Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Antara Disiplin Shalat Dhuha dengan Motivasi Belajar PAI Siswa di MTsN Probobolinggo (Kampus II Nurul Jadid) Faridatul; Susilatus Salamah; Jazilurrahman
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara disiplin salat Dhuha dengan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa di MTsN Probolinggo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa pembiasaan ibadah salat Dhuha yang rutin dilaksanakan di madrasah diduga memiliki kontribusi terhadap pembentukan motivasi belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran PAI. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MTsN Probolinggo dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur disiplin salat Dhuha dan motivasi belajar PAI. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin salat Dhuha dengan motivasi belajar PAI siswa di MTsN Probolinggo. Semakin tinggi tingkat disiplin siswa dalam melaksanakan salat Dhuha, maka semakin tinggi pula motivasi belajar PAI yang dimilikinya. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan program pembiasaan salat Dhuha sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan motivasi belajar PAI siswa di madrasah    
Model Pembelajaran Pendidikan Islam Berbasis Multidisipliner untuk Penguatan Moderasi Beragama Rifa Muslihatin Nufus; Nabilah Hayyu Palupi; Jazilurrahman
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i3.83

Abstract

Islam berbasis multidisipliner diterapkan melalui integrasi ilmu keislaman dengan ilmu sosial Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, dan kontribusi model pembelajaran Pendidikan Islam berbasis multidisipliner dalam penguatan moderasi beragama peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada lembaga pendidikan Islam yang menerapkan pembelajaran integratif. Sumber data penelitian meliputi guru Pendidikan Islam, peserta didik, dan pihak sekolah yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai implementasi pembelajaran berbasis multidisipliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Pendidikan, budaya, dan teknologi dalam proses pembelajaran. Implementasi pembelajaran dilakukan melalui metode diskusi, studi kasus, dan pembelajaran berbasis proyek yang mendorong peserta didik berpikir kritis, terbuka, dan aktif dalam memahami realitas sosial. Model pembelajaran tersebut memberikan kontribusi positif terhadap penguatan moderasi beragama peserta didik yang ditunjukkan melalui sikap toleran, inklusif, menghargai perbedaan, serta kemampuan menyelesaikan perbedaan secara damai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan multidisipliner dalam Pendidikan Islam mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan tantangan masyarakat multikultural. Oleh karena itu, model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif inovasi pendidikan dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat dan humanis
Belajar Islam dari Kontroversi: Analisis Pendidikan Agama Islam dalam Konten Debat Keagamaan di Media Sosial Ari Yopi Ispa; Mona Novita; Jazilurrahman; Chusnul Muali; Nur Aisyah
IEC: Journal of Educational Innovation Vol 2 No 4 (2026): Agustus
Publisher : PT Cendekia Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines how controversial religious debate content on social media shapes Muslim audiences’ religious learning experiences and explores its implications for Islamic Religious Education in the digital era. While Islamic Religious Education has traditionally emphasized structured learning within formal institutions, contemporary religious knowledge is increasingly encountered through digital platforms characterized by controversy, rapid circulation, and public interaction. This study aims to analyze how Muslim audiences engage with controversial religious debate content, how religious learning emerges through such exposure, and what pedagogical implications arise for Islamic Religious Education. This research employed an exploratory qualitative approach combining digital observation, qualitative content analysis, and semi-structured interviews. Data were collected from 50 controversial religious debate contents circulated on social media between January 2023 and December 2025, approximately 450 purposively selected audience comments, and interviews with 20 active Muslim social media users. Data were analyzed thematically using NVivo 14. The findings show that controversial religious content can function as a trigger for informal religious learning through argument comparison, clarification seeking, further exploration, and personal reflection. However, this learning experience is pedagogically ambivalent, as it also involves emotional engagement, confirmation bias, symbolic competition, and simplified understanding of complex religious issues. The study concludes that Islamic Religious Education must expand beyond formal knowledge transmission by strengthening digital religious literacy, epistemic evaluation, and ethical engagement in navigating contested religious knowledge in digital environments.
Podcast-Based Learning Innovation in Islamic Education Management: Enhancing Santri’s Understanding of Fiqh Muʿāmalāt in the Digital Transformation Era Abdul Haris; Jazilurrahman
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1663

Abstract

This study aims to provide an in-depth understanding of Santri Fiqh Podcast as a learning innovation within Islamic Education management to enhance santri’s understanding of Fiqh Muʿāmalāt in the era of digital transformation. Employing a qualitative approach with a case study design, the research was conducted at Syahamah Islamic Boarding School, Probolinggo, from October to December 2025. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model, including data collection, reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of the Santri Fiqh Podcast contributes to improved understanding of Fiqh Muʿāmalāt through two main strategies: (1) the integration of digital technology into Islamic learning management and (2) the internalization of Fiqh Muʿāmalāt values through systematically managed podcast content. From an educational management perspective, the podcast functions as a strategic learning resource that supports planning, implementation, and evaluation of digital-based PAI instruction. The study implies that podcast-based learning enhances student engagement, learning effectiveness, Islamic literacy, learning outcomes, and santri motivation, while strengthening digital innovation management in Islamic boarding schools.