Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Manfaat Teknologi Pintar dan Literasi Digital terhadap Niat Kunjungan Ulang dengan Kepuasan Wisatawan sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Destinasi Wisata Budaya di Kota Singkawang) Immanoel Donny Wijaya; Surya Setyawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.5970

Abstract

Transformasi pariwisata pintar (smart tourism) menghadirkan tantangan strategis bagi destinasi wisata budaya yang mengandalkan otentisitas tradisi, seperti Kota Singkawang. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh persepsi teknologi pintar dan literasi digital terhadap niat kunjungan ulang, dengan mengevaluasi peran kepuasan wisatawan sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan menyebarkan kuesioner kepada wisatawan yang pernah berkunjung ke Kota Singkawang. Berdasarkan teknik purposive sampling, sebanyak 204 responden yang valid dianalisis menggunakan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian empiris membuktikan bahwa persepsi teknologi pintar dan literasi digital secara parsial memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan serta niat kunjungan ulang. Temuan terpenting dari studi ini adalah kepuasan wisatawan terbukti secara signifikan mampu memediasi pengaruh kedua variabel independen tersebut terhadap pembentukan loyalitas destinasi. Temuan ini memperkuat Theory of Planned Behavior (TPB) dan memberikan implikasi praktis bagi pengelola destinasi bahwa infrastruktur digital yang canggih harus selaras dengan literasi digital pengunjung guna mempertahankan tingkat kepuasan pengalaman tanpa mencederai nilai otentisitas budaya lokal.
Strategi Pengelolaan Keuangan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Gereja Batak Karo Protestan Bandung Maya Malinda; Surya Setyawan; Henky Lisan Suwarno; Yolla Margaretha; Boedi Hartadi Kuslina; Immanoel Donny Wijaya; Velika Dwilestari Ibrahim; Gina Christina Setyadi; Veline Velicia Manek; Ruth Neysa Tambunan
POTENSI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 3: September 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/potensi.v2i3.75

Abstract

The lack of financial literacy is one of the main challenges in managing micro, small, and medium enterprises (MSMEs), especially in religious-based communities. The study analyze the effectiveness of financial management strategy training conducted in community service activities at the Gereja Batak Karo Protestan Bandung on April 18, 2026. This collaboration activity is provided by lecturers and students of Master in Management Program, Universitas Kristen Maranatha. Qualitative descriptive approach is used with observation techniques, participatory discussions, and evaluation of participant understanding. The training materials include the separation of business and household finances, budgeting, the envelope method, and sustainable financial planning. The result shows an increase in participants' understanding of financial management and a change in mindset towards more disciplined financial behavior. This activity contributes to enhance community-based MSMEs capacity and strengthen religious institution role in economic empowerment.Keterbatasan literasi keuangan menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada komunitas berbasis keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan strategi pengelolaan keuangan yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Gereja Batak Karo Protestan Bandung pada tanggal 18 April 2026 dilaksanakan Kerjasama dengan tim Dosen dan Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, diskusi partisipatif, dan evaluasi pemahaman peserta. Materi pelatihan mencakup pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, penyusunan anggaran, metode amplop, serta perencanaan keuangan berkelanjutan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pengelolaan keuangan dan perubahan pola pikir menuju perilaku keuangan yang lebih disiplin. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas UMKM berbasis komunitas serta memperkuat peran institusi keagamaan dalam pemberdayaan ekonomi.