Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Konseling Gizi Menggunakan Media Booklet dan Leaflet terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poli Gizi RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Nita Pratiwi; Rijanti Abdurrachim; Niken Pratiwi; Mahpolah Mahpolah
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 16 No 2 (2026): Maret 2026
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v16i2.1116

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder affecting 589 million people worldwide in 2024, including 11.3% in Indonesia. While nutrition counseling is a cornerstone of DM management, conventional media such as leaflets often fall short in improving dietary compliance. This study aims to analyze the comparative effectiveness of booklets versus leaflets in enhancing the knowledge of patients with Type 2 DM. This quasi-experimental study employed a nonequivalent control group pretest-posttest design at Nutrition Clinic of dr. H. Andi Abdurrahman Noor Regional General Hospital. The sample included 32 patients with T2DM. The variables assessed were nutrition counseling using leaflets and booklets, and patient knowledge. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann–Whitney tests. The results showed a significant difference in knowledge before and after nutrition counseling using both leaflet and booklet (p=0.000). There was a significant difference in the average knowledge score between the leaflet and booklet groups (p=0.006), with the leaflet group increasing by 5.81, whereas the booklet group increased by 7.06. In conclusion, booklets were more effective in improving knowledge. DM patients are encouraged to use the booklet to enhance their understanding of the DM diet and support healthier daily eating habits.
Hubungan Pengetahuan Gizi Dan Pola Konsumsi Sayuran Dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kelas 7 Dan Kelas 10 Di Puskesmas Tabukan Jumiati; Sajiman; Niken Pratiwi; Ermina Syainah
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.926

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan pada remaja putri. Data UPTD Puskesmas Tabukan Tahun 2025 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri kelas 7 dan kelas 10 mencapai 55,17%, sehingga diperlukan kajian terhadap faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan pola konsumsi sayuran dengan kejadian anemia pada remaja putri di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tabukan. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 144 remaja putri, dan sebanyak 116 sampel dipilih melalui simple random sampling. Data pengetahuan gizi dikumpulkan menggunakan kuesioner, pola konsumsi sayuran menggunakan SQ-FFQ, serta kadar hemoglobin diukur dengan Hb meter. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 13–15 tahun (55,2%), memiliki pengetahuan gizi kategori kurang (42,2%), dan pola konsumsi sayuran yang juga kurang (59,5%). Prevalensi anemia cukup tinggi, yaitu 55,2%. Analisis bivariat dengan uji Chi-Square (p<0,05) menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dengan kejadian anemia (p=0,001), serta hubungan signifikan antara pola konsumsi sayuran dengan kejadian anemia (p=0,003). Diperlukan edukasi gizi dan promosi konsumsi sayuran secara berkelanjutan untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri.