-kanak (TK) swasta menjadi TK negeri merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat tata kelola dan pemerataan layanan pendidikan anak usia dini. Namun, perubahan status kelembagaan tersebut tidak serta-merta diikuti oleh kesiapan manajerial dan sumber daya manusia di tingkat satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan lembaga pasca alih status TK swasta menjadi TK negeri di TK negeri 14 Kota Samarinda. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan partisipan kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, dan orang tua murid. Data di analisis secara interaktif menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alih status TK Tunas Harapan Loa Janan menjadi TK Negeri 14 Samarinda merupakan langkah strategis pemerintah yang berdampak positif pada tata kelola, mutu layanan PAUD, dan kepercayaan masyarakat. Meski menghadapi tantangan dalam sarana, status guru, dan adaptasi manajemen, pendampingan kepala sekolah dan pengawas membantu proses transisi berjalan bertahap dan mendapat respon positif dari orang tua.
Transformasi Manajemen Kurikulum Berbasis Pendidikan Islam dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Jenjang PAUD dan SD Makmun Makmun; Nurdin Nurdin; Didiek Purwanto; Tri Wahyuningsih; Fachrul Rozie; Iqbal Hadifad; Sarlina Sarlina
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2023

Abstract

Penelitian ini memfokuskan proses transformasi Kurikulum Merdeka Belajar pada jenjang PAUD dan SD dalam konteks Pendidikan Islam di Kota Samarinda. Partisipan penelitian terdiri 1 Kepala Sekolah TK, 3 Kepala SD dan 4 Guru yang memenuhi kriteria penelitian pernah mengikuti kegiatan sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar dan masa mengabdi 5-10 tahun. Desain penelitian menggunakan narrative inquiry terhadap pengalaman partisipan melalui wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik dari Johnston untuk merekonstruksi berbagai temuan-temuan hasil wawancara partisipan menjadi tema penelitian yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi manajemen kurikulum berbasis pendidikan Islam ditinjau, 1). Internalisasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, 2). Perubahan peran guru dalam manajemen kurikulum, 3). Transfromasi sistem asesmen dan evaluasi pembelajaran, 4). Tantangan dalam transformasi manajemen kurikulum, 5). Strategi Adaptif Kepala Sekolah dalam menghadapi tantangan. Kontribusi studi ini menghadirkan perspektif manajerial yang holistik, mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta integrasi kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen kurikulum pendidikan islam pada era kurikulum merdeka.
Studi Kasus: Pola Asuh Demokratis pada Anak Usia Prasekolah dalam Keluarga Etnis Kutai Cindy Cindy; Fachrul Rozie; Riyana Riyana; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2038

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan pola asuh usia prasekolah dalam keluarga etnis kutai. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan partisipan orang tua dan tokoh masyarakat. Data yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh demokratis. Orang tua etnis Kutai memberikan kehangatan, dukungan emosional yang tinggi, dan juga memberikan kebebasan yang cukup besar kepada anak. Nilai-nilai budaya Kutai ditemukan seperti mengayun anak dengan sarung juga diberi berbagai bacaan doa . Tradisi adat Kutai memiliki rangkaian upacara penting yang menandai tahapan kehidupan seorang anak, yaitu dimulai dengan upacara menginjak tanah saat anak pertama kali menapakkan kaki di bumi, diikuti dengan tradisi naik ayun yang merupakan ritual simbolis. orang tua dan keluarga mendoakan agar anak tumbuh sehat, berakhlak baik, dan terhindar dari hal-hal buruk. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya kutai mempengaruhi praktik pengasuhan anak. Kontribusi pada penelitian ini yaitu.  sebagai upaya mempertahankan  nilai budaya Kutai dalam konteks pola pengasuhan serta penguatan karakter berbasis kearifan lokal Kutai pada anak usia dini.
Peran Prestasi Pendidik dalam Meningkatkan Kualitas Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Windyta Luthfiah Agustineva; Malpaleni Satriana; Fachrul Rozie; Nur Amalia Olby Anwar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2463

