Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pemanfaatan Website Ejaan Bahasa Indonesia untuk Memperbaiki Literasi Kebahasaan Siswa Bintang Alfajry; Maya Dewi Kurnia; Jaja Jaja
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.666 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2878

Abstract

abstrak—Literasi Bahasa dan Sastra merupakan paham pengetahuan dan kemampuan membaca,menulis, mencari, menelusuri, mengolah dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menggunakan bahasa  secara cerdas,tujuannya untuk memperbaiki literasi kebahasaan siswa dalam penggunaan bahasa indonesia yang baku melalui website ejaan.id. Penelitian ini  menggunakan metode penelitian studi pustaka atau  library research, hasil dari penelitian ini website ejaaan bahasa Indonesia bisa digunakan untuk memperbaiki literasi kebahasaan siswa dengan mengikuti langkah-langkah berikut: 1) buka browser google, 2) lalu kunjungi ejaan.id di pencaharian, 3)pilih menu "coba sekarang", 4) masukan teks kedalam menu input, 5) lalu perbaiki sekarang, 6) hasilnya akan keluar,Jumlah kesalahan pada data akan bertambah seiring bertambahnya jumlahk esalahan penulisan yang dilakukan oleh pengguna bahasa Indonesia. dan simpulan dari peneltian ini adalah website ejaan bahasa Indonesia bisa digunakan untuk memperbaiki literasi kebahasaan siswa.Kata kunci— website, ejaan bahasa Indonesia, literasi kebahasaan siswa Abstract—Language and Literature Literacy is an understanding of the knowledge and ability to read, write, search, browse, process and understand information to analyze, respond and use language intelligently, the aim is to improve students' linguistic literacy in using standard Indonesian through the spelling.id website. This research uses library research or library research methods. The results of this research are Indonesian spelling websites that can be used to improve students' linguistic literacy by following these steps: 1) open the Google browser, 2) then visit the address address.id in search, 3) select the "try it now" menu, 4) enter text into the input menu, 5) then fix it now, 6) the results will come out, the number of errors in the data will increase as the number of writing errors made by Indonesian users increases. and the conclusion of this research is an Indonesian spelling website that can be used to improve students' linguistic literacyKeywords— website, Indonesian spelling, student linguistic literacy
Upaya Pengembangan Karakter pada Generasi Muda di Era Digital Risqa Puspa Janatin; Maya Dewi Kurnia
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.23 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2885

Abstract

abstrak— Era digital merupakan suatu zaman dimana segala sesuatunya menjadi serba digital dengan menggunakan teknologi yang canggih. Mengingat pentingnya upaya untuk mengembangkan karakter generasi muda di era digital telah dipaparkan di atas, jika melihat kondisi generasi muda saat ini yang lebih cenderung berkutat dengan teknologi tanpa adanya rasa ingin mengoptimalkan karakter yang sudah ada. Metode penelitian ini menggunakan penelitian studi pustaka ( library research). Berdasarkan dengan penelitian yang telah dilakukan, pada era digital ini memiliki dampak postif dan negatif terhadap generasi muda sekarang. Setelah mengetahui dan memahami uraian hasil penelitian data literatur upaya mengembangkan karakter generasi muda yang dapat disimpulkan sebagai berikut.Kata kunci—era digital, generasi muda, karakter Abstract— The digital age is a time when everything becomes digital using sophisticated technology. Given the importance of efforts to develop the character of the younger generation in the digital age, it is noted above, when you look at current youthful conditions that are more likely to go through technology with no sense of optimizing already existing characteristics. This study method USES library research. Based on the research that has been done, this digital age has hada negative and positive impact on today's younger generation. After learning and understanding the results of data research literature, efforts to develop a young generation character that can be summarized as follows.Keywords— digital age, young generation, character
Dampak Media Sosial terhadap Pemikiran Seorang Anak Usia Dini Maya Liani Siswanto; Jaja Jaja; Maya Dewi Kurnia; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.128 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2879

Abstract

abstrak— Adanya media sosial di kehidupan manusia memang mempermudah manusia untuk berinteraksi, terhadap satu sama lain, menambah relasi dengan mudahnya. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah media sosial mempunyai dampak terhadap pola pikir penggunanya terutama anak-anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi pustaka yang bersumber dari data-data skunder berupa artikel-artikel ilmiah, jurnal, dan buku-buku berbasis internet. hasil yang diperoleh yaitu media sosial dapat berdampak baik bagi pola pikir anak usia dini jika pengguaannya dengan pengawasan orang tua sebagai edukasi pertama anak usia dini. Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu penggunaan media sosial bagi kalangan anak usia dini harus mendapat perhatian khusus dari orang yang lebih tua untuk meninjau generasi muda yang cerdas bagi nusa dan bangsaKata kunci— Media sosial , pemikiran , anak usia dini   Abstract— The existence of social media in human life makes it easier for humans to interact with each other, add relationships easily. The purpose of this study is to find out whether social media has an impact on the mindset of its users, especially early childhood. This study uses a literature study research method sourced from secondary data in the form of scientific articles, journals, and internet-based books. The results obtained are that social media can have a good impact on the mindset of early childhood if it is used with parental supervision as the first education of early childhood. The conclusion that can be drawn from this research is that the use of social media for early childhood should receive special attention from older people to review the smart young generation for the homeland and nation.Keywords— Social media, thinking, early childhood
Meningkatkan Literasi Siswa melalui Pemanfaatan Aplikasi iPusnas Wanda Ayu Salsabila; Maya Dewi Kurnia; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.752 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2869

Abstract

abstrak— Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, akan tetapi literasi juga merupakan kemampuan berpikir kritis yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Keberhasilan generasi muda juga bergantung pada kemampuan literasi yang dimiliki, semakin banyak membaca maka semakin banyak pula informasi dan kosa kata yang di dapat. Perkembangan teknologi yang pesat salah satunya perpustakaan digital harus dimanfaatkan oleh generasi muda sebaik mungkin. Salah satu perpustakaan digital ialah iPusnas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemanfaatan aplikasi Ipusnas untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau library research. Sumber data penelitian ini terdapat pada artikel ilmiah yang sudah dipublikasi di jurnal nasional dan internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi iPusnas merupakan aplikasi perpustakaan digital di mana pada aplikasi terdapat banyak koleksi buku dan berbagai fitur menarik yang bisa dimanfaatkan siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi. Sehingga dapat digunakan untuk membantu siswa dalam meningkatkan minat baca atau kemampuan literasinya.Kata kunci— Literasi siswa, Aplikasi iPusnas   Abstract— Literacy is not only the ability to read and write, but literacy is also a critical thinking ability that must be possessed by every student. The success of the younger generation also depends on their literacy skills, the more they read, the more information and vocabulary they get. The rapid development of technology, one of which is a digital library, must be utilized by the younger generation as well as possible. One of the digital libraries is iPusnas. This study aims to find out about the use of the Ipusnas application to improve students' literacy skills. This research uses the method of library research. The data sources for this research are scientific articles that have been published in national and international journals. This study concludes that the iPusnas application is a digital library where in the application there is a large collection of books and various interesting features that students can use in improving literacy skills. So that it can be used to help students improve their reading interest or literacy skills.Keywords— Student literacy, iPusnas App
Pemanfaaatan Microsoft PowerPoint dalam Membuat E-book untuk Mendukung Pembelajaran di Era 5.0 Intan Indriyani; Maya Dewi Kurnia; Jaja Jaja
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.577 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2880

Abstract

Abstrak- Microsoft power point adalah aplikasi untuk membuat slide file presentasi. Selain itu, di era 5.0 ini power point dapat digunakan untuk pembuatan e-book. Tujuan pembuatan e-book yaitu agar semua orang bisa membaca secara efektif dan efisien di mana saja. Metode penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan informasi dari sumber jurnal. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang bersumber dari hasil penelitian yang sudah dipublikasi. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang tahapan membuat e-book di aplikasi microsoft power point, yaitu 1) Menentukan ukuran (size) lembar e-book, 2) Menentukan tata letak e-book, 3) Membuat teks dan gambar, 4) Menyimpan file PPT e-book dalam bentuk PDF. Dengan demikian aplikasi microsoft power point sangat membantu kita terutama di era 5.0 ini.Kata kunci- Microsoft PowerPoint, E-book, Pembelajaran, Era 5.0. Abstrack- Microsoft PowerPoint is an application for creating presentation file slides. In addition, in this 5.0 era, power points can be used to make e-books. The purpose of making e-books is so that everyone can read effectively and efficiently anywhere. This method uses the literature study method by collecting information from journal sources. The data used are secondary data sourced from research results that have been published. The results of this study explain the stages of creating an e-book in the Microsoft Power Point application, namely 1) Determining the size of the e-book sheet, 2) Determining the layout of the e-book, 3) Creating an e-book. text and images, 4) Save the e-book PPT file in PDF form. Thus the Microsoft Power Point application is very helpful for us, especially in this 5.0 era.Keywords- Microsoft PowerPoint, E-book, Learning, Era 5.0.
Pemanfaatan Aplikasi Webtoon untuk Meningkatkan Minat Baca bagi Peserta Didik Sabrina Ghina Fauziyyah; Maya Dewi Kurnia; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.642 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2870

Abstract

abstrak— Aplikasi Webtoon adalah komik berbasis web, webtoon dapat diartikan sebagai media penyampaian humor modern, serta kumpulan gambar bercerita yang dipublikasikan secara online. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat menarik minat baca peserta didik dalam mengembangkan kemampuan ataupun kreativitasnya menggunakan aplikasi webtoon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode tidak langsung ini yang artinya studi literatur sebagai penelitian yang dilakukan dengan cara menelaah berbagai kajian kepustakaan yang diperlukan dalam penelitian. Pada penelitian ini line webtoon adalah salah satu aplikasi untuk meningkatkan minat baca bagi peserta didik diera digital untuk menambah wawasan.Kata kunci— Peserta Didik, Minat Baca, Aplikasi Webtoon   Abstract— Webtoon application is a web-based comic, webtoon can be used as a medium of modern humor, as well as a collection of images that are linked online. The purpose of this research is to attract students' interest in developing their abilities or creativity using webtoon applications. The method used in this research is the indirect method, which means the study of literature as research carried out by examining various literature studies needed in research. In this study, the line webtoon is an application to increase reading interest for students in the digital era to add insight.Keywords— Students, Reading Interest, Webtoon Applications
Pemanfaatan Aplikasi Youtube untuk Media Pembelajaran Tryas Mutoharoh; Maya Dewi Kurnia; Jaja Jaja; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.077 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2883

Abstract

abstrak—Youtube adalah situs web untuk menyampaikan informasi. Dengan media pembelajaran siswa dapat mengembangkan keterampilan pengguna dalam pengembangan keterampilan dan meningkatkan perbaikan pembelajaran dalam bentuk video sehingga memudahkan dalam mempelajari dan mengembangkan keterampilan serta mengembangkan pendidik profesional dalam penggunaannya. Tujuan media pembelajaran melalui YouTube adalah agar siswa dapat mengembangkan video yang lebih kreatif dan memotivasi. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan yaitu suatu metode pengumpulan data dengan memahami dan mempelajari teori-teori yang berasal dari berbagai literatur terkait dengan menggunakan penelitian. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menonton video di youtube dan membaca komentar, jumlah likes, jumlah video yang ditonton netizen. Data penelitian ini berupa data sekunder yang dianggap relevan dengan topik penelitian yang diperoleh dari buku ilmiah, majalah ilmiah atau sumber bacaan lainnya. Hasil penggunaan youtube untuk media pembelajaran 1) membuat konsep video pembelajaran 2) edit video 3) upload video ke youtube. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pemanfaatan youtube sebagai media pembelajaran membantu siswa untuk menjadikan pembelajarannya lebih menarik, efektif dan relevan dengan isi pembelajaran. Media Youtube juga sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi siswa dan lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran.Kata kunci—Youtube, Media Pembelajaran Abstract—Youtube is a website for conveying information. With learning media students can develop user skills in skill development and improve learning improvements in the form of videos so that this makes it easier to learn and develop skills and develop pro-fessional educators in their use. The purpose of learning media through YouTube is for students to develop more creative and motivational videos. This research uses library research, which is a method of collecting data by understanding and studying theories derived from various related literatures using research. The data collection used in this study is watching videos on YouTube and reading the comments, the number of likes, the number of videos watched by netizens. This research data is in the form of second-ary data that is considered relevant to the research topic obtained from scientific books, scientific magazines or other reading sources. The results of using youtube for learning media 1) create learning video concepts 2) edit videos 3) upload videos to youtube. The conclusion in this study is that the use of youtube for learning media helps students to make their learning more interesting, effective and relevant in learning content. Youtube media is also very useful in the learning process to increase student motiva-tion and to be more active in participating in learningKeywords— Youtube, Learning Media
Dampak Era Digital terhadap Minat Baca Remaja Azeta Fatha Zuhria; Maya Dewi Kurnia; Jaja Jaja; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.656 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2871

Abstract

abstrak-Era digital membuat manusia sangat ketergantungan dengan teknologi terlebih lagi gadget yang sangat ramai digandrungi para remaja. Era digital telah memberikan banyak kemudahan bagi remaja namun tak sedikit pula dampak negatifnya. Artikel ini menggunakan metode penelitian studi pustaka (library research) dengan memanfaatkan artikel, jurnal, buku-buku, dan akses internet sebagai sumbernya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak era digital terhadap minat baca para remaja milenial serta peran literasi digital bagi remaja. Adapun hasil yang diperoleh dalam panelitian ini yaitu gadget mempunyai dampak besar terhadap minat baca karena kurangnya pengawasan dari orang tua ataupun guru dalam pemakaiannya. Adapun simpulan dari penelitian ini dampak positif ataupun dampak negatif dapat diatasi tergantung bagaimana pemanfaatan gadget tersebut.Kata kunci— membaca, remaja, era digital  Abstract -The digital era makes humans very dependent on technology, especially gadgets which are very popular with teenagers. The digital era has provided many conveniences forteenagers, but there are also many negative impacts. This article uses a library research method by utilizing articles, journals, books, and internet access as sources. This study aims to determine the impact of the digital era on millennial youth's reading interest and the role of digital literacy for adolescents. The results obtained in this study are that gadgets have a major impact on reading interest because of the lack of supervision from parents or teachers in their use. The conclusion of this study is that positive or negative impacts can be overcome depending on how the gadget is used.Keywords— reading, youth, digital age
Kompetensi Literasi Digital Mahasiswa Dalam Menulis Artikel Opini Maya Dewi Kurnia
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Ditengah informasi yang menyebar secara cepat karena perkembangan teknologi yang pesat kompetensi literasi digital menjadi sebuah keharusan. Akan tetapi, hal ini perlu disikapi secara bijak sehingga mendapatkan kebermanfaatan. Dalam aktivitas pembelajaran di kelas, kompetensi ini dibutuhkan mahasiswa untuk mendukung pembelajaran khususnya dalam menulis artikel opini. Dalam penulisannya artikel opini, informasi dan data yang relevan menjadi sesuatu yang dibutuhkan sebagai referensi. Tujuannya tentu menguatkan gagasan penulis. Oleh karena itu, perlu kiranya kompetensi literasi digital sehingga sumber informasi yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kompetensi literasi digital mahasiswa dalam menulis artikel opini. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitis. Berdasarkan angket yang disebar kepada mahasiswa, diketahui secara umum mahasiswa mampu mencari informasi dan data. Akan tetapi, untuk mencari informasi dari sumber yang tepat masih terbilang kurang, begitu halnya dengan kemampuan membandingkan informasi. Untuk itu perlu kiranya mengintegrasikan literasi digital dalam materi ajar menulis artikel opini. Dengan demikian akan membangun kesadaran mahasiswa agar menjadi literat. Kata kunci: kompetensi, literasi digital, artikel opini. Abstract. In the midst of information that spreads rapidly due to rapid technological developments, digital literacy competence is a must. However, this needs to be handled wisely so that it gets useful. In learning activities in class, this competency is needed by students to support learning, especially in writing opinion articles. In writing opinion articles, relevant information and data become something that is needed as a reference. The goal is to strengthen the author's ideas. Therefore, it is necessary to have digital literacy competence so that the sources of information obtained can be accounted for. The purpose of this research is to know the digital literacy competence of students in writing opinion articles. This research uses analytical descriptives. Based on the questionnaire distributed to students, it is generally known that students are able to find information and data. However, to find information from the right source is still lacking, as is the ability to compare information. For this reason, it is necessary to integrate digital literacy in teaching materials for writing opinion articles. Thus, it will build students' awareness to become literate. Key words: competence, digital literacy, opinion articles.
Warna Lokal Melayu pada Novel Ayah Karya Andrea Hirata Maya Dewi Kurnia
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017): Deiksis Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v4i1.414

Abstract

Novel Ayah karya Andrea Hirata yang diterbitkan tahun 2015 menarik untuk dibaca sekaligus dianalisis. Karya tersebut satu dari beberapa novel yang mengandung warna lokal. Ada pun warna lokal yang ditonjolkan adalah melayu. Melayu sebagai sebuah kelompok memiliki karakteristik. Melayu identik dengan islam, adat istiadat, dan bahasa tetapi juga lekat dengan kemiskinan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.  Untuk itulah penulis tertarik menelitinya. Berdasarkan hal itu penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gambaran warna lokal melayu pada novel Ayah karya Andrea Hirata; (2) mendeskripsikan kehidupan masyarakat melayu Belitung.  Dengan penelitian ini diharapkan masyarakat mengenal lebih dalam tentang melayu sekaligus memberi referensi penelitian sastra terkait warna lokal. Sumber data penelitian ini adalah novel Ayah karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan teknik analisis isi. Data diperoleh dengan teknik membaca dan mencatat. Kata Kunci: Ayah, Andrea Hirata, Melayu, Antropologi Sastra