Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Covid-19 Terhadap Kebiasaan Bermain Gadget Pada Anak Usia Sekolah Handoko Handoko
Psychocentrum Review Vol 4, No 1 (2022): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.41862

Abstract

The corona virus which hits Indonesia brings about a great impact on education. The learning system that is usually carried out in a face-to-face interaction changes with an online system. The online learning system which requires children to use gadgets is quite to have a big impact on children's development. The former children’s habit who were not using gadgets began to change for reasons of learning. After learning is complete, children play gadgets. The resulting impact is a decrease in interest and enthusiasm for learning. This must be controlled by parents and teachers to restore students‘ interest and enthusiasm for learning, especially of a school age students. This research was a qualitative research employing interview and observation methods. The research sample was elementary school age children who are in Seputih Banyak District, Central Lampung. The results point out that during the COVID-19 pandemic, children‘s playing habits increased. It is a common situation for school-age children to spend only a few moments studying, but spending a long time playing gadgets. A control from parents is very necessary so that school-age children can use gadgets only in line with their needs. 
Are fifth-grade students in elementary school during the COVID-19 pandemic in need of a jumping task-based worksheet to aid in the development of their knowledge? A needs analysis explained Rahmat Hidayat; Pramudiyanti Pramudiyanti; Handoko Handoko
Asian Journal of Educational Technology Vol. 1 No. 2 (2022): Asian Journal of Educational Technology (AJET)
Publisher : Lighthouse Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53402/ajet.v1i2.40

Abstract

The COVID-19 pandemic has forced the education process to be conducted online to avoid face-to-face education patterns. During the pandemic, however, many schools are still failing and experiencing the ineffectiveness of online learning systems. The urgency is that if this condition is not addressed and continues, students may experience a loss of learning, resulting in a lack of enthusiasm to learn at school and, as a result, a decline in cognitive testing results. During the pandemic, learning at the SD Karya Penggawa area, Pesisir Barat Lampung, was less effective, resulting in low student cognitive assessment outcomes. The goal of this study was to assess the need for LKPD development using HOTS-based LKPD Jumping Tasks (High Order Thinking Skills). The method used was a qualitative descriptive research method by conducting a needs analysis. Research data were obtained from interviews and questionnaires. Needs analysis questionnaires were given to teachers and grade 5 students in the Elementary Schools of the Karya Penggawa area. The results of the study revealed that the development of HOTS-based LKPDs needed to be carried out in SD Karya Penggawa areas because students wanted more attractive LKPDs to prevent loss of learning during the Covid-19 pandemic. Besides, it was also revealed that teachers wanted training on the implementation of LKPD jumping tasks to improve the quality of learning.
Analisis Kendala Guru Dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran di SD Negeri 1 Metro Timur Sekar Widi Lestari; Annisa Nur Azizah; Farhan Aidar Rizki; Anggun Al Zahra; Astri Salvia Aznani; Handoko Handoko
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9529

Abstract

Penelitian ini membahas permasalahan evaluasi pembelajaran di SD Negeri 1 Metro Timur berdasarkan hasil wawancara dengan guru. Fokus kajian diarahkan pada pelaksanaan evaluasi, kendala yang muncul, kesesuaian instrumen penilaian, serta upaya guru dalam memperbaiki proses evaluasi. Penelitian ini penting karena evaluasi pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya berfungsi mengukur hasil belajar, tetapi juga membantu guru memahami kebutuhan peserta didik yang beragam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Data dianalisis secara naratif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan evaluasi melalui tes tertulis, tes lisan, dan praktik sesuai karakteristik mata pelajaran. Guru juga menerapkan evaluasi berdiferensiasi untuk menyesuaikan penilaian dengan kemampuan siswa. Namun, pelaksanaan evaluasi masih menghadapi kendala, terutama perbedaan kemampuan membaca dan pemahaman siswa. Sebagian siswa belum mandiri dalam mengerjakan evaluasi sehingga membutuhkan pendampingan lebih intensif. Selain itu, penyusunan evaluasi berdiferensiasi memerlukan waktu, ketelitian, dan persiapan yang lebih banyak. Instrumen penilaian juga masih perlu diperkuat agar lebih terstruktur, valid, dan reliabel. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan refleksi pembelajaran, memberikan remedial dengan bentuk soal berbeda, serta berdiskusi dengan rekan guru. Kesimpulannya, evaluasi pembelajaran di SD Negeri 1 Metro Timur telah berjalan, tetapi masih memerlukan penguatan perencanaan, variasi instrumen, dan dukungan berkelanjutan agar lebih efektif dan adil. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan evaluasi di sekolah dasar sangat bergantung pada kemampuan guru membaca kondisi siswa, menyusun instrumen yang tepat, serta menyediakan tindak lanjut yang membantu anak belajar tanpa merasa tertekan oleh nilai secara bertahap dan lebih bermakna.
Analisis Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran: Strategi Adaptasi Guru terhadap Keberagaman Kemampuan dan Kesiapan Literasi Siswa Rahma Cahyaning Tias; Jihan Amalia; Eva Mellinsy; Anggit Aprilia Dwi Nastiti; Zahra Athira Nabilah; Rifki Sadam Fadillah; Handoko Handoko
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan evaluasi pembelajaran serta strategi adaptasi guru dalam menghadapi keberagaman kemampuan kognitif dan kesiapan literasi dasar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap Wali Kelas 3 di SDN 8 Metro Timur pada April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan prinsip penilaian terdiferensiasi dengan menyederhanakan instrumen tes bagi siswa kelas rendah, menghindari pertanyaan abstrak, serta memprioritaskan soal uraian singkat dibandingkan pilihan ganda untuk menggali alur pemikiran siswa secara mendalam. Evaluasi dilakukan secara bertahap dan formatif setelah penyelesaian setiap submateri dengan pembobotan nilai terbesar pada aktivitas harian. Namun, efektivitas evaluasi masih terhambat oleh disparitas literasi dasar yang signifikan dan minimnya pendampingan orang tua di rumah. Kesimpulannya, strategi adaptasi guru telah berupaya menjawab kebutuhan siswa yang heterogen, namun diperlukan penguatan sinergi antara sekolah dan keluarga serta pelaporan hasil belajar yang lebih autentik tanpa tekanan batas ketuntasan minimal untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang inklusif dan responsif.