Abstract

Prestasi pendidik merupakan salah satu indikator profesionalisme guru yang berkontribusi pada peningkatan kualitas lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD), namun kajian mengenai perannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran prestasi pendidik dalam meningkatkan kualitas lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif mengacu pada teknik Miles dan Huberman. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa prestasi pendidik berperan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan pembelajaran aktif dan berbasis pengalaman langsung. Dukungan sekolah melalui pelatihan, pengembangan kompetensi, dan pemberdayaan guru turut mendorong lahirnya prestasi pendidik dan peningkatan mutu lembaga. Selain itu, publikasi prestasi pendidik melalui media sosial sekolah memperkuat citra lembaga, membangun persepsi positif masyarakat, dan menjadi daya tarik bagi lembaga PAUD. Temuan ini menunjukkan bahwa prestasi pendidik merupakan aset strategis bagi peningkatan kualitas lembaga PAUD. Pengelola lembaga maupun para pemangku kebijakan terhadap pengembangan kompetensi serta pencapaian prestasi pendidik merupakan salah satu strategi penting untuk memperkuat mutu sekaligus meningkatkan reputasi lembaga pendidikan anak usia dini.
Pola Asuh Orang Tua dalam Pembelajaran Tari Enggang pada Anak Suku Dayak Bahau Brigita Gering; Fachrul Rozie; Wilda Isna Kartika; Fitri Anjarwati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola asuh orang tua dalam pembelajaran Tari Enggang pada anak suku Dayak Bahau di Desa Mamahak Besar. Tari Enggang sebagai warisan budaya memiliki nilai-nilai luhur yang perlu dilestarikan, namun minat anak terhadap tari tradisional ini semakin menurun akibat pengaruh budaya populer dan perkembangan teknologi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi, melibatkan lima informan yang terdiri atas dua orang tua, dua anak yang mengikuti pembelajaran Tari Enggang, dan satu pelatih tari sebagai informan pendukung. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua bersifat demokratis dan berorientasi pada pelestarian budaya, dengan dukungan aktif terhadap anak dalam proses belajar tari. Pembelajaran Tari Enggang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pewarisan budaya, tetapi juga membentuk karakter anak melalui nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap tradisi leluhur.
Pengaruh Permainan Ular Tangga Berbasis Budaya Kaltim terhadap Kemampuan Matematika Awal Anak Usia Prasekolah Yusrina Nadila Putri; Fachrul Rozie; Hasbi Sjamsir; Fitri Anjarwati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1549

Abstract

Kemampuan matematika awal merupakan dasar bagi anak untuk mengenal kemampuan matematika yang lebih kompleks di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan melihat kemampuan matematika awal anak usia prasekolah melalui permainan ular tangga. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre-experimen dengan menerapkan one grup desain  Pre-test dan Post-test. Sampel yang digunakan sebanyak 14 anak pada kelas B1 di TK IT Insan Cita Madani. Uji analisis statistik menggunakan Uji wilcoxon dan Uji N-gain. Berdasarkan hasil analisis data nilai rata-rata Pre-test  sebesar 21,57, yang meningkat menjadi 31,57 pada saat Post-test. Selisih nilai ini menunjukkan bahwa anak mampu memahami konsep yang diberikan setelah diberikannya perlakuan. Selain itu, perhitungan nilai N-Gain menunjukkan mean sebesar 0,9690 atau 96,90% dibulatkan menjadi 99% yang termasuk kategori Tinggi menurut interprestasi Hake, dimana N-gain >0,7. Ini membuktikan bahwa media ular tangga mampu meningkatkan kemampuan matematika awal anak usia prasekolah. Media ular tangga ini dimodifikasi pada papan tersebut dengan menambahkan ciri khas yang ada di daerah kalimatan timur. Implementasi penelitian ini menunjukan bahwa permainan ular tangga berbabsis budaya kaltim dapat dijadikan best practice di dalam pembelajaran. Guru mampu menerapkan permainan sebagai pembelajaran untuk anak didalam mengenal lambang bilangan, berhitung sederhana,mengurutkan bilangan dengan kegiatan bermain yang menyenangkan dan kontekstual.