Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Mengembangkan Literasi Finansial pada Anak Melalui Kegiatan Kemaritiman di RA Ibnu Abas Kampung Peres Desa Pulo Panjang Kabupaten Serang Ade Rahayu Prihartini; Mutoharoh Mutoharoh; Ossie Happina Sari; Gisella Aisyah; Yahya Ramadhan; Muhammad Jubran Febriyanto
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.6666

Abstract

Di Indonesia pendidikan literasi keuangan khususnya pada anak usia dini masih jarang dilakukan baik pada lingkungan keluarga maupun sekolah. Pengenalan dan pendidikan tentang literasi keuangan belum banyak diberikan secara tepat dan terencana karena dianggap sebagai sesuai yang belum penting bahkan belum dibutuhkan oleh anak-anak. Orang tua masih berfikir membicarakan segala sesuatu tentang uang di hadapan anak-anak adalah hal yang tabu, hal ini mengakibatkan anak-anak menjadi tidak siap untuk mempelajari pengelolaan keuangan sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang literasi keuangan kepada orang tua atau wali siswa murid RA Ibnu Abas Kampung Peres Desa Pulo Ampel. Terdapat peningkatan pemahaman tentang literasi finansial pada anak yaitu meningkat menjadi 80% orang tua memahami tentang pentingnya literasi pada anak seperti mengajarkan menabung, menabung dirumah dengan menggunakan celengan, serta mengelola keinginan anak dengan cara menabung. Terdapat peningkatan pemahaman orang tua tentang literasi finansial pada anak melalui kegiatan kemaritiman yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Orang tua, Guru dan siswa diharapkan dapat bersinergis menerapkan literasi finansial ini untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengelola keuangan sedari dini.
Pendidikan Kesehatan Mengenai Diabetes Mellitus dan Hipertensi Serta Pemeriksaan Kesehatan di Poskesdes Kampung Peres, Desa Pulo Panjang, Kabupaten Serang Retno Kumalasari; Ade Rahayu Prihartini; Siti Isnaeni; Dinda Arumsari; Pegi Juliana Sinaga; Madona Sintiyawati
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.6667

Abstract

Lansia adalah individu berusia 60 tahun ke atas yang lebih rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan, terutama penyakit degeneratif. Penyakit ini bersifat kronis dan jangka panjang, serta berdampak pada kualitas hidup dan produktivitas. Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang kerap muncul tanpa gejala. Antusiasme warga Desa Pulo Panjang cukup tinggi terhadap edukasi mengenai Hipertensi dan Diabetes Mellitus. Selama kegiatan berlangsung, banyak lansia yang aktif bertanya, terutama karena terdapat 5 dari 18 peserta yang diketahui mengidap hipertensi, dan 7 lainnya menderita diabetes mellitus. Mereka berharap mendapatkan kesembuhan atau setidaknya perbaikan kondisi, yang ditandai dengan penurunan kadar gula dan tekanan darah, sebagai hasil dari peningkatan pemahaman mereka terhadap pencegahan dan pengobatan penyakit tersebut.
Edukasi Self Efficacy Dan Peningkatan Kualitas Diri Pada Siswa Mts Al-Ittihaad Desa Pulo Panjang Kabupaten Serang Kecamatan Pulo Ampel Provinsi Banten Ade Rahayu Prihartini; Astri Kartikasari; Hernawati Hernawati; Farhan Tamam; Gisella Aisyah; Linda Aulia; Galih Rizki Alparizi; Dinda Arumsari; Muhammad Jubran Febriyanto
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.6914

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya efikasi diri dan peningkatan kualitas pribadi kepada siswa MTs Al-Ittihaad, Desa Pulo Panjang. Remaja pada jenjang sekolah menengah pertama berada pada fase penting dalam perkembangan identitas dan pembentukan kepercayaan diri. Kurangnya kesadaran diri serta keyakinan terhadap potensi diri dapat menyebabkan rendahnya motivasi belajar dan keterampilan pengambilan keputusan yang buruk. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, termasuk penyuluhan motivasi, diskusi kelompok, serta simulasi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang efikasi diri serta kesadaran akan pentingnya pengembangan diri. Siswa menjadi lebih percaya diri, aktif dalam diskusi, dan mampu mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan mereka. Pihak sekolah memberikan tanggapan positif dan menyampaikan harapan agar program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. Dengan demikian, pendidikan mengenai efikasi diri terbukti menjadi strategi awal yang efektif dalam memperkuat karakter siswa dan meningkatkan kualitas pribadi remaja.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dan Pemenuhan Gizi pada Remaja di Posyandu Taman Sari Wilayah Kerja Puskesmas Pulomerak: Reproductive Health Counseling and Nutritional Fulfillment for Adolescents at the Taman Sari Integrated Health Post in the Pulomerak Community Health Center Work Area Maesaroh Maesaroh; Larasati Mallino Azzahra; Mutiara Ayu Fauji Ningsih; Ade Rahayu Prihartini; Lani Nurlita; Retno Kumalasari; Hana Nurul Khaeriyah; Cici Nurul Fauziah; Siti Isnaeni; Rini Setiawati; Febrina Nugrahini; Sri Wahyuni; Amalia Sofana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.132

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi dan pemenuhan nutrisi bagi remaja sangat penting untuk mendukung proses pertumbumbuhan dan perkembangan. Salah satunya perubahan secara fisik yang terjadi adalah kemampuan untuk mengahadapi proses reproduksi. Peru-bahan tersebut mempengaruhi kebutuhan gizi, Selain itu remaja harus mengetahui pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi. namun kurangnya pengetahuan remaja terkait menjaga kesehatan reproduksi dan pemenuhan nutrisi yang dapat mencegah masalah yang terkait sistem reproduksinya. Sehingga perlu dilakukannya edukasi mengenai Kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi pada remaja. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pemahaman dan peningkatan pengetahuan remaja. Dengan pemahaman yang baik, remaja diharapkan dapat menerapkan pola makan yang sehat dan menjaga kesehatan reproduksi. Metode: Edukasi dilakukan melalui penyuluhan, media cetak/leaflet, dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan edukasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja terhadap Kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi pada remaja. Sasarannya adalah remaja yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pulomerak yang berjumlah 20 orang.Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan pada kategori baik nilai pre test sebanyak 35,1% peserta, nilai post test kategori baik menjadi 52%.Kesimpulan: Edukasi tentang kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi pada remaja sangat diperlukan dalam rangka peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku sehat remaja.
DIGITAL REPRODUCTIVE HEALTH LITERACY AND REPRODUCTIVE HEALTH BEHAVIOR AMONG FEMALE STUDENTS AT THE FACULTY OF HEALTH SCIENCES, BINA BANGSA UNIVERSITY Ade Rahayu Prihartini; Maesaroh; Pearly Otis Putri Oktaviani
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS) Vol. 10 No. 2 (2026): VOLUME 10 ISSUE 2 AUGUST 2026
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2026/Vol10/Iss2/827

Abstract

Digital media have become one of the main sources of reproductive health information among university students. However, not all information available online is accurate and evidence-based, making digital reproductive health literacy increasingly important. This study aimed to examine the relationship between digital reproductive health literacy and reproductive health behavior among female students at the Faculty of Health Sciences, Bina Bangsa University. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach involving 95 first-year female students selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through online questionnaires using the eHealth Literacy Scale (eHEALS) and a reproductive health behavior questionnaire. Data analysis was performed using the Spearman Rank correlation test. The findings revealed that most respondents demonstrated high levels of digital reproductive health literacy (44.2%) and positive reproductive health behavior (42.1%). The Spearman Rank test showed a statistically significant relationship between digital reproductive health literacy and reproductive health behavior (p = 0.000) with a strong positive correlation coefficient (r = 0.740). Digital reproductive health literacy plays an important role in shaping reproductive health behavior among female university students. Strengthening digital-based reproductive health education is necessary to improve students’ ability to evaluate online health information critically and promote healthier reproductive health practices.
THE EFFECTIVENESS OF MOMEDU CARE ON PREGNANCY-RELATED ANXIETY AMONG THIRD-TRIMESTER PREGNANT WOMEN Maesaroh Maesaroh; Ade Rahayu Prihartini; Siti Juariah
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS) Vol. 10 No. 2 (2026): VOLUME 10 ISSUE 2 AUGUST 2026
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2026/Vol10/Iss2/828

Abstract

Pregnancy-related anxiety is a common psychological problem experienced by women during the third trimester of pregnancy. Anxiety before childbirth may affect maternal emotional well-being and pregnancy outcomes. Digital antenatal education has recently become a potential approach to support maternal mental health through accessible and flexible health information. This study aimed to determine the effectiveness of MomEdu Care in reducing pregnancy-related anxiety among third-trimester pregnant women at Puskesmas Pulomerak. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 30 third-trimester pregnant women were recruited using purposive sampling. Anxiety levels were measured using the Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire-Revised 2 (PRAQ-R2) before and after the intervention. Respondents used the MomEdu Care platform independently for two weeks. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the mean anxiety score decreased from 36.63 ± 1.97 before the intervention to 29.20 ± 1.67 after the intervention. Statistical analysis showed a significant difference between pretest and posttest scores (p-value = 0.000; p < 0.05). MomEdu Care was effective in reducing pregnancy-related anxiety among third-trimester pregnant women and may serve as an accessible digital antenatal education medium in primary healthcare settings.