Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : cakrawala

Pengaruh variasi konsentrasi Carbon Nanotube (CNT) terhadap karakteristik film nanokomposit Polyvinyl Alcohol (PVA) tercrosslink Glutaraldehyde (GA) Henny Parida Hutapea; Septiana Ambarwati; Michell Aulia; Rafika Aulia Putri
Cakrawala Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v5i1.4065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Carbon Nanotube (CNT) terhadap karakteristik film nanokomposit Polyvinyl Alcohol (PVA) yang dicrosslink menggunakan Glutaraldehyde (GA). Film dibuat dengan metode solution casting menggunakan variasi konsentrasi CNT sebesar 0, 1, 3, 5, dan 7 wt% terhadap massa PVA. Karakterisasi meliputi ketebalan film, daya serap air, dan morfologi permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh film memiliki ketebalan yang relatif seragam sebesar 0,05 mm. Uji One-Way ANOVA menunjukkan bahwa variasi konsentrasi CNT tidak berpengaruh signifikan terhadap ketebalan film (p > 0,05), tetapi berpengaruh sangat signifikan terhadap daya serap air (F = 2530,95; p < 0,001). Daya serap air menurun dari 48,2% menjadi 21,4% pada konsentrasi CNT 3 wt%, kemudian meningkat kembali pada konsentrasi yang lebih tinggi akibat aglomerasi CNT. Konsentrasi CNT 3 wt% menghasilkan kondisi optimum dengan daya serap air terendah dan morfologi permukaan yang lebih homogen.
Pengaruh variasi Brix dan waktu fermentasi terhadap diversitas fermentat jambu air (syzygium aqueum (Burm. f.) Alston.) Henny Parida Hutapea; Imanuel Bagus Yulianto
Cakrawala Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v4i1.2983

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi brix dan lama waktu fermentasi terhadap diversitas fermentat jambu air (Syzygium aqueum (Burm. f.) Alston.) selama fermentasi. Penelitian ini dilakukan dengan memproduksi minuman fermentasi (fermentat) dari buah jambu air dengan menggunakan ragi (Saccharomyces cerevisiae). Fermentasi buah tropis lokal seperti jambu air memiliki potensi besar sebagai sumber inovatif dalam pengembangan minuman fermentasi fungsional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksperimental untuk mengamati perubahan parameter fisikokimia, seperti pH, kekeruhan, kadar Brix, kadar alkohol, dan total padatan tersuspensi (TSS) selama proses fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan alkohol, pH, total suspended solid, brix selama fermentasi 10 dan 15 hari menunjukkan perlakuan berbeda nyata. Fermentat jambu air pada perlakuan kadar Brix 25° dan lama fermentasi 15 hari merupakan sampel terbaik. Variasi kadar Brix dan lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisikokimia dan mutu sensoris fermentasi jambu air, dimana kombinasi kadar Brix tinggi dan lama fermentasi optimal menghasilkan produk dengan mutu fisikokimia dan organoleptik terbaik.