Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perceived Source Credibility Memediasi Social Media Usage dan Social Capital Terhadap Visit Intention Wisata Alam Veline Velicia Manek; Surya Setyawan; Yolla Margaretha
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i6.7871

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggunaan media sosial dan modal sosial oleh wisatawan memengaruhi keinginan mereka untuk mengunjungi tempat wisata alam, dengan keandalan sumber informasi dipandang sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal dan teknik purposive sampling. Sebanyak 210 responden yang aktif di media sosial dan tertarik dengan wisata alam mengisi kuesioner daring yang digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dan modal sosial memiliki pengaruh yang baik dan signifikan terhadap niat kunjungan masyarakat dan opini mereka tentang seberapa andal sumber informasi tersebut. Selain itu, persepsi kredibilitas sumber informasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa persepsi kredibilitas sumber informasi mampu memediasi secara signifikan hubungan antara penggunaan media sosial dan niat berkunjung serta hubungan antara modal sosial dan niat berkunjung. Temuan ini, kredibilitas sumber informasi merupakan faktor kunci yang membuat wisatawan ingin mengunjungi kawasan alam. Penelitian ini memiliki implikasi praktis bagi pengelola lokasi yang ingin meningkatkan kualitas dan keandalan informasi yang dibagikan di jejaring sosial dan media sosial.
PENGARUH SALURAN INFORMASI DIGITAL TERHADAP KESADARAN DESTINASI DENGAN KETERLIBATAN PERJALANAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Veline Velicia Manek; Surya Setyawan
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/549dy309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh saluran informasi digital terhadap kesadaran destinasi dengan keterlibatan perjalanan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 180 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial dan pernah mencari informasi wisata dalam enam bulan terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran informasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran destinasi dan keterlibatan perjalanan. Keterlibatan perjalanan juga terbukti berpengaruh positif terhadap kesadaran destinasi serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan saluran informasi digital yang efektif dapat meningkatkan kesadaran destinasi secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan keterlibatan wisatawan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengelola destinasi perlu mengoptimalkan strategi komunikasi digital untuk meningkatkan keterlibatan dan kesadaran wisatawan.
Strategi Pengelolaan Keuangan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Gereja Batak Karo Protestan Bandung Maya Malinda; Surya Setyawan; Henky Lisan Suwarno; Yolla Margaretha; Boedi Hartadi Kuslina; Immanoel Donny Wijaya; Velika Dwilestari Ibrahim; Gina Christina Setyadi; Veline Velicia Manek; Ruth Neysa Tambunan
POTENSI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 3: September 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/potensi.v2i3.75

Abstract

The lack of financial literacy is one of the main challenges in managing micro, small, and medium enterprises (MSMEs), especially in religious-based communities. The study analyze the effectiveness of financial management strategy training conducted in community service activities at the Gereja Batak Karo Protestan Bandung on April 18, 2026. This collaboration activity is provided by lecturers and students of Master in Management Program, Universitas Kristen Maranatha. Qualitative descriptive approach is used with observation techniques, participatory discussions, and evaluation of participant understanding. The training materials include the separation of business and household finances, budgeting, the envelope method, and sustainable financial planning. The result shows an increase in participants' understanding of financial management and a change in mindset towards more disciplined financial behavior. This activity contributes to enhance community-based MSMEs capacity and strengthen religious institution role in economic empowerment.Keterbatasan literasi keuangan menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada komunitas berbasis keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan strategi pengelolaan keuangan yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Gereja Batak Karo Protestan Bandung pada tanggal 18 April 2026 dilaksanakan Kerjasama dengan tim Dosen dan Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, diskusi partisipatif, dan evaluasi pemahaman peserta. Materi pelatihan mencakup pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, penyusunan anggaran, metode amplop, serta perencanaan keuangan berkelanjutan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pengelolaan keuangan dan perubahan pola pikir menuju perilaku keuangan yang lebih disiplin. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas UMKM berbasis komunitas serta memperkuat peran institusi keagamaan dalam pemberdayaan ekonomi.