Ihya Ghulam Halim
Universitas Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh model pembelajaran inovatif terhadap hasil belajar IPAS peserta didik sekolah dasar Widia Nata Saputri; Silvia Novi Fitriana; Ihya Ghulam Halim; Shelly Shelly Shelly; Sunyono Sunyono Sunyono; Rabiyatul Adawiyah Siregar
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i6.111289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran inovatif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Terpadu (IPAS) di tingkat sekolah dasar. Penggunaan model pembelajaran inovatif, khususnya Discovery Learning dan Problem Based Learning, diharapkan dapat mengaktifkan proses kognitif siswa melalui penemuan, eksplorasi, dan pemecahan masalah yang autentik. Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilakukan untuk menggambarkan peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran inovatif. Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir yang diberikan kepada siswa kelas lima. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar, menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran seperti penyelidikan ilmiah, diskusi kolaboratif, dan penemuan konsep berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan penalaran ilmiah. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berbasis penyelidikan dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan penguasaan konsep dalam mata pelajaran IPAS. Studi ini memberikan bukti empiris bahwa model pembelajaran inovatif memainkan peran penting dalam mendukung pembelajaran yang efektif dan memperkuat prestasi akademik siswa di sekolah dasar.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Ihya Ghulam Halim; Sowiyah Sowiyah; Sunyono Sunyono; Handoko Handoko
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5330

Abstract

Pengetahuan IPAS peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah karena proses pembelajaran belum sepenuhnya melibatkan peserta didik secara aktif dalam memecahkan permasalahan kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan adalah Problem Based Learning (PBL), yang mendorong peserta didik berperan aktif dalam memecahkan permasalahan sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan pengetahuan IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 51 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan non-tes berupa lembar observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 54 meningkat menjadi 79 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 50 menjadi 63. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,54 berkategori sedang, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,25 berkategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pengetahuan IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pengetahuan IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar.