Nadira Aisyah
Universitas Gunung Leuser

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Mahasiswa Internasional melalui Pengelolaan Limbah Organik Berbasis Maggot Black Soldier Fly (BSF) Mhd. Al Amin Nasution; Nursafiah Nursafiah; Mairi Sukma; Yunita Althin Natanael; Fitria Fitria; Nadira Aisyah; Ruslaini Ruslaini; Syabirin Syabirin; Diah Eka Puspita; Nurlaila Nurlaila; Zuraida Zuraida; Lia Fadliah; Riska Fauza Savitri; Zuraida Zuraida; Liana Liana; Nurmaulidar Nurmaulidar
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1168

Abstract

Permasalahan limbah organik di lingkungan kampus masih menjadi tantangan akibat tingginya aktivitas konsumsi dan belum optimalnya pengelolaan limbah di sumber. Mahasiswa internasional memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam mendorong praktik pengelolaan limbah berkelanjutan melalui lingkungan akademik multinasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa internasional dalam pengelolaan limbah organik berbasis larva Black Soldier Fly. Kegiatan dilaksanakan kepada 25 mahasiswa internasional melalui pendekatan edukasi terapan dan demonstrasi langsung yang meliputi penyampaian materi, praktik pembuatan media pemancing Black Soldier Fly, dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen berbasis pengetahuan, sikap, dan praktik dengan desain pengukuran setelah kegiatan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan sikap dan praktik peserta menunjukkan kecenderungan positif terhadap pengelolaan limbah organik berbasis Black Soldier Fly. Analisis statistik juga menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, dan praktik peserta dalam pengelolaan limbah organik berkelanjutan. Peserta lebih mudah memahami praktik biokonversi limbah organik dibandingkan konsep ekonomi sirkuler yang bersifat konseptual. Kegiatan ini menghasilkan materi edukasi, media demonstrasi, dokumentasi praktik, publikasi media daring, serta rekomendasi tindak lanjut pengelolaan limbah di lingkungan kampus. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam penguatan kapasitas mahasiswa internasional terhadap pengelolaan limbah organik berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
KEANEKARAGAMAN MACROZOOBENTOS DI PERAIRAN SUNGAI LAWE PINIS KECAMATAN DARUL HASANAH ACEH TENGGARA Nursafiah Nursafiah; Mhd. Al Amin Nasution; Muhammad Yassir; Ilham Fajri; Nadira Aisyah; Suriani Siregar; Zuraida Zuraida
Jurnal Tunas Bangsa Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makrozoobentos dapat dijadikan petunjuk biologis kualitas perairan, karena makrobentoos memiliki sifat kepekaan terhadap bahan pencemar, mobillitas atau pergerakan yang rendah atau lamban, mudah ditangkap serta memiliki kelangsungan hidup yang cukup panjang . peran dan keberadaan makrobentos dalam keseimbangan suatu  ekosistem perairan termasuk sungai dapat dijadikan indikator pada suatu kawasan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman Makrozoobentos pada sungai Lawe Pinis Kecamatan Darul Hasanah Kabupaten Aceh Tenggara. Jenis penelitian ini adalah merupakan Penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara observasi dan tehnik pusposive sampling. Teknik observasi yang dilakukan adalah terjun langsung ke lapangan dalam pengamatan dan pengambilan sampel aliran sungai Lawe Pinis. Analisis yang dilakukan adalah dengan menggunakan rumus indeks keanekaragaman,  Hasil penelitian diperoleh bahwa di sungai Lawe Pinis Kecamatan Darul Hasanah Kabupaten Aceh Tenggara di temukan 84 individu makrozoobentos yang di bagi ke dalam 5 Famili dan 7 jenis spesies yaitu Corbicula japanica, Pilsbryoconcha exilis, Pila scutata, Pila amullacea, Caradina cantonensis SP, Melenia asperata dan Thiara scabra  Diketahui bahwa nilai indeks keanekaragaman sebesar 1,81.AbstractMacrozoobenthos can be used as a biological indicator of water quality, because macrobentos are sensitive to pollutants, have low or slow mobility or movement, are easy to catch and have a fairly long survival rate. The role and existence of macrobenthos in the balance of an aquatic ecosystem including rivers can be used as an indicator in an area. The aim of this research is to determine the diversity of Macrozoobenthos in the Lawe Pinis River, Darul Hasanah District, Southeast Aceh Regency. This type of research is descriptive research with observational sampling techniques and purposive sampling techniques. The observation technique used was to go directly into the field to observe and take samples of the Lawe Pinis river flow. The analysis carried out was using the diversity index formula. The results of the research showed that in the Lawe Pinis River, Darul Hasanah District, Southeast Aceh Regency, 84 macrozoobenthic individuals were found which were divided into 5 families and 7 types of species, namely Corbicula japanica, Pilsbryoconcha exilis, Pila scutata, Pila amullacea, Caradina cantonensis SP, Melenia asperata and Thiara scabra It is known that the diversity index value is 1.81.