Saveria Shabrina Zahwa Arsapermana
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital Guru TK SIKL Melalui Workshop Book Creator dan Learning Apps Amanda Nur Adliyani; Gina Nurhasanah; Lutfiah Nur Azizah; Saveria Shabrina Zahwa Arsapermana; Siti Aliyyah Zarifa; Triana Maulida; Dhea Ardiyanti
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1163

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi kebutuhan penting untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan berpusat pada anak. Namun, kemampuan literasi digital guru masih perlu ditingkatkan agar dapat mengintegrasikan media digital secara optimal dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital guru TK di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) melalui pelatihan penggunaan platform Book Creator dan LearningApps. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis praktik secara intensif yang meliputi tahap sosialisasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan aplikasi, serta pendampingan mandiri dalam pembuatan media pembelajaran digital.  Peserta kegiatan terdiri atas 2 guru TK dan 10 mahasiswa PPL yang belum memiliki pengalaman dalam menggunakan kedua platform tersebut.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan dan memanfaatkan media digital untuk pembelajaran, yang ditunjukkan dengan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, sekitar 78% peserta mengalami peningkatan kompetensi literasi digital pada kategori baik, serta mampu menghasilkan media pembelajaran interaktif seperti buku digital dan permainan edukatif berbasis LearningApps, disertai meningkatnya kepercayaan diri dalam penggunaan teknologi. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam penggunaan teknologi pada proses pembelajaran. Meskipun demikian, kegiatan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu pelatihan dan perangkat yang digunakan. Secara keseluruhan, workshop ini menunjukkan hasil positif dan berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi literasi digital guru TK dalam pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi di PAUD.
Development of Simple Reflection Media to Support the Character of Mutual Cooperation through the Collaborative Reflection Model Saveria Shabrina Zahwa Arsapermana; Asep Kurnia Jayadinata; Dhea Ardiyanti
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 7 No. 2 (2026): Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/hadlonah.v7i2.4480

Abstract

The cultivation of character in mutual cooperation in early childhood often faces challenges in the form of a lack of applicable learning media and an approach that does not involve active reflection from children. This study aims to develop and test the feasibility of a simple digital-based reflection media called "Blok Ceria" by applying the Collaborative Reflection model to support the character of early childhood mutual cooperation in daycare. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model. The test subjects in this study involved 10 children aged 3–5 years at Daycare Jagat Solution. Data were collected through validation sheets of material and media experts, as well as observation sheets of children's mutual cooperation behavior, which were analyzed in a quantitative descriptive manner. The results of the study showed that the media "Blok Ceria" met the criteria very feasibly based on expert validation, with an average percentage of 87%. At the implementation stage, which was carried out for four days, the character of children's mutual cooperation increased progressively with an average overall achievement of 76.52% ("Good" category). The results of the observation showed a significant increase in the indicators of the ability to play together, discuss, show empathy, convey ideas, work together to solve problems, and accept the ideas of their peers. This study concludes that the integration of group play activities accompanied by structured collaborative reflection sessions through digital media is able to internalize the value of mutual cooperation concretely, so that it is suitable as an alternative instrument for character learning in PAUD and daycare institutions.