Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kemampuan Menulis Cerita Bertemakan Covid-19 Melalui Bengkel Menulis Berbantuan Media Whats App pada Siswa SD Sadagori Cirebon Maya Dewi Kurnia; Riskha Arfiyanti; Mochmad Whelky Rizkyanfi
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2022): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v9i1.6865

Abstract

Abstrak. Salah satu pembelajaran menulis lanjutan yang diajarkan pada siswa SD yakni menulis cerita fiksi. Dibandingkan dengan menulis permulaan, menulis lanjutan lebih kompleks. Dibutuhkan kemampuan siswa untuk mengembangkan ide,  menuangkan tulisannya secara sistematis, dan taat pada ejaan yang berlaku. Kenyataannya ini menjadi persoalan. Siswa seringkali mengalami kesulitan mengembangkan ide, menentukan alur,dan  membuat konflik cerita. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring karena virus COVID-19. Hal ini membuat durasi pembelajaran lebih singkat. Untuk itu perlu sebuah upaya yang dilakukan agar  dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis cerita fiksi yakni dengan bengkel menulis berbantuan whats app. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan siswa menulis cerita bertemakan COVID-19 melalui bengkel menulis berbantuan whats app dan untuk mengetahui keefektivan bengkel menulis berbantuan whats app terhadap kemampuan siswa menulis cerita bertemakan COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Ada pun teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan siswa menulis cerita fiksi dengan bengkel menulis berbantuan whats app mengalami peningkatan. Jumlah nilai siswa pascates sebesar 1641,8 lebih besar dibandingkan prates 1074,9.Kata Kunci: Cerita Fiksi, Bengkel Menulis, Whats App
Penggunaan Aplikasi Google Classroom sebagai Media Pembelajaran di Era Digital Putri Andhini; Maya Dewi Kurnia; Jaja Jaja; Cahyo Hasanudin
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 2 No. 3 (2022): Desember: Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v2i3.644

Abstract

Era digital yaitu zaman dimana segala sesuatu serba digital. Adanya teknologi digital seseorang tidak harus seperti dahulu saat menghubungkan dan dihubungkan,Seseorang juga dapat memanfaatkan teknologi di era digital untuk membuat perkembangan kreativitas, menemukan ide ide, imajinasi dan daya nalar dalam membuat suatu karya melalui konten digital, lalu di era digital juga mempunyai tantangan dalam mencari ilmu pengetahuan secara berkaitan dan harus saling meliputi banyak hal,tujuan dari penelitian ini yaitu mengenalkan aplikasi belajar digital kepada peserta didik dan mahsiswa agar selalu terus berkembang dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode tidak langsung ini maksudnya ialah mengumpulkan data-data maupun informasi yang terkait seperti mempelajari buku-buku pustaka atau artikel yang berasal dari media internet dengan bentuk kegiatan telaah kepustakaan, data penelitian ini berupa data sekunder yang relevan dengan topik pembahasan seperti era digital, google classroom dan media pembelajaran dalam mata kuliah keterampilan menulis, data bersumber dari buku terbitan Indonesia,serta artikel hasil penelitian yang sudah nasional. Penggunaan Google Classroom di era digital sebagai media pembelajaran antara lain dapat membantu peserta didik dalam proses pembelajaran berlangsung, dan menuntut peserta didik agar lebih mengenal aplikasi aplikasi belajar dalam media daring. Penggunaan Google Classroom dimungkinkan dengan cara yang ditunjukkan di bawah ini:1)Unduh aplikasi Google Classroom.2) Setelah membuka aplikasi Google Classroom Masukkan alamat email akun Classroom Anda, lalu klik Berikutnya. Masukkan sandi, lalu klik Berikutnya. Jika ada pesan selamat datang, tinjau pesan tersebut, lalu klik Terima.3) Setelah register pada google classroom, guru bisa membuat kelas untuk peserta didik atau mahasiswa.4)langkah terakhir guru bisa membuat kode kelas untuk memulai pembelajaran. bahwa Google Clasroom sangat berguna untuk proses pembelajran di era digital untuk menambah wawasan digital pada mahasiswa dan peserta didik serta mempermudah guru atau dosen untuk mengelola pembelajaran, dan diharapkan bahwa aplikasi google classroom dapat membuat peserta didik atau mahasiswa bisa belajar melewati aplikasi digital dan dapat meningkatkan semangat peserta didik atau mahasiswa dalam melewati proses pembelajaran.
Meningkatkan Kreativitas Siswa SMP dengan Menerapkan Model Pembelajaran Mind Mapping Sindi Apriliyanti; Maya Dewi Kurnia; Jaja Jaja; Cahyo Hasanudin
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 2 No. 3 (2022): Desember: Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v2i3.645

Abstract

Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan suatu hal yang baru. Bertujuan untuk melatih kemampuan dan keterampilan siswa untuk menghasilkan sesuatu hal yang baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur review karena literatur review adalah suatu teknik keterampilan yang menggunakan teori praktik dan menganalisis data. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan model pembelajaran mind mapping, dalam proses pembuatan mind mapping ada beberapa Langkah, yaitu 1) menyiapkan alat tulis, 2) menuliskan topik utama, 3) menambahkan sub topik dan kata kunci disetiap cabang sub topik, 4) mambahkan simbol – simbol atau hiasan yang menarik agar hasil mind mapping tersebut dapat diingat dengan baik. Penelitian ini menjelaskan bahwa model pembelajaran mind mapping sangat penting diterapkan dikelas karena dianggap efektif dan efisien untuk meningkatkan kreativitas siswa disekolah